Home » PENDIDIKAN » Edukasi » Introspeksi » Bacalah Atas Nama Negerimu !

Bacalah Atas Nama Negerimu !

Judul di atas adalah harapanku untuk generasi muda negeri tercinta di masa depan. Membaca adalah sebuah pekerjaan penting untuk membangun sebuah peradaban yang kokoh dan mandiri. Sehingga tak heran jika wahyu Tuhan yang turun pertama kali kepada Nabi Muhammad Saw adalah perintah untuk membaca. Tak pernah ada yang menyangka ketika perintah membaca ini dikemudian hari menjelma menjadi peradaban maju melebihi dua negeri adikuasa masa itu, Romawi dan Persia.

Perjuangan para pendiri bangsa untuk merdeka pun dimulai dengan aktivitas membaca. Sejak muda, Soekarno sudah akrab dengan pelbagai buku tentang kemerdekaan dan nasionalisme seperti de Franse Revolutie (Revolusi Perancis), Du contrat social ou principles du droit politique (kontrak Sosial atau Prinsip-prinsip Hak Politik ) karya Rousseau, Thomas Jefferson : an Autobiography, dan History of the United States.

Hebatnya, semua buku itu masih dalam bahasa aslinya. Artinya, dengan membaca buku Soekarno sekaligus telah belajar bahasa dari berbagai negara. Hidup di negeri yang masih terjajah tak membuat semangat Soekarno redup untuk terus menjadi penguasa informasi dan pengetahuan. Teriakan heroik Soekarno dalam “Indonesia Menggugat” tentu tak akan pernah terekam sejarah jika Seokarno malas membaca.

Membaca adalah sebuah jendela yang membawa penyambung lidah rakyat ini mengembara ke segala penjuru dunia. Untuk melakukan dialog, diskusi, dan tukar-menukar gagasan tentang nasionalisme dari berbagai negara sebagai bekal untuk menghadirkan kemerdekaan dari Sabang sampai Merauke.

Wahai para pemuda negeri tercinta, bacalah dengan semangat untuk memperbaiki negerimu di segala bidang ! Membaca akan membuatmu memperoleh petunjuk Tuhan untuk memperoleh solusi dari krisis multidimensi yang melanda negeri kita. Membuatmu paham bahwa untuk menghapus budaya korupsi diperlukan sapu yang bersih.

Membaca akan menjadikan dirimu mengerti bahwa untuk menjadi sejahtera kita tak perlu mengirim saudara-saudari sebangsa dan setanah air menjadi TKI/TKW di luar negeri. Tanpa merantau pun kita bisa menjadi keluarga sejahtera. Asal mau bekerja keras dan cerdas. Mengajarkanmu untuk lebih bijaksana mengapresiasi prestasi anak negeri sehingga mereka tak perlu ke luar negeri untuk menyalurkan kehebatan mereka dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bacalah buku, agar engkau tidak menulis skripsi hanya dengan minta petunjuk “Mbah Google”. Jika pada hari ini engkau mengagumi budaya pop dari negeri ginseng, jangan lupa pula untuk mengagumi kesabaran mereka dalam membangun budaya teknologi yang sehat. Bangsa Korea sukses melahirkan Samsung yang diluar dugaan bisa melibas Nokia dan Apple. Tiongkok tak mau kalah berlari kencang menghadirkan Xiaomi. Sementara itu, teman-temanmu juga berlari cepat tanpa arah untuk mengejar pokemon. Budaya teknologi adalah budaya produktif bukan konsumtif !

Teruslah engkau membaca ! Agar Tuhan memberimu karunia untuk membedakan kebenaran dan kebatilan karena pada hari ini banyak kebatilan berselubung kebenaran. Ada pula kebenaran yang dipaksa untuk memakai jaket kebatilan.. Membedakan penegakan hukum dan penyelewengan hukum. Membedakan pejuang rakyat dan pejuang partai politik.

Bacalah atas nama negerimu ! Sehingga engkau mampu berdiri dengan kukuh untuk menguatkan negeri kepulauan ini. Bacalah agar engkau bisa berdiri kukuh laksana karang yang tak lekang dihantam ombak dan badai dari segala penjuru dunia. Menjadi pemuda mandiri yang lebih memilih menjadi pedagang sapi daripada menjadi politikus dagang sapi. Supaya kelak aku membaca di surat kabar bahwa pengusaha muda Indonesia berhasil mengekspor sapi ke negeri kanguru karena negeri benua itu kekurangan sapi dan kelebihan kanguru. Sehingga yang engkau impor adalah kanguru bukan sapi.

Tekunlah engkau membaca ! Niscaya engkau akan menjadi pembela negerimu seperti Pangeran Diponegoro. Sehingga aku bisa membaca puisi Chairil Anwar, “Di masa pembangunan ini tuan hidup kembali “ Menghadirkan kembali kejayaan Sriwijaya dan Majapahit di negeri kita. Agar negeri merdeka ini mampu bersaing dengan negara maju. Tidak tersesat terus-menerus menjadi negara berkembang tanpa perkembangan yang berarti.

Selamat membaca anak muda ! Kukuhkan negerimu dengan membaca !

Facebook Comments
Telah dibaca 35 x , hari ini 1 x

About Romi Febriyanto Saputro

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif