Home » Rubrik Khusus » Winda's Scriptease » Semua Komentator Handal

Semua Komentator Handal

bullBelakangan hari ini capek banget melihat drama-drama politik ‘di atas.’ Semua orang adalah komentator handal. Semuanya lebih jago dari presiden Jokowi dalam memecahkan masalah. Herannya yang jadi presiden kok Jokowi? Kenapa enggak salah satu dari orang-orang yang pandai berkomentar itu? Apa saja dikupas tuntas. Apa saja digelar diatas meja papan percaturan politik. Kalau Jokowi begini hasilnya begitu. Kalau Jokowi diam saja seolah tidak lulus uji nyali. Kalau Jokowi gerak cepat akan dianggap keputusan gegabah. Jokowi gerak lambat, dicemooh: jadi pemimpin negara harus tegas, jangan terlalu lama memutuskan hingga rakyat menderita. Rakyat yang mana? He-he-he (ikut-ikutan bertanya ala mentri Tedjo). Rakyat juga udah cape belanja tempe, tahu dan teri buat lauk! Belum harga-harga yang naik, belum masih kudu keluar tenaga masak. Ya deh, saya rakyat yang agak sedikit beruntung, kalau malas masak ya udah beli aja di warung. Gitu aja kok repot!

Pokoknya semua gerak dan laku Jokowi serba salah. Jadi kalau ikut pagelaran gerak dan tari, Jokowi pasti tidak lolos di babak penyisihan karena itu tadi gerak dan lakunya serba salah mulu. Tapi mikir yang panjang dikit. Perjalanan seseorang jadi presiden, nggak bisa pesen kayak, “Nasi goreng yah! Dua bungkus, pedesnya sedang!” Nggak mungkin juga Jokowi mesen, “Saya jadi presiden yah, wakilnya harus Jeka!” Semuanya berproses. Semua peristiwa bagaikan aliran air yang mengalir dan bermuara ke laut. Jokowi punya rekam jejak tersendiri. Jeka punya rekam jejak tersendiri lalu lautan takdir menjadikan mereka Presiden dan wakil yang ke-7 di Indonesia. Even saya yang masih hijau sebagai pengamat politik (aduh kasian, kelas ibu-ibu nganggur yang baca berita politik disela acara ngiris bawang dan cabe… eh padahal saya males masak dhing!), bisa mikir, ‘waduh Jokowi baru sekitar seratus hari saja digoyang abis-abisan kayak gempa di Oklahoma atau Colorado. Bagaimana dulu dengan kejadian pada masa Gusdur? Bagaimana eS Be Ye bisa sukses bertahan sepuluh tahun?’ — Bukan tanpa kecerdasan dan kapabilitas mereka bisa tersaring dengan sendirinya, mengerucut ke atas menempati posisi kepala negara. Pasti mereka punya strategi. Sebagai pengamat politik kelas cemen, saya pikir jangan underestimate kepala negara.

politicsDalam dunia persilatan (Nah!…yang ini efek kebanyakan nonton film silat semasa kecil), orang yang suka berantem. Pukul-pukulan dan cakar-cakaran bukanlah orang yang berilmu paling tinggi. Yang berilmu digdaya adalah mereka yang menguasai ilmu kasat mata. Seperti pukulan tanpa bayangan. Ilmu ginkang, meringankan tubuh dan melayang di atap-atap rumah tanpa terdengar jejaknya. Sebagai pemimpin pasti mereka sedikit banyak menguasai ‘ilmu pukulan tanpa bayangan’ dan ilmu ‘ginkang’. Saya pikir Jokowi juga memiliki kekuatan itu dalam dirinya. Bayangkan saja, saat ini Jokowi sang supir negara sedang mengemudikan bis dengan muatan rakyat Indonesia. Lalu orang-orang yang ada dalam bis itu mulai sok mengatur dan memerintahkan Jokowi untuk melakukan berbagai hal. Berhenti, pir! Belok kiri, pir! Jangan belok kiri, tapi belok kanan pir! Bener pir, belok kiri tapi sesudah lampu merah, pir! Pir, mendingan berhenti dan istirahat dulu. Parkir di terminal terdekat! Impossible untuk menuruti semuanya. Keputusan terbaik akan dipertimbangkan sendiri oleh sang supir. Jangan dikira sebagai supir negara, Jokowi tidak punya keahlian pengenalan medan, baca GPS dan update ramalan cuaca.

Paling melelahkan juga bagi saya adalah melihat terpaan berita pada ketua KPK. Setelah diberitakan heboh dengan Putri Indonesia. Sekarang ganti lagi diberitakan punya istri muda wanita cantik berkulit langsat. Semua berusaha menunjukkan betapa bobrok dan boroknya manusia-manusia yang menempati posisi-posisi penting di tanah air? Masak iya siiiiihhh? Lalu kita harus bersandar pada siapa? Dukun teluh??? Semua orang pasti punya kesalahan, tetapi apakah kesalahan itu relevan dengan pokok permasalahan yang ada di tanah air? Mosok tiap kali ketua KPK dikait-kaitkan dengan wanita? Kreativitasnya gitu-gitu muluk? Seakan merendahkan sekali posisi perempuan di tanah air? Digunakan untuk kedok fitnah perselingkuhan! Catat: tanpa wanita tidak akan ada satu laki-lakipun yang dilahirkan ke dunia! Besok-besok mungkin akan keluar edisi foto perselingkuhan ketua KPK dengan Jennifer Lopez? Atau Lady Gaga? Bingung .. Agak nggak perduli juga kalaupun hubungan itu benar terjadi. Dengan siapa kek? Kucing garong atau macan tutul? Itu urusan ketua KPK dengan istrinya dan mungkin juga istri-istri mudanya kalau benar ada. Yang penting dia dan jajarannya mampu membasmi korupsi! Drama-drama diatas ini bener-bener bikin capek ati, bersaing dengan komedi Dono-Kasino-Indro semisal : Mana tahaaan, Pintar-pintar bodoh, Maju kena mundur kena, Pokoknya beres, Itu bisa diatur, Kesempatan dalam kesempitan, Bagi-bagi dong,…

Facebook Comments
Telah dibaca 80 x , hari ini 1 x

About Josephine Winda

2 comments

  1. Anita Godjali

    Itulah contoh manusia “Setengah Salmon” yang akan segera “mati” setelah sejenak eksis melawan arus. Hahaha…ikutan ngutip judul novelnya Raditya. Selamat mempersiapkan angpao… Ci Winda! salam

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif