Home » Rubrik Khusus » Timba Sumur » Bunga Terbaik

Bunga Terbaik

Bunga salah satu ciptaan Tuhan yang selalu saya kagumi. Itu sebabnya saya sering tidak senang ketika ada anak-anak atau pun orang dewasa yang memetik bunga yang mekar di taman. Hal ini, karena saya berpikir taman akan menjadi berkurang keindahannya.
Bunga menjadi sangat menarik karena ia mampu memberikan warna dan aroma yang beragam. Kita bisa lihat taman menjadi semarak karena bunga yang beraneka warna. Salah satu hal yang juga menambah keindahan mata kita untuk menikmatinya adalah munculnya banyak serangga.

Kita bisa menyaksikan lebah, kumbang, atau kupu-kupu yang beraneka warna ketika taman dipenuhi dengan bunga yang beraneka ragam. Saat kita menyaksikan bunga-bunga tentu hanya keindahan saja yang terpancar. Kadang saat menikmati bunga tersebut kita tidak berpikir bahwa bunga indah ini akan bertahan berapa lama? Memang ada bunga yang bisa bertahan sampai berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Namun tak jarang ada juga bunga yang hanya bertahan beberapa jam saja sebelum akhirnya kembali menguncup, layu dan jatuh.
Bunga-bunga yang kita saksikan dengan rentang waktu yang berbeda-beda itu biasanya juga bermacam-macam manfaatnya. Ada bunga yang tidak terlalu indah warnanya tapi bermanfaat bagi krhidupan makhluk lain. Semisal bunga yang bisa dikonsumsi manusia atau bunga-bunga yang menghasilkan banyak madu hingga mampu memberikan makan para serangga.

Dengan demikian bunga-bunga ini sebenarnya tidak perlu lagi dipandang berdasarkan lamanya bertahan. Ada bunga yang bertahan sangat lama, namun tanpa manfaat bahkan keindahannya pun tidak seberapa. Akan tetapi, ada bunga yang hanya sejenak mekar namun tetap memberikan manfaat bagi makhluk lain karena banyak mengandung madu atau karena aromanya yang semerbak.
Nah, pengalaman menikmati indahnya bunga mekar ini mengajak kita untuk mereflesikan kehidupan kita. Kehidupan kita ini sama halnya dengan bunga yang mekar di taman. Kehidupan kita bisa panjang atau pendek memang hanya Tuhan yang tahu. Akan tetapi pokok persoalannya bukan pada lamanya kita diberi kesempatan menikmati dunia. Seberapa bermaknanya kehidupan kita ini bagi ciptaan Tuhan yang lainnya. Mungkin kita memperoleh anugerah hidup panjang tetapi tidak menjadi berkat bagi orang lain berarti itu jauh dari makna kehidupan kita. Namun, mungkin ada orang yang menerima anugerah kehidupan yang sangat singkat tetapi hidupnya sungguh bermakna bagi dunia.

Nah, bagaimana dengan kehidupan kita masing-masing, sudahkah kita bermakna bagi sesama? Mari kita maknai hidup kita selama Tuhan masih memberikan kesempatan karena hidup kita bagaikan bunga-bunga yang mekar di taman. Tuhan telah menentukan waktunya bunga-bunga tadi mekar, menguncup, layu, dan luruh. Jadilah bunga terbaik dalam hidup kita!

Salam-AST28052015

Telah dibaca 47 x , hari ini 1 x

About Anita Godjali

4 comments

  1. Sebaik-baik bunga adalah yang bisa menebar aroma wangi ke segala penjuru..
    nice article.. :)

    • Anita Godjali

      Marilah kita menjadi bunga-bunga yang mewangi melalui pelayanan kita terhadap sesama. Thanks Min….salam

  2. lovely….dikasi pantun yah…bunga desa yang suka para jejaka…. bunga bank yang suka kita semua….http://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif

  3. Anita Godjali

    Ci Winda…pantunnya telah menjadikan….mekarnya bunga-bunga hatiku… hehehe…salam

Leave a Reply

Your email address will not be published.