Home » Rubrik Khusus » Winda's Scriptease » Menulis Yang Sesungguhnya

Menulis Yang Sesungguhnya

Mendadak jadi penulis, diusia sekian…  Yang jelas bukan remaja slash ABEGE. Tadinya saya merasa aneh, dan hasrat serta keinginan saya untuk jadi penulis juga dipandang SUPER ANEH oleh teman-teman saya. Mungkin yang laen pengen punya rumah dengan kolam renang, pengen liburan ke Singapore. Saya ingin juga sih! Tapi karena nggak ada dananya, saya susutkan cita-cita saya pada hasrat untuk jadi penulis saja. Kalau bisa bisa jadi penulis yang baik, kalo bisa yang bukunya selalu best seller, kalau bisa lagi sangat terkenal. Halah! Pokoknya akhirnya saya menulis, dicetak sebanyak 2500 eksemplar dan dikini dijual di gramedia seluruh Indonesia. Beberapa teman saya beli di Gramedia Solo, Pekanbaru, Pondok Indah dan Matraman. Rasanya ruaaaaaarrr biasa! Buat saya kebanggaan pribadi, mungkin agak telat karena penulis lain memulainya diusia remaja, saya di usia emak-emak. It’s okay lah ya,…

Teman-teman lalu memuji saya, “Wah hebat bisa menulis, kami bangga punya teman penulis.” Teman dekat saya dari Texas khusus memborong buku saya sebanyak sepuluh eksemplar dan dibagikan pada sepuluh teman kuliah terdekat kami. Saya jadi kaget dan terharu juga. Tetapi that’s what friends are for,... Mendukung kita dalam suka dan duka. Bagi saya sendiri tentunya tidak berhenti pada satu karya, maunya terus dan berlanjut. Menulis dan menulis, mencuit dalam naskah dan cerita. Sehingga kemampuan saya tidak berhenti pada satu titik tetapi terus dikembangkan. Untuk apa bangga sesaat dengan hanya satu karya, tunjukkan pada dunia bahwa kita bisa terus berkarya dan menghasilkan naskah-naskah yang unik, menarik dan lebih baik. Dan kebanggaan orang-orang terdekat saya termasuk para sahabat juga tidak akan berhenti pada satu masa saja. Namun terus berlanjut.

Pengalaman dengan menjadi penulis yang menerbitkan satu buku, jadi melahirkan ambisi itu. Harus segera menyusul dengan buku berikutnya dan berikutnya dan berikutnya. Saya katakan pada teman-teman, bahwa dalam hidup saya akan selalu mengusahakan not just talk the talk but also walk the walk. Jangan cuma bisa bicara banyak namun tanpa melakoninya. Menghabiskan waktu dan sia-sia. teman-teman lalu ‘memaksa’ agar diberikan buku berikut tanda-tangan saya. Okay-lah saya nggak masalah. Senang saja! Yang jadi masalah, saya hanya diberi stocks buku yang sangat terbatas oleh penerbit, dan bahkan jika ingin punya lebih, SAYA HARUS MEMBELI BUKU SAYA SENDIRI! Karena hak terbit dan hak jual buku ada pada sang penerbit yaitu Elexmedia dan group GRAMEDIAnya.

tumblr_mipf90grmW1rbj0tto1_500

foto: mkalty.org

Saya itu ‘malas jualan’ — Bukan karena gengsi, tapi saya enggan ‘memaksa orang’ membeli sesuatu yang barangkali tidak dibutuhkan atau kurang tertarik, hanya demi keuntungan saya pribadi. Jika memang tertarik tentunya orang akan membeli buku saya. Jangan membeli karena terpaksa, nanti jadi beban bagi si pembeli. Dan itu menurut saya kurang nyaman. Dengan adanya group Gramedia yang merupakan rantai besar perbukuan tanah air, memudahkan penulis untuk menjual karyanya. Karena sistem pertokoannya besar dan ada dimana-mana. Serta tentunya team marketing memiliki ketrampilan sendiri untuk memasarkan dagangan.

Kalau saya disuruh nulis, memodali sendiri hingga terbit dan masih diharuskan menjual sendiri semua produk buku-buku saya, berat juga untuk melakoninya! Gemporrrr,... Tapi saya suka juga melakukan promosi buku, tanya-jawab dan interaksi dengan pembaca. Makanya saya tak hendak memaksa Anda membeli, tetapi jika Anda membeli buku saya (CROISSANT) dan ada yang ingin ditanyakan, disarankan atau didiskusikan. Wah, menyenangkan sekali, saya tunggu! Karena tokh mungkin masih ada kekurangannya yang harus saya perbaiki, seandainya ada kesempatan cetak ulang.

Satu hal lucu, teman-teman semuanya bercericit-cuit, “EH WIN, nih...saya sudah beli bukumu, entar diberi kata-kata kenangan dan minta tanda-tangannya yaaaa…”

Ketika saya lakukan, saya sadar…. Lho, kok tulisan tangan saya jeleeeeek sekali??

Rupanya sejak mengenal komputer saya sudah jaraaaaaaaaaang sekali menulis dengan tangan! Sekarang tangan-tangan saya terasa kaku dalam memegang bolpen dan tulisan saya mirip tulisan anak kelas 1 SD, butuh buku bergaris untuk mampu menulis rapi.

Hicks,…. ajarin dong…menulis sungguhan!

Facebook Comments

About Josephine Winda

8 comments

  1. katedrarajawen

    Sebelumnya selamat ya bukunya sudah dijual di gramedia, kok sama y malas jualan? Ini novel saya juga masih lumayan banyak, mau dijual kok segan nawari, tadinya waktu istri sakit malah udah nekat mau dijual2in di FB, cuma gak jadi…paling kalau ada acara ketemu teman2 dibagi2kan , semoga sukses

  2. Saya ajari tah? tapi ajari saya dulu dong… wkwkwkw… semoga bisa menyusul bikin bukunya :D

    • hehehe…agung mulai ikut lomba lomba penulisan yang ada….selamat berjuang yaaa..karena saya ikut lomba dari thn 2009 – baru nerbitkan liwat penerbit Major baru 2014 hehehehe…

  3. Anita Godjali

    Wow…keren pasti bukunya, undang ketikers dong saat peluncuran biar semua termotivasi menulis. Selamat ya….semoga cepat menyususl buku lainnya. Amin

    • Belum ada acara mba anita….hanya dijual oleh gramedia saja…saya juga mau lihat respon penjualan kira kira kayak ada…penulis pemula nggak ada promo…mau promo sendiri bingung,..gimana caraaa?

  4. Selamat dan tetap semangaaaaaaat http://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif