Home » Rubrik Khusus » Winda's Scriptease » Berburu Ideologi

Berburu Ideologi

Cerita film lagi yah! Kemarin nonton THE EAST. Maklum emak-emak jadi saya nonton film saat ada yang diputar di televisi, ya disempatkan saja. Kalau khusus menonton ke bioskop biasanya film kartun/remaja/anak menyesuaikan keinginan putri saya. Untungnya sampai hari ini saya masih suka film kartun seperti ‘Pinguin from Madagascar’ yang menurut saya lucu banget ketimbang adegan lawak yang model tonyol-tonyolan kepala. Balik ke The East. Saya tidak pernah mendengar tentang resensi film ini sebelumnya, tidak kenal bintang film-nya (yang katanya pemeran utama trueblood– film model vampir-vampiran yang mana saya sudah mandeg nonton hingga film Twilight saja; nggak suka film vampir lainnya). Tapi saya kaget ketika mengenali Brit Marling pemeran utama wanita yang cantik dan cerdas dalam film ini ternyata yang berperan sebagai putri Richard Gere di film Arbitrage (film ini juga bagus). Lovely!

Cerita THE EAST agak tidak masuk diakal. Antara nyata atau tidak, saya tidak tahu. Tetapi possible. Mungkin saja terjadi. Jaman dulu ibu saya suka berkomentar , “Itu lho, kalau orang yang gaya hidupnya bebas, nggak mau teratur dan hanya sesukanya sendiri. Itu namanya orang hippies.” Jadi bayangan saya, hippies adalah kehidupan menggelandang tapi bukan gelandangan on purpose (karena miskin). Kadang keturunan orang mampu/kaya tapi nggak mau masuk dalam aturan/pakem kehidupan sehingga ia memutuskan untuk hidup sesukanya, ala kadarnya. Jadilah gaya hidup hippies yang bebas, cuek dan semau gue. Ada enaknya dan ada nggak enaknya. Enaknya ya karena berbuat sesuka gue, nggak enaknya, tidak tahu masa depan hendak dibawa kemana? Tidak punya karir, pekerjaan, tracking record kehidupan yang jelas. Lha wong hidup seenak udelnya.

The-East-Movie1Film THE EAST menceritakan tentang group/sekumpulan orang yang hidup ber-hippies ria. Tapi hippies nya keren karena mengandung gerakan sebagai kelompok aktivis, ekologis dan anarkis. Nah, gaya bener nih? Jadi si Sarah adalah agent dari perusahaan besar Hiller Brood yang menyamar dan menyelusup ke dalam group/ cell menjadi kelompok THE EAST. Singkat cerita ia berhasil masuk ke dalam kelompok tersebut dan menjadi bagian dari mereka. Namanya hippies, hidup di rumah tua di tengah hutan, mandi di sungai, bajunya lusuh, masak seadanya. Kalau mau makan enak keluaran resto, mereka bongkar sampah dan mengambil makanan sisa. Prinsip yang baik tentang makanan adalah ‘MAKAN TIDAK BOLEH DISISAKAN’. Kenapa? Artinya kita tidak menghormati kehidupan dan orang-orang yang kelaparan. Kalau Anda makan, ambil porsi sesuai yang Anda inginkan. Jangan disisakan, apalagi dikeceh-keceh di piring (diobrak-abrik tapi nggak dimakan/biasanya yang sok diet). Di Eropa jika Anda makan disisakan dan terlihat oleh publik maka Anda akan dicemooh. Karena makanan dapat diolah/disumbangkan pada orang yang membutuhkan/fakir miskin. Tidak dibenarkan mengambil banyak-banyak (serakah) lalu masih disisakan diatas piring/kardus makanan. Dibuang begitu saja. Walaupun Anda membayar lunas makanan itu. Lihat gambaran anak-anak Africa yang kurus kering! Mereka justru susah, mau makan enak tidak ada!

Untuk menghormati kehidupan dan menjaga ekologi, kelompok The East membongkar sampah dan mengambil makanan yang masih baik dari yang terbuang. Sekalipun bekas gigitan orang lain tidak mengapa. Okay, saya agak geli juga, makan bekas gigitan atau bekas minuman orang lain, hmmm,… Tapi secara logika penyakit tidak ditularkan lewat mulut, ya paling banter mungkin flu/batuk pilek. Itulah kelompok The east. Lalu mereka hidup sangat sederhana. Tapi lucunya mereka punya seperangkat komputer lengkap untuk memonitoring berita terkini dunia dan ada seorang anggota the east yang adalah dokter. Jadi mereka saling tolong-menolong dalam melakukan kegiatan operasional. Mereka mengamati kegiatan perusahaan-perusahaan besar lalu menyusup ke dalamnya dan membongkar kejahatan perusahaan besar tersebut. Misalnya perusahaan obat yang menjual obat dengan potensi negatif/ merugikan kesehatan. Perusahaan yang membuang limbah kimiawi ke tanah sehingga merusak air tanah dan menyebabkan kanker pada anak-anak yang mandi/minum/gosok gigi dengan air terkontaminasi.

Iya mungkin pikiran kita masih sederhana, sakit dan mati karena sudah waktunya. Tetapi pemikiran ahli ekologi mungkin berbeda. Kenapa cancer banyak menyerang akhir-akhir ini? Kenapa penyakit jantung dan paru juga menjadi pembunuh utama? Nah, yang menjadi sorotan tentu saja adalah perusahaan-perusahaan raksasa dimana Anda dan saya mungkin menjadi ‘staff cemen’ didalamnya. Perusahaan yang memproduksi makanan dengan kandungan membahayakan, perusahaan rokok, lalu perusahaan pewarna makanan dst. Baru-baru ini ada berita perusahaan saus tomat illegal yang menggunakan bahan cat mencapai omzet ratusan juta dalam sehari. Kebayang nasib mereka yang sudah mengkonsumsi bahan makanan beracun seperti itu apakah tidak membahayakan tubuh? Saya sendiri paling benci dengan keharusan MEMBELI AIR PUTIH. Air putih lho! Seharusnya GERATIS, air yang diciptakan oleh alam. Mosok air putih dijual botolan dan pembuatnya banyak sekali. Kenapa kita nggak bisa minum air keran? Mengandung tembaga/besi dll. Lha kok bisa ada besinya? Oke deh, saya sebal tapi saya bukan aktivis yang kontroversial, hanya rakyat kecil yang kecewa, nggak bisa berbuat apa-apa. Minum air putih aja kudu bayar? Jaman saya kecil, air putih GERATIS, tinggal merebus air!

Socialism_CapitalismSarah gadis intel yang menyamar masuk dalam kelompok the EAST menjadi berubah pola pikirnya. Yang tadinya pro kapitalis menjadi semi sosialis. Yang tadinya mikir, ya udah beli air putih memang udah haknya MERK ANU kalau mau beli. Sekarang jadi mikir? Hlo...air putih saja kok beli sih? Jadi pola hidup enak, mahal dan glamour itu dibentuk oleh kebiasaan. Sementara kalau kembali menjadi ‘Hippies’ ya sudah hidup senin-kamis. Nggak usah pusing harus ke gala dinner atau ikutan nonton Konser Bruno Mars. Hidup hanya cukup saja untuk dinikmati dengan damai dan bahagia. Saya mengerti pola pikir Sarah yang berubah dari yang hidup ENAK menjadi TIDAK ENAK dan terbiasa oleh karenanya. Tetapi bukan masalah enak dan tidak enak semata. Dalam film ini ada ideologi yang diusung dan dijunjung tinggi. Anda pro siapa? Apakah Anda pro hidup enak dan mewah-mewahan tanpa perduli ketika di belahan bumi lain ada perang dan kelaparan? Apakah Anda pro hidup sederhana dan pas-pasan asal bisa menyumbang banyak dan menolong orang lain yang kesusahan? Dalam film ini sikap EGOIS Anda diuji dan dipertanyakan. Dalam banyak peristiwa ketika seseorang berhasil di cuci otak atau brainwash, semua akan berubah 180 derajat. Tadinya pro bisa kontra. Tadinya kontra bisa pro. Ini karena kita berburu ideologi. Ideologi yang terlalu menancap kuat akan menjadi fanatisme buta! Saya beragama, saya suka lingkungan bersih dan sehat, saya ingin air minum geratis. Tapi tidak lalu mensahkan segala hal yang berbau anarkis merusak lalu menyakiti orang lain.

Di akhir cerita, Sarah menjadi agen ekologi pribadi dengan mendekati semua agen rahasia yang menyamar dalam kegiatan aktivis lingkungan/perusahaan lalu mendekati para agen itu dan memberi pengertian untuk melawan kezaliman tapi dengan cara yang halus, lembut dan menggunakan regulasi negara. Bukan semaunya sendiri dengan menteror para pemimpin perusahaan dan meracuni mereka, seperti yang dilakukan oleh kelompok The East pimpinan Benji sebelumnya. Akting cantik dan cerdas ala Brit Marling sangat mempesona dalam film ini, sementara kalau ingin melihat kegantengan pria Eropa, yang tinggi atletis dan misterius dapat dijumpai dalam akting Alexander Skarsgard. Alex enam kali berturut-turut menyabet predikat the most sexiet man in Sweden (Pria paling ganteng di Swedia, kesian yang lain nggak ada yang ganteng. Tapi memang si Alex mempesona!). Anda ingin berburu ideologi? Ingin tahu mengapa seseorang berubah pikiran tentang satu hal? Nah, coba simak film The EAST!

Facebook Comments
Telah dibaca 147 x , hari ini 1 x

About Josephine Winda

2 comments

  1. katedrarajawen

    Ci Jo, sepertinya keren juga ya filmnya, saya kira asyiknya menulis tentang pelajaran atau moral dari sebuah film

    Prinsip yang baik tentang makanan adalah ‘MAKAN TIDAK BOLEH DISISAKAN’. kebetulan sudah sepuluh tahun lebi mmpraktikkan prinsip inihttp://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif