Home » IMTAK » Religi & Iman » RENUNGAN RAMADHAN : Anak Kambing dan Loncengnya

RENUNGAN RAMADHAN : Anak Kambing dan Loncengnya

Billy, adalah seekor kambing hutan yang tinggal bersama cucu satu-satunya. Setiap hari Billy harus bolak-balik hutan untuk mengumpulkan jerami sebagai bekal mereka mengahadapi musim dingin mendatang.

Saat dia hendak pergi ke hutan, dia mengkhawatirkan cucunya yang ditinggal sendirian di rumah. Jadi dia kemudian mencari cara bagaimana agar cucunya aman dirumah pada saat ditinggalnya. Satu hari, dia memberikan cucunya itu sebuah lonceng.

“Coba pakai ini, Cu…”Pinta Billy pada cucunya. “kenapa saya harus pakai lonceng ini, Kek..”Tanya cucunya. “Jika kamu dalam bahaya, cepat bunyikan lonceng ini. Tapi kalau tidak, jangan coba sekali-kali membunyikannya,”kata kakeknya.

Si cucu penasaran sekali dengan loncengnya tersebut. Dia ingin sekali mendengar, sperti apa sih bunyi lonceng yang dia kenakan itu?lantas, pada saat Billy telah meninggalkan rumah untuk pergi ke hutan, si cucu pun membunyikan lonceng yang tergantung di lehernya tersebut.

“Ring..Ring..Ring..”Begitu bunyinya.

Sontak saja, bak mendengar bunyi lonceng tersebut, membuat Billy melompat dari posisinya dan bergegas menuju rumah karena mengira ada sesuatu yang terjadi pada cucunya.

“Ada apa Cu..”Tanya Billy.

“Ada lalat di atas kepalaku Kek..”jawab cucunya.

“Hah.. Ada-ada saja kamu ini. Itu bukan bahaya, ngerti.” Lantas berlalu begitu saja keluar dari rumah.

Setelah mencapai hutan kembali, bunyi lonceng itu kembali terdengar. Bergegas Billy kembali ke rumah menemui cucunya.

“Ada apa lagi Cu..” Tanya Billy. “Ada cacing dekat kakiku Kek…”Teriak si Cucu.

“Sudah.. Cukup. Hentikan omong kosong ini. Dengarkan baik-baik ya.. Bunyikan hanya kalau ada bahaya disekitarmu, mengerti!”hardik Billy.

Keesokan harinya, saat Billy asyik mengumpulkan jerami, kembali terdengar bunyi lonceng yang kali ini agak keras.

“Yah.. Dasar anak kecil. Dia mulai lagi dah…”gerutu Billi dalam hati.

Namun lamat-lamat dari kejauhan, dia seperti mendengar suara gonggongan anjing. Seketika dia tersadar kalau itu adalah suara gonggongan khas srigala. Tanpa berpikir panjang lagi, Billy bergegas melompat dan berlari menuju rumahnya.

Dia kemudian bergelut dengan srigala yang lapar. Menanduk, menendang dan akhirnya srigala lapar itu menjauh karena tidak tahan dengan serangan yang dilakukan Billy.

Pada saat srigala menjauh, Billy pun menasihati cucunya..

“Mulai sekarang kamu sudah mengerti kan mana yang bahaya dan tidak…”

RENUNGAN KITA HARI INI:

Komunikasi yang baik adalah hal terpenting dalam tahap perkembangan anak. Sedapat mungkin kita sebagai orang tua harus mampu berkomunikasi dengan bahasa yang mereka pahami. Termasuk instruksi yang kadang selalu kita ucapkan dengan tekanan. Padahal kan tidak semua instruksi harus diucapkan dengan tekanan. Atau mungkin karena ada tanda seru yang menyertainya?Bagaimana kalau kita ganti saja dengan titik-titik? Sehingga kita tak perlu mengucapkan instruksi dengan tekanan tertentu. Namun yang pasti, dalam memberikan instruksi hendaklah disertai contoh sederhana apalagi disertai gambar. Karena otak manusia itu lebih cepat menangkap audio visual ketimbang symbol. Itulah mengapa pendekatan simulasi itu lebih mengena ketimbang penyuluhan dalam bentuk ceramah. Tanda-tanda keselamatan di alat transportasi pun dibuat dalam bentuk gambar. Tujuannya tak lain hanya satu. Agar mereka yang melihat lebih cepat memahami ketimbang dengan symbol dalam bentuk kata-kata..

 

MARI SEBARKAN KEPADA SESAMA MUSLIM SEBAGAI SEDEKAH RUHANIYAH KITA DAN SEMOGA MENAMBAH AMAL  JARIYAH KITA SEMUA

 

Telah dibaca 30 x , hari ini 1 x

About andigtl

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif