Home » IMTAK » Religi » Suami Salah, Istri Tetap Shalehah

Suami Salah, Istri Tetap Shalehah

asiyah
Al Qur’an merupakan kitab suci yang kaya akan kisah inspiratif. Setiap ayat adalah motivasi untuk berbuat kebaikan. Salah satu kisah yang sangat heroik adalah keberanian Asiyah istri Firaun atau Ramses II yang berani melawan kediktatoran suaminya yang telah mengangkat diri sebagai Tuhan selain Allah.

Ternyata suami salah tidak serta merta menyebabkan istri untuk ikut-ikutan menjadi salah. Peribahasa Jawa, “Suarga nurut neraka katut” tidak berlaku di sini. Yang berlaku adalah “Suarga nurut neraka ora katut”.

“Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” (QS. At-Tahrim [66] : 11).

Saat ini kita banyak mendengar berita bahwa KPK juga memeriksa istri para koruptor karena diduga terlibat dengan aktivitas suami yang mencuri uang negara. Dalam hal ini suami yang salah juga menyebabkan istri menjadi salah.

Berbeda dengan Asiyah, meskipun beiau istri Raja Mesir yang zalim namun Asiyah sama sekali tidak terpengaruh dengan perilaku suaminya. Ia menjadi penolong bayi Musa dan kemudian membesarkannya dengan penuh kasih sayang di istana Fir’aun.

Belakangang Asiyah memutuskan untuk berlepas diri dari ketuhanan Fir’aun untuk menghamba kepada Tuhan Nabi Musa dan Nabi Harun. Mengabdi sepenuhnya kepada Allah meskipun resikonya adalah nyawa. Allah mengabulkan doa Asiyah dengan memperlihatkan istana surga kepada Asiyah yang saat itu hendak dieksekusi algojo Fir’aun. Asiyah tersenyum melihat istana surga dan Allah pun mengangkatnya ke langit sebelum batu besar menimpanya

Grup Nasyid In-Team mengenang putri Shalehah ini dalam sebuah lagu berjudul Ratu Syahadah.

Engkaulah permaisuri di mahligai tirani
Teguh imanmu walau tersembunyi
Kasihmu kau buktikan sebagai isteri
Namun cintamu untuk Ilahi

Engkau masih isteri yang sejati
Ketika suami dimurka Allah
Istana bukan penjara nikmat yang alpa
Sinar imanmu tak kelam permata
Kau miliki jiwa hamba
Walau di sisimu singgahsana

Sejarah Asiah telah membuktikan
Iman bukanlah penjara di jiwa
Yang selamanya bersembunyi
Tapi kemerdekaan yang hakiki
Yang punya wajah dan jua rupa
Akhirnya imanmu bersuara
Lantas kau dipenjara dan diseksa
Oleh suamimu yang dihina

Di kejauhan istana keangkuhan
Menggamit mata sayunya di jiwa
Namun hatimu tak sudi ke sana
Iman dan akidah lebih utama
Ratu syahadah lalu bermadah
Oh Tuhan binakan istana untukku
Walaupun di dunia ku diseksa
Namun tak terbayar nikmat di syurga

Oh Asiyah kau merubah rencana
Bila tanganmu menyentuh bayi
Yang hanyut menongkah arus Sungai Nil
Lembutmu mematahkan keangkuhannya
Firaun merancang kau menghalangnya
Musa terbuang jadi terbilang

Ya Allah…Ya Allah…

Sumber gambar : indahnya-mimpi-ini.blogspot.com

Facebook Comments

About Romi Febriyanto Saputro

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif