Home » FIKSI » Puisi » Kereta Subuh

Kereta Subuh

 

sebelum subuh memanggil kereta tiba

aku terbangun dari tidurku. turun aku

dari mimpi; seseorang berdiri menunggu

tubuhnya meleleh. aku menujunya

 

udara pagi stasiun mendorongku pada dingin

lekas-lekas kunyalakan sebatang rokok

menghisap dalam-dalam sampai panas

menyetrika badanku yang penuh lipatan

 

rindu – kereta sudah berkemas tidur

tanpa bayang-bayang surat kabar sendu

di tangan-tangan loper yang memiliki rindu

 

entah kepada siapa aku berlari

dari dinginnya pertemuan peluk

di stasiun tua (lempuyangan) tak ber-salju

Agustus, 2014

Telah dibaca 33 x , hari ini 1 x

About SEL-IMAN

Leave a Reply

Your email address will not be published.