Home » TEKNO » Informasi dan IPTEK » Informasi » Pertanian » Bertanam Aren Versus Bertanam Gaharu

Bertanam Aren Versus Bertanam Gaharu

Gaharu a.malaccensis

Gaharu a.malaccensis

Manakah yang lebih menguntungkan, bertanam aren atau gaharu?

A.Keunggulan aren.
1.Harga bibit siap tanamnya murah, hanya Rp.4.000-5.000/pokok.
2.Hama dan penyakitnya nyaris tidak ada.
3.Ragam produknya banyak.
4.Produknya mudah dijual dan pasarannya jelas.
5.Biaya budidayanya murah.
6.Tingkat kegagalannya nyaris tidak ada.
7.Membuka lapangan kerja baru.

B.Kelemahan aren.
1.Masa mulai produksi yang lama, sekitar 7-8 tahun.

C.Keunggulan Gaharu.
1.Jarak tanam lebih rapat, bisa hanya ukuran 3×3 meter.
2.Panen bisa serentak, hingga seluruh uang hasil penjualan produknya bisa diterima dalam satu hari.

D.Kelemahan Gaharu.
1.Harga bibitnya lebih mahal, antara Rp.10.000-50.000/pokok, tergantung varian.
2.Hama dan penyakitnya lumayan banyak.
3.Produknya kurang beragam.
4.Produknya relative sulit dijual dan pasarannya tidak jelas.
5.Biaya budidayanya mahal.
6.Tingkat kegagalan termasuk tinggi.

Nah, sekarang kita hitung uang yang bisa dihasilkan oleh kedua jenis tanaman tersebut.
Kita ambil saja contoh penanaman pada lahan seluas 10 rante alias 4.000 m2.

Aren.
Jarak tanam 4×5 meter = 20 m2/pohon.
4.000 : 20 = 200 pohon.
Menurut pengalaman beberapa petani aren, pohon aren mengeluarkan tandan siap sadapnya pada tahun ketujuh sebanyak 50% dari populasi. Persentase ini relative tidak berubah sepanjang hayat aren, karena tandan sadap aren keluarnya bergantian.
Satu pohon aren menghasilkan 1 kg gula aren perhari. Harga gula aren di tingkat petani saat ini adalah Rp.20.000/kg. Jangan samakan dengan harga gula merah, yang kebanyakan adalah hasil oplosan gula aren dengan gula pasir.

Maka :
200 x 50% x Rp.20.000= Rp.2.000.000/hari.
Upah pekerja 6 orang x Rp.80.000 = Rp.480.000.
Beli 2 tabung gas 3 kg x Rp.17.000 = Rp.34.000.
Hasil = 2.000.000-480.000-34.000 = Rp.1.486.000.

Rp.1.486.000×365 hari x 6 tahun masa produksi = Rp.3,254.340.000.
Biaya penanaman dan perawatan selama 13 tahun = Rp.13.000.000.
Hasil per 13 tahun : Rp.3.241.340.000.
Hasil pertahun : Rp.3.241.340.000 : 13 = Rp.249.334.000.
Hasil perbulan : Rp.20.778.000.
Hasil perhari : Rp.623.000.

Gaharu :
Jarak tanam 3×3 meter = 9 m2.
4.000 : 9 = 444 pohon.
444 x 1 kg gubal kelas AB x Rp.3.000.000 = Rp.1.332.000.000.

Biaya penanaman dan perawatan selama 8 tahun :
Rp.4.440.000 +Rp.8.000.000 = Rp.12.440.000.
Biaya inokulasi : 444 pohon x Rp.400.000 = Rp.177.600.000.
Biaya panen termasuk carving : 444 kg gubal x 5 HK x Rp.80.000 = Rp.177.600.000.
Total biaya : Rp.367.440.000.

Hasil selama 8 tahun : Rp.1.332.000.000 – Rp.367.640.000 = Rp.964.360.000.
Hasil pertahun : Rp.964.360.000 : 8 = Rp.120.545.000.
Hasil perbulan : Rp.10.045.000.
Hasil perhari : Rp.335.000.

Dari hitung-hitungan di atas, kelihatan bahwa aren memberikan hasil 2 kali lebih banyak dibandingkan gaharu.

Itu pun jika dianggap proses inokulasi gaharu 100% berhasil dan gubal gaharu dijual kepada pembeli yang lumayan jujur.

Facebook Comments

About bang pilot

2 comments

  1. katedrarajawen

    Kalau ada modal lumayan buat peluang bisnis nih, Bang Pilot

    • Mas Katedra, kebanyakan orang yang menanam aren itu mengatakan pada saya bahwa hal itu adalah untuk persiapan masa pensiun mereka.

      Agak anehnya, kebanyakan mereka adalah PNS aparat hukum/militer, spt polisi, jaksa, sipir dan TNI.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif