Home » SOSIAL BUDAYA » Hasrat dan CInta » Seberapa Pentingkah ‘Foreplay’?

Seberapa Pentingkah ‘Foreplay’?

foreplay

Sangat penting, itulah jawaban untuk pertanyaan ‘seberapa pentingkah foreplay?’ Awal permainan cinta (foreplay) amat menentukan puncak kenikmatan bersama. Wanita pada umumnya membutuhkan lebih banyak warming up sebelum benar-benar siap secara mental maupun fisik dalam bercinta.

Ada kalanya pria begitu menggebu jika sudah dihadapkan dengan situasi yang berhubungan dengan seks. Bukan karena pikiran kotor, melainkan memang pria mempunyai kadar kognitif yang berbeda dengan wanita. Di sinilah pria harus bisa memahami apa yang diinginkan wanita sebelum bercinta. Jangan buru-buru membayangkan nikmatnya penetrasi yang disudahi dengan ejakulasi. Salah, bukan hanya itu. Ada satu bagian penting dari permainan ranjang itu sendiri yang justru disukai wanita dan membuatnya semakin bergairah.

Foreplay merupakan satu aktivitas yang begitu intim antara kedua orang sebelum ‘beradu’ liar dalam permainan seksual yang lebih jauh. Selama ini mungkin anda menganggap remeh foreplay tersebut, tapi ingat, melalui foreplay itulah seorang wanita bisa melihat intensitas cinta yang sesungguhnya sebelum menyerahkan sangkar emasnya. Menyinggung soal foreplay tidak melulu dilakukan dengan ciuman panas, sentuhan erotis, atau dekapan erat semata. Keintiman saat foreplay akan lebih terasa romantis melalui tatap mata dan desah napas, selanjutnya percayalah, dia siap menggelinjang dalam keperkasaan anda.

Tatapan Mata

Mata adalah jendela setiap manusia. Begitupun saat anda ingin mengajak pasangan untuk memadu kasih, hindari perilaku terburu-buru. Kelihaian anda sangat dibutuhkan, hubungan seks bukan untuk kepuasan semata. Anggaplah tatapan mata anda kepada pasangan sebagai kode yang menyimpan sejuta makna. Wanita bisa memahami apa yang diinginkan pria, apakah hanya karena nafsu atau betul melakukannya atas dasar cinta. Membuat sedikit tatapan nakal juga bisa menjadi senjata jitu untuk membangkitkan hasratnya.

Sentuhan Lembut

Meraba, atau memberikan sentuhan erotis pada tubuh pasangan tidak selalu menjadi bagian yang dinantikannya. Wanita adalah makhluk yang penuh dengan kelembutan, walaupun pria berdalih hubungan intim yang spontan dan liar akan lebih nikmat rasanya. Spontan, terjadi begitu saja, tidak bisa terjadi setiap saat. Trik memberikan sentuhan lembut pada area sensitif wanita akan membuatnya merasa dihargai dan anda adalah pria yang dipercaya sebagai pelindungnya.

Posisi Dekapan

Masih banyak orang menilai foreplay sebagai ajang saling merangsang sebelum memulai hubungan intim. Ya, jika anda hanya mengejar ejakulasi saja. Foreplay adalah suatu seni awal bercinta yang bisa anda eksplorasi prosesnya. Selain memberikan sentuhan lembut pada area sensitif wanita, beberapa posisi dekapan adalah lambang keintiman yang bisa anda berikan. Anda bisa mendekap tubuh pasangan dari belakang sembari mendaratkan ciuman hangat di area leher dan kupingnya. Atau, anda juga bisa mencoba memeluk tubuh pasangan dari samping sambil memberikan ciuman mesra di kening atau pipi sambil melucuti pakaiannya satu demi satu. Wooow … sangat sensual!

Tetap Tahan Ritme Permainan

Berikan kejutan-kejutan kecil saat anda sedang melakukan foreplay bersama pasangan. Saat ia sudah siap menyerahkan sangkar emasnya, buat ia terkejut bila anda masih menginginkan foreplay dengan teknik yang lain. Biarkan pasangan anda gelisah dan mengerang lembut menanti atraksi Mr. P yang ia tunggu. Tanpa perlu memulai lagi semuanya dari awal, jelajahi setiap area sensual pada tubuh pasangan dengan pijatan lembut penuh kemesraan. Walaupun hasrat anda sudah berkecamuk ingin segera memulai permainan yang sebenarnya, inilah momentum bagi pria untuk menguji kemampuan bercinta.

Nah, itulah sebagian, tapi sangat penting, dari foreplay yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan kualitas bercinta anda. Semoga bermanfaat dan selamat bercinta.

Salam hangat penuh cinta.

***
Solo, Minggu, 19 Oktober 2014
Suko Waspodo
www.sukowaspodo.blogspot.com
Ilustrasi: imgfave.com

Facebook Comments

About Suko Waspodo

One comment

  1. Hmmm kaya’nya pengalaman banget ya pak http://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif