Home » IMTAK » Religi & Iman » RENUNGAN RAMADHAN : Nasib Orang Sombong

RENUNGAN RAMADHAN : Nasib Orang Sombong

Seorang tukang jam membuat sebuah jam menara yang sangat besar dan indah. Setiap orang yang melihat pasti memuji dan berdecak kagum akan keindahan jam menara tersebut.

Pujian yang bertubi-tubi hanya terarah pada jarum jam yang telah membuat kesal mesin jam. Lalu berkatalah ia pada jarum jam,” Apakah orang tidak tahu, tanpa adanya diriku di dalamnya tentu engkau jarum jam tidak bisa berdetak. Tapi mengapa mereka tidak pernah memujiku?”

Akhirnya, marahlah mesin jam menara dan mematikan dirinya hingga kemudian jarum jam tidak lagi bisa berdetak dan orang pun tidak dapat lagi mengetahui pukul brapa sekarang.

Lalu mereka berkata,” Sayang sekali jarum menara yang indah ini rusak, pasti karena mesinnya yang jelek.”

Alhasil, semaikin meranalah mesin jam karena ternyata semua orang tetap memuji jarum jam dan tetap mencibir dirinya.

RENUNGAN KITA HARI INI :

Memang begitulah nasib orang yang sombong. Sesungguhnya kesombongan tidak dapat meningkatkan derajatnya, melainkan menambah kehinaannya. Tidak ada kebahagiaan sejati bagi orang yang sombong. Bahkan dia akan semakin dijauhi karena sifatnya itu.

Merasa diri hebat, punya kemampuan, padahal kemampuan itu hanyalah titipan Allah kepadanya. Orang yang sombong belum mengenal Allah secara sungguh-sungguh. Hidupnya hanya tergantung kepada pujian makhluk. Padahal pujian Allah itu yang lebih utama. Jika Allah berkehendak, dicabutNya saja satu sel dari otaknya, maka dia pasti tak berdaya.

Ketahuilah bahwa sombong itu adalah sifat utama iblis yang membuatnya menjadi makhluk terkutuk. Oleh karena itu, beruntunglah bagi mereka yang rendah hati karena itu adalah sifat malaikat yang tidak punya kesombongan sama sekali dan selalu merasa takut pada Tuhannya.

Facebook Comments
Telah dibaca 31 x , hari ini 1 x

About andigtl

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif