Home » TEKNO » Informasi dan IPTEK » Informasi » Berita Dalam Negeri » Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

RAKOR KETAPANG
SRAGEN – Kabupaten Sragen masih menyandang predikat sebagai penyangga ketahanan pangan nasional. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Ketahanan Pangan Kab. Sragen, Ir Budi Sulihanto saat memberikan laporan dalam Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen Tahun 2014, di Ruang Sukowati, Rabu (03/09/2014).

Lebih lanjut Budi Sulihanto menjelaskan, bahwa sampai saat ini ketersedian pangan di Sragen masih mencukupi dan mampu menyediakan pangan untuk wilayah Sragen. Bahkan produksi pangan di Sragen mampu menyuplai ke daerah-daerah lain. Sehingga Kabupaten Sragen masih tetap sebagai daerah penyangga ketahanan pangan nasional.

Rakor dengan tema “Kesiapan Kabupaten Sragen Dalam Memantabkan Ketahanan Pangan Tahun 2015” ini di buka oleh Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman, SH, MH dan diikuti koordinator penyuluh serta Kepala Dinas terkait.

Saat memberikan sambutan Bupati Sragen mengatakan bahwa belakangan ini orang-orang tertentu sedang ramai membicarakan raw food. Yakni kembali mengkonsumsi makanan mentah dan alami yang terbukti menyehatkan. Makan makanan mentahan sebenarnya bukan hal baru bagi bangsa Indonesia, misalnya suka makan terancam, makan lapapan sayuran segar dan mentah disetiap harinya. “Namun itu adalah cerita puluhan tahun lalu sebelum muncul budaya makanan praktis siap saji “ imbuh Bupati

Perubahan konsumsi inilah yang menurut Bupati harus kita perhatikan. Bagaimana menumbuhkan kesadaran dan pola pikir masyarakat untuk kembali mengkonsumsi makanan alami. Selain menyehatkan, masyarakatpun tidak tergantung musim pangan dalam mencukupi konsumsi hariannya. Karena dengan menggalakkan KRPL dan bahan makan akan tersedia di pekarangan rumah sendiri. Sehingga pada akhirnya ketahanan pangan di Sragen akan tetap baik dan tidak dikendalikan pasar.

Sumber : sragenkab.go.id

Facebook Comments

About Romi Febriyanto Saputro

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif