Home » FIKSI » Puisi » Di tanah Pramuka

Di tanah Pramuka

Ingat sabtu malam itu kita berkemah, sayang. Takkan terlupa mengapa aku kegelian dan kegatalan. Atau itu adalah dosa dari buluh-si rumput teki atau rumpunan yang lain. Tapi tak hanya kaki yang terserang kemalangan iseng dan nakal ini. Nampaknya hawa malam membawa kesialan walau purnama indah datang dengan kayu unggun yang berkelimpahan. Memang api akan menganga menuju angkasa, dan hangat membawa kepala pasukan dari teman-teman kita berteriakan saling mengatur diri mereka sendiri.

Pasukan yang cengengesan di warung kopi siang hari, ternyata juga kuat siaga di remang-remang.
Nyanyi-nyanyi bersama. Hingga semuanya menggila dan meredup di hari hampir pagi.

Tapi aku tak habis pikir di malam cerah itu sayup-sayup kau terlihat menggelinjang kesenangan. Cantikmu yang juga membawa warna bulan mengambang memang menggambarkan mimpi indahmu. Barangkali juga karena ada nyamuk besar yang menggelitik dungu minta beberapa tetes belas kasihan. Tak urung jantungku melorot ke pijakan kaki di lapangan karena ulahmu yang menggairahkan. Sampai memucat terkejut air punya teman berwangi sabun cucian tiba-tiba berlompatan. Syahdan, sekarang pun masih ada kemalangan itu di sekujur tubuhku bila dingin menyeringai dari malam yang beranjak berawan berangin.

Kita lama bergandengan masa,

Dan kau masih sama wanginya. Tapi tak sering kujumpai lagi kau yang menggeliat kesenangan seperti kala itu, terutama waktu-waktu lewat tanggal muda yang kering keriput terasa di lipatan kulit kuda saku celana.

/2010

 

Feature image: sidomi.com

Facebook Comments

About f-i-agungprasetyo

4 comments

  1. pramuka mencetak generasi yg disiplin dan keren

  2. katedrarajawen

    sedang mengenang masa dan cinta?

    • Lupa nulis keterangannya :)… keterangannya malah saya masukkan status di FB buat teman2 di K
      Puisi ini sebenarnya untuk ngeledek teman SMU yang ternyata menikah dengan teman satu sekolahan pula. Karena sebelumnya teman ini ngeledek saya duluan. hehehe… :D

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif