Home » Ingin Bersama Tuhan, atau Setan?

Ingin Bersama Tuhan, atau Setan?

Angel and Devil Emoticons

Paus Fransiskus konon mempunyai kebiasaan bangun pada pukul 4 pagi. Apa yang dilakukannya pada pagi buta itu? Tidak lain dan tidak bukan adalah berdoa. Dalam doanya Ia meminta kepada Tuhan agar bisa selalu bersama-Nya sepanjang hari.

Berdoa di pagi hari, terutama pada jam 4-6 pagi mungkin agak berat untuk dilakukan. Mata tentu masih mengantuk, apalagi bagi mereka yang tidur larut malam. Padahal pagi hari adalah waktu yang paling tenang sehingga kita bisa fokus untuk berdoa.

Berdoa pagi malah menjadi sebuah kewajiban bagi orang muslim. Diwajibkan bagi mereka untuk melakukan Shalat Subuh. Banyak gereja juga melakukan ibadat harian pagi hari. Di banyak tempat malah dimulai sebelum pukul 6. Dan tidak sedikit pula umat yang hadir. Di biara-biara ibadat pagi adalah wajib untuk diikuti.

Di agama dan kepercayaan lain, ritual doa pagi juga dilakukan. Baik pribadi maupun kelompok. Penganut agama Budha dan Kongfuchu sering memanjatkan doa-doa di luar rumah dengan menggunakan hio.

Memulai hari dengan doa-doa jelas sekali bahwa orang ingin agar ada berkat dari Tuhan sepanjang harinya. Keinginan bersama Tuhan dalam semua tindakan dan ucapannya.

Sebagai manusia yang lemah kadang kita mudah jatuh ke dalam dosa. Tidak lagi bersama Tuhan, tetapi memilih setan. Contoh sederhana, pagi sudah melakukan ibadat pagi atau sholat subuh namun masih saja kita menyakiti hati orang lain.

Apalagi di era medsos sekarang ini, kita acapkali mengotori hati kita untuk hal-hal yang tidak perlu. Mencaci, memfitnah, membuat berita hoax, nyinyir adalah bagian dari kegiatan kita.

Sungguh aneh bukan, begitu cepatnya kita meninggalkan Tuhan yang kita sapa pada pagi hari. Berpaling pada iming-iming setan. Padahal tidak sedikit dari kita yang pada jam 12 siang melakukan doa. Misalnya doa “Malaikat Tuhan” bagi yang Katolik. Atau shalat Lohor dan Ashar bagi yang muslim.

Bagaimana itu bisa terjadi? Jelasnya bahwa ritual-ritual yang kita lakukan itu hanya sebatas sebuah kewajiban. Mungkin ketakutan untuk masuk neraka jika tidak menjalankannya. Habis berdoa, kembali kita menyakiti orang lain.

Banyak contoh nyata, mereka yang rajin bersembahyang  akhirnya terjerat kasus korupsi. Mereka lebih memilih sebagai provokator di dunia maya. Menyebarkan kebencian antar sesama. Sungguh mengerikan, karena sepertinya mereka melupakan Tuhan.

Memilih bersama Tuhan atau Setan? Pasti jawabannya adalah Tuhan. Tetapi seberapa besar keinginan itu untuk kita lakukan sepanjang hari? Kita kembalikan pada diri kita masing-masing.

Facebook Comments
Telah dibaca 122 x , hari ini 1 x

About vepe

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif