Home » PENDIDIKAN » Edukasi » Patah Hati Yuuk Mari Kita Nikmati!

Patah Hati Yuuk Mari Kita Nikmati!

Saat merasakan cinta atau jatuh cinta, seharusnya siap untuk patah hati juga walaupun sebagai manusia biasa pastinya kita tidak akan pernah siap untuk menghadapi keadaan yang datang tidak terduga termasuk patah hati tentunya. Tapi kenapa tidak kita nikmati saja semuanya sebagai suatu proses pendewasaan diri. Daripada berlarut larut menyalahkan diri sendiri atau mengeluarkan caci maki lebih baik kita nikmati rasa patah hati yang tengah terjadi. Harusnya bersyukur atas semua yang terjadi anggap saja sebagai pelajaran hidup agar kita lebih kuat dan lebih baik di masa depan nanti.

Bukan sok kuat atau sok bijak karena kita cuma manusia biasa yang pasti pernah mengalaminya dan merasakan sakit hati termasuk saya juga ha,,ha,,ha,,. Sebagai manusia biasa saya juga di beri anugerah oleh Sang Maha Pencipta tentang rasa cinta dan rasa sakit hati juga saat putus cinta. Menangis pastinya karena hati saya bukan terbuat dari batu bata yang tidak bisa merasakan sakit hati saat putus cinta. Berkeluh kesah kepada teman dan sahabat iya juga. Tapi setelah itu saya berusaha untuk segera bangkit alias Move on dan menata hati kembali untuk masa depan saya nanti. Untuk apa berlarut larut menyesali semua yang sudah terjadi lebih baik mendekatkan diri kepada Sang Penguasa Alam ini. Sulit memang tapi kalau kita tidak bisa memotivasi diri maka kita hanya akan terpaku pada satu tempat yang itu itu dan tidak akan membuat kita menjadi maju

Justru saat patah hati dan sendiri kita bisa jadi lebih introspeksi diri, daripada menyalahkan orang lain lebih baik mengoreksi diri sendiri walaupun lagi lagi sulit karena ini berkaitan dengan hati tapi apa boleh buat toh bukan kita pemilik hati ini melainkan Sang Illahi Rabby. Kita ambil hikmah dari semua yang terjadi dan berpikiran positif kepada Sang Penguasa dan Pemilik Hati yaitu Tuhan Yang Maha Suci.

Bersyukur atas semua yang terjadi tanpa menyalahkan orang orang yang telah membuat kita patah hati atau pun sakit hati.Mungkin kita bukanlah yang terbaik mungkin juga Tuhan sedang mempersiapkan orang lain untuk mengisi hati kita kembali.Jadi selama proses patah hati itu terjadi yuuk mari kita nikmati sambil lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Suci.Kita perbaiki diri sehingga kita benar benar layak untuk pasangan kita nanti.Kita juga harus menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang abadi di dunia ini.

Seseorang bisa datang dan pergi karena kehendak Illahi karena itu mari kita jalani hidup yang indah ini dengan senyuman seindah mentari walaupun berat tapi kita yakin dan mampu bahwa kita kuat dan tegar berdiri walau apapun yang terjadi, caci maki yahh well cukup kita tumpahkan di buku diary karena tidak akan ada yang tahu tentang apa yang kita rasakan dalam hati ini meskipun rasanya sakit sekali dan seolah ingin mati ha,,ha,,ha,, bagaimanapun juga kita pernah menjalani indahnya hari bersama orang yang telah membuat kita patah hati jadi tetap berterimakasih kepada orang orang yang telah membuat kita patah hati karena telah membuat hidup kita lebih berwarna warni.

Tidak lupa kita juga perlu minta maaf juga karena mungkin tanpa sadar dan tanpa sengaja kita telah menyakiti sebuah hati, tidak perlu egois juga kali ya karena dengan meminta maaf bukan berarti kita merendahkan diri tapi kita akan lebih bahagia nanti karena tidak ada dendam di hati.Sulit memang karena kita yang mengalami dan menjalani tapi kita pasti bisa karena kita punya Tuhan Sang Penjaga hati ini. Tetap tersenyum di bibir dan  di hati karena Tuhan akan menyiapkan pengganti yang lebih baik lagi dari yang sebelum ini

Jadi buat yang patah hati semangat ya kawan yuuk mari kita nikmati,karena hidup ini terlalu indah hanya untuk kita tangisi lebih baik kita memperbaiki diri untuk masa depan yang lebih baik lagi sambil tetap bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Suci

Facebook Comments

About Ika Eviani

2 comments

  1. hahaa tips yang membantuu sekali ;)

  2. ha,,ha,,ha,, sakitnya tuh di hati tapi yuuk mari mas wildan di nikmati daripada bunuh diri lbh baik tersenyum seindah mentari http://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif