Home » Rubrik Khusus » Winda's Scriptease » Setahun Menuliskan Scriptease

Setahun Menuliskan Scriptease

built it yourself logoTak terasa, setahun lebih saya menulis di ketik-ketik dengan jumlah tulisan sekitar dua ratus naskah. Saya tidak pernah mencopas tulisan orang lain, saya juga tidak mencopas tulisan saya sendiri. Setiap tulisan saya usahakan pengalaman terbaru yang dituangkan dengan segar. Sehingga jika dikumpulkan lebih dari 200 model permainan kata-kata dan cerita yang saya ungkapkan di media ini. Saya sudah pamit kepada admin bahwa saya akan menyelesaikan Scriptease hingga 250 naskah saja pada rubrik ini. Dikarenakan saya akan coba untuk mengisi rubrik anak-anak/pelajar yang ada di media lain dan untuk membenahi personal blog saya pribadi. Disisi lain juga menghindari kejenuhan, karena ‘Scriptease’ sudah cukup banyak yang saya tuliskan. Saya tidak mau terjebak pada tema gaya penulisan yang itu-itu saja. Saya yang menulis saja mulai bosan, kasihan yang baca juga akan menjadi jenuh. Hmmm,….

Saya tidak lupa tulisan tahun baru saya di 2013 yang lalu menjelang 2014, banyak saya tuangkan mengenai kematian. Kepergian ibu dan kematian tetangga yang merupakan seorang lelaki yang baik. Pernah menjadi rekan kerja di sebuah media majalah. Kematiannya sangat tidak terduga. Begitupun kematian ibu saya juga boleh dikata tak terduga. Yang pasti saya tidak lagi terlalu antusias menyambut tahun baru dengan acara heboh. Karena saya sudah mulai berhadapan dengan kematian orang-orang yang saya kenal dengan baik. Semakin lama tahun baru justru menjadi hal yang sedikit menakutkan bagi saya, karena hal-hal manis yang dulu saya miliki kini hanya tinggal kenangan lama. Semakin banyak tahun berganti, semakin banyak yang hilang terlupakan. Untunglah saya rajin menuliskan, sehingga setidaknya ada satu atau dua kenangan yang masih tergores dalam coretan pena.

Saya pesimis? Tidak juga. Hanya kian waspada. Semakin banyak tahun yang kita lewati jangan tersia-siakan menjadi angin lalu saja. Apa yang menjadi pelajaran dari kejadian di masa lalu usahakan tidak terulang di masa yang akan datang. Perayaan kembang api yang dinyalakan ke langit setiap tahunnya sama. Acara dari hotel ke hotel dengan artis dan dinner yang menakjubkan setiap tahunnya juga sama. Demikian pula paket liburan menginap akhir tahun ke resort ini dan itu setiap tahunnya juga akan sama. Kalau belum pernah dan baru merasakan satu kali saja pasti rasanya menyenangkan. Tetapi kalau sudah sering, lama-kelamaan akan menjadi jenuh. Ketika saya berusia sepuluh tahun, setiap libur kenaikan kelas pasti diusahakan liburan ke Bandung, menginap di rumah paman. Waktu itu rasanya sangat menyenangkan. Bandung serasa Paris. Di usia sekarang ke Bandung rasanya setara dengan ke warung di depan rumah. Saking udah seringnya dan nyaris bosan. Pengen ke Paris beneran! Tidak bersyukur? Nggak juga. Manusiawi. Tetapi saya semakin waspada. Hati manusia tak pernah ada puasnya. Maka harus selalu ‘menyadari’ siapa kita dan apa saja yang telah diberikan Tuhan pada kita.

image_previewAwal tahun baru buat saya adalah momen untuk terus mengingatkan diri, bersegeralah move on. Terus berjalan hingga tak mampu lagi berjalan. Dan perjalanan itu bisa apa saja. Bisa perjalanan percintaan, persahabatan, rumah-tangga, karir, cita-cita bahkan bisa juga perjalanan move on dari hal-hal yang tidak menyenangkan. Saya usahakan untuk fokus. Saya mengatakan pada seorang teman bahwa saya tidak lagi mentolelir orang-orang atau perilaku-perilaku yang menahan saya untuk bergerak maju. Dan ini termasuk teman-teman yang gemar mencela, menakut-nakuti, berkata bohong, tidak konsisten, berkhianat, melecehkan dan sebagainya. Adalah hak kita untuk melepaskan hal-hal yang membebani perjalanan kita sebagai sebuah pribadi! Dalam perjalanan ini, saya juga berjalan bersama-sama dengan suami dan putri saya. Karena saya telah berkeluarga. Tetapi bolak-balik saya katakan pada mereka bahwa kendaraan perjalanan kami masing-masing berbeda. Suami saya sebagai ayah dan suami. Putri saya sebagai anak dan remaja. Dan saya sebagai istri dan ibu. Masing-masing harus mengusahakan doing the best pada posisinya dan yang lain menghargai.

Setahun saya menulis di ketik-ketik, saya hanya menulis, menulis dan terus menulis. Orang lain mau membaca atau memberi masukan, tentunya akan sangat saya apresiasi dengan bahagia. Tetapi saya tidak mentolelir orang yang menghina/melecehkan/menjatuhkan karya orang lain termasuk tulisan saya juga. Walaupun tulisan saya mungkin memang ecek-ecek dan saya bukanlah penulis terkenal. Tetapi saya punya kebanggaan atas karya-karya saya sendiri yang tidak menjiplak dan tidak kering ide. Saya harus membela marwah atau harga diri sendiri. Dan sebagai penulis tentu harga diri itu ada pada tulisan yang kita sampaikan. Hal ini berbeda dengan sombong. Kalau sombong nggak ujan-nggak angin punya keinginan dipuja-puji oleh orang lain. Saya tidak perlu pujian di dalam menulis. Kasih sayang keluarga dan sahabat-sahabat saya melimpah. Saya tidak haus pujian. Saya butuh apresiasi positif, kritik membangun dan saran untuk pengembangan kemampuan menulis. Saya ingin orang mengatakan kebenaran dengan jujur dan dengan rasa kemanusiaan yang baik. Itu saja. Simple. Selamat tahun baru, be wise, be honest,..

Tak lupa saya ucapkan terima kasih pada Mas Donnie/Admin yang mengapresi saya sebagai penulis senin-kamis yang dapat terus merasa happy disini. Yang telah memberikan kolom khusus bagi saya untuk cuap-cuap dengan ceria, sehingga saya tetap bersemangat dan tak putus menulis. Dan terima kasih pada teman-teman lain yang sangat supportive, Katedra, Anita, Oom Tijpta, Bu Fey, dll yang belum tersebut disini. Happy New Year, All! Semoga kebaikan dan kesuksesan selalu berlimpah untuk Anda semua,…

Facebook Comments
Telah dibaca 52 x , hari ini 1 x

About Josephine Winda

5 comments

  1. Oh noo jadi mba joo mo rehat nih hi hix hixhttp://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gifpadahal mba jo adalah penulis favorit saya .Saya suka baca tulisan mba jo yg ringan dan sarat makna salah saya juga sih udah agak lama gak masuk KK juga hix hix sekalinya masuk mba jo mo cari suasana baru iya dech mudahan pas dpt ilmu baru mau masuk sini lagi dan berbagi lagi semangaaaat mba jooo http://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gifhttp://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif

    • Hai ika dearrr! hAPPY nEW yEAR 2015 yah! Iyaah kok kamu lama menghilang Ka,…iya mau pensiun dari rubrik ini tapi mungkin mau ngisi yang lain. Saya mau menulis dengan gaya lain…. hehe http://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif

  2. Terima kasih atas dedikasinya mbak Winda. http://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif

    Semoga terus bersemangat menulis dan menerbitkan buku

  3. katedrarajawen

    Terus terang saya menikmati tulisan Ci Jo, karena sedikit banyak ada kesamaan gaya dengan saya, cuma saya merasa, Ci Jo sedikit lebih baik sehingga saya harus belajar dari tulisan2 yang adahttp://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif