Home » IPTEK » Informasi dan IPTEK » Informasi » Pertanian » Cara Membedakan Biji Pepaya Penghasil Buah Bulat dan Buah Lonjong

Cara Membedakan Biji Pepaya Penghasil Buah Bulat dan Buah Lonjong

Pohon Pepaya Calina

Pohon Pepaya Calina

Jenis kelamin pohon pepaya ada tiga. Jantan penghasil bunga saja. Betina penghasil buah berbentuk bulat, dan hermaprodit/banci penghasil buah lonjong/panjang/buah sempurna.

Di pasaran, buah lonjong adalah favorit. Karena itu, perlu juga diketahui cara membedakan biji calon penghasil pepaya berbuah lonjong ini, agar kelak buah  pepaya kita yang berbentuk bulat dapat diminimkan.

Cara Membedakan Biji Pepaya Penghasil Buah Bulat dan Buah Lonjong, isi artikel ini berlaku untuk semua jenis pepaya.

Menurut ‘penelitian’ penulis, beginilah cara menyortir biji pepaya agar diperoleh banyak pohon pepaya yang berbuah lonjong/sempurna.

1.Pilih pohon pepaya yang berbuah sempurna, paling sehat dan produktif. Usia minimal 1 tahun.
2.Bungkus bunganya yang belum terbuka kelopak dengan kertas minyak. Lakukan pembungkusan calon buah pada masa awal musim hujan atau pada akhir musim hujan. Minimal 10 buah. Yang diambil adalah yang kemudian jadi buah yang sehat dan besar, bukan buah antara/buah kecil.
3.Buka bungkus bila kelopak bunga diatasnya (adiknya) sudah lepas.
4.Tandai buah itu.
5.Saat sudah matang (tapi belum terlalu matang), ambil buah. Guncang-guncang

kan. Biji yang terlepas disisihkan. Lalu potong buah, 1/3 bagian pangkalnya, sisihkan.
6.Ambil biji yang masih melekat di 2/3 bagian buah itu, bersihkan kulit ari bijinya dengan tangan dan air.
7.Kering anginkan 2-3 hari.
8.Pilih biji yang hitam.
9.Pilih biji yang lonjong.
10.Rendam satu malam dalam air hangat kuku, yang terapung disisihkan.
11.Kecambahkan. 10% yang berkecambah duluan, sisihkan.
12.Sisanya boleh dijadikan bibit.

Demikianlah kesimpulan hasil percobaan kami.
Untuk mendapatkan kebenarannya, silahkan diuji di lapangan.
Jangan lupa sharing hasilnya.
Sebagai catatan, ternyata curah hujan dan suhu udara selama masa pembesaran buah calon penghasil biji untuk bibit

 ini, juga mempengaruhi persentase hasil.
Salam bertani dengan sederhana namun tetap jitu!
Foto dokpri.
Facebook Comments
Telah dibaca 5,658 x , hari ini 16 x

About bang pilot

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif