Home » IMTAK » Religi » Kisah Keramat Tuan Khalifah Ramadhon

Kisah Keramat Tuan Khalifah Ramadhon

Syech Abdul Wahab Rokan

Syech Abdul Wahab Rokan

Tuan Khalifah Ramadhon adalah murid utama Tuan Khalifah Shalih, pemimpin suluk tharikat Naqsabandiyah Babussalam cabang Pulau Besar, Batu Bara, Sumut, sekitar 40-50 tahun yang lalu.

Keduanya bersahabat baik dengan Khalifah H.Muhammad Zain, kakek penulis.

Suatu hari, sekitar tahun 70-an, kakek memerintahkan anaknya, Kamaluddin Zain untuk menjemput Khalifah Ramadhon dari kediamannya di desa Dolok Sinumbah, Kabupaten Simalungun. Kakek bermaksud melaksanakan ritual ibadah suluk, yang rutin dilakukan di rumah beliau, sejak Tuan Khalifah Shalih wafat dan tak ada penggantinya yang mumpuni.

Berangkatlah paman penulis itu ditemani seorang kawannya dengan mengendarai sepeda motor Benly. Jarak tempuh sekira 30 kilometer, melalui jalan raya sempit, jalan berbatu dan jalan tikus. Rumah Khalifah Ramadhon memang terpencil menyendiri, di tepian sungai Perdagangan.

Sesampai di tujuan, paman mengutarakan maksud tujuannya. Namun Tuan Khalifah menolak ikut. Ia tak terbiasa naik sepeda motor.

Paman memohon dengan sangat, karena tugas yang dipikulnya ini adalah amanah orangtuanya. Paman juga takut dimarahi ayahnya, jika tak berhasil menjalankan misi penting ini. Apalagi sudah banyak murid-murid (santri suluk) yang berkumpul menanti mursyid mereka datang ke Pulau Besar.

Akhirnya Tuan Khalifah Ramadhon berkata “Sudah, pulanglah kalian, nanti saya akan menyusul dengan naik sepeda”. Khalifah Ramadhon memang diketahui memiliki sebuah sepeda onthel tua, yang menjadi andalannya ketika wira-wiri menyebarkan tharikat Naqsabandiyah.

Dengan hati kebat-kebit, paman pun pulang. Ia khawatir jika Khalifah tak jadi datang, maka ia bisa dianggap menjadi penyebab gagalnya acara suluk.

Sepeda motor gede antik itu pun dipacu. Paman dan temannya berdiam diri saja sepanjang jalan, memikirkan bagaimana menjelaskan kepada orang tuanya tentang ‘kegagalan’ mereka.

Sesampai di rumah, paman sempat berfikir dua tiga kali untuk masuk. Akhirnya ia kuatkan hati menghadap ayahnya yang dikenal perfeksionis.

Paman mengucapkan salam, lalu dijawab oleh dua suara orang sepuh.

Subhanallah…, di dalam terlihat Khalifah H. Muhammad Zain sedang bercengkerama dengan sohib karibnya Khalifah Ramadhon yang tadi mereka jemput!

Paman ternganga! Lalu keluar tak berani bersuara.

***
Iman itu sempurna ialah saat engkau percaya kepada Allah dan Allah telah percaya kepadamu. Jika Allah telah percaya padamu, maka segala kemudahan untukmu.
(Thariqat Naqsabandiyah).

 

ilustrasi :  http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/5/5e/Syeikh_Abdul_Wahab_Rokan.jpg

 

Facebook Comments

About bang pilot

2 comments

  1. semoga bisa membawa berkah :))

  2. katedrarajawen

    Iya saya percaya yang beginian, karena dulu dekat tempat tinggal saya, jamannya masih belum ada HP, ada kiyai yang asyik2 aja teleponan cuma menggunakan tangannya hehhe…http://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif