Home » SOSIAL BUDAYA » Catatan Harian » Nikmatnya Melihat Kesalahan

Nikmatnya Melihat Kesalahan

Apakah pilihan kita lebih melihat kesalahan diri sendiri atau kesalahan orang-orang yang ada di sekitar kita? Jujur sajalah tak usah gengsi, karena keegoan masih menjadi tuan rumah, maka melihat kesalahan orang lain adalah menjadi pilihan menggoda. Minimal hal itu terjadi pada diri sendiri. Memang nikmat melihat kesalahan yang dilakukan orang lain. Lebih nikmat lagi bisa menertawakannya.

Kita begitu jelas melihat kesalahan-kesalahan yang dilakukan orang lain. Dari A sampai Z.  Begitu mudahnya menuding dan menghakimi kesalahan mereka seakan kita ini adalah malaikat yang tak pernah salah. Bagaikan hakim yang memvonis si ini salah, si itu salah.
Betapa nikmatnya kita melihat kesalahan demi kesalahan yang dilakukan dan kita begitu ahlinya menilai lalu mencatat dalam memori. Begitu terang benderang kesalahan itu.

Apa keuntungan yang kita dapatkan? Apakah dengan rajin melihat kesalahan orang lain akan menjadikan diri kita orang yang benar?

Kenikmatan melihat dan menilai kesalahan orang lain sama saja seperti kita menyantap makanan  enak berlemak yang berkolesterol tinggi. Nikmat memang di lidah. Tetapi pelan-pelan bisa membunuh kita. Mati mendadak akibat pembunuh darah tersumbat.

Kenikmatan melihat kesalahan orang lain dan sibuk menilai serta menghakimi pun sama akan membunuh diri kita. Memang bukan secara fisik. Namun jiwa dan kebaikan kita. Tanpa sadar secara perlahan benih-benih kasih kita akan mati.

Apa yang kita rasa nikmat sesungguhnya tidaklah senikmat yang kita kira. Sebab kenikmatan yang ada justru membuat  jiwa kita melarat dan dalam keadaan sekarat.

Kenikmatan yang dapat dirasakan tubuh kita tidak selalu akan menjadikan jiwa kita merasakan nikmat yang sama. Sebab hal-hal yang membuat keegoan merasa nyaman dan nikmat selalu berlawanan dengan keinginan jiwa kita yang sejati. Apakah kita menyadari?

katedrarajawen@refleksihatimenerangidiri

ilustrasi gambar : koehlerlaw.net

Telah dibaca 35 x , hari ini 1 x

About katedrarajawen

2 comments

  1. biasa itu…hehehe …nyalahin org lain gampang…diri sendiri disalahkan langsung meledak —http://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif

  2. katedrarajawen

    Wah Ci Jo tahu aja kayaknya soal beginian hehhehttp://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif