Home » PENDIDIKAN » Edukasi & Sekolah » GAME STATION MERUSAK KARAKTER ANAK

GAME STATION MERUSAK KARAKTER ANAK

Sekelompok ibu-ibu terlihat sedang asyik ngerumpi di sebuah halaman sekolah. Topiknya tak lain dan tak bukan adalah anak-anak mereka sendiri. Mereka jengkel melihat tingkah dan polah anak-anak kesayangan mereka. Seorang ibu menuturkan betapa sulitnya menyuruh anaknya belajar karena asyik bermain dengan teman sebayanya. Sasaran mereka adalah Game Station. Ibu yang lain menimpali karena punya kasus yang sama. Bahkan lebih parah karena anaknya itu sudah berani mencuri uang ibunya.

Menurut ibu itu, anaknya berangkat sekolah seperti biasanya. Namun tanpa sepengetahuan ibunya, ia membawa bekal pakaian biasa di tasnya. Setelah keluar dari rumah, langsung menuju sebuah Game Station dan tidak terasa dari pagi sampai siang mereka masih asyik disana. Tak terasa, entah sudah berapa banyak uang yang telah mereka habiskan.

Kegemaran itu menjadi problem serius bagi orang tua sekarang. Apalagi dengan kondisi saat ini dimana semakin banyak pasangan suami istri yang bekerja sehingga pengawasan pada anak semakin berkurang. Anak-anak yang kurang pengawasan itu, dijadikan “makanan empuk” bisnis hiburan yang mengasyikkan.

Masalahnya sekarang adalah, sejauh mana komitmen para pengusaha bisnis hiburan ini pada nasib calon generasi penerus bangsa tersebut. Sanggupkah mereka meraup banyak keuntungan dengan mengorbankan banyak anak-anak yang gagal studinya?

Kalau banyak pengusaha di dunia yang mulai tersentuh nuraninya untuk lebih peduli kepada lingkungan maupun dunia pendidikan, mungkin sudah saatnya pengusaha local untuk mulai mengikuti jejak mereka tersebut.

Facebook Comments
Telah dibaca 81 x , hari ini 1 x

About andigtl

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif