Home » Rubrik Khusus » Winda's Scriptease » Diatas Langit Ada Langit

Diatas Langit Ada Langit

Penangguhan hukuman mati terhadap napi Mary Jane membuat saya tersentak. Begitu banyak dukungan yang diberikan pada wanita sederhana, rapuh, yang tak tahu apa-apa itu. Walaupun tidak dinyatakan bebas hukuman, hanya serupa penangguhan, tidak apa. Menurut saya keajaiban kasih sayang Tuhan ada pada Mary Jane. Bayangkan saja, sembilan orang berangkat untuk menerima hukuman mati. Hanya satu orang yang secara ajaib kembali ke tahanan, sehat walafiat. Pro dan kontra timbul. Blah dan blah. Berbagai alasan, dugaan, pandangan diluncurkan terkait dengan ‘diselamatkannya’ Mary Jane dari hukuman mati. Gampangnya begini. Siapapun Anda, Anda akan mati! Yup, Anda dan saya akan mati. Pasti. Tetapi kehidupan manusia ini berbeda-beda ceritanya. Ada yang mati tua terbaring di atas kasurnya. Ada yang mati mendadak serangan jantung. Ada yang mati dalam kecelakaan lalu-lintas. Ceritanya bagaimana hanya Tuhan yang tahu. Dan cerita tentang Mary Jane adalah kisah tentang hukuman mati.

Diatas langit masih ada langit. Diatas berbagai hukum masih ada hukum Tuhan. Bagi saya, tertinggi adalah hukum Tuhan yaitu kematian. Itupun tidak bisa dikatakan sebagai hukuman tetapi itulah pengaturan kehidupan di dunia ini bahwa manusia akan mati. Tidak ada yang hidup selamanya. Lalu ketika kematian itu ‘artificial’ dalam arti dibunuh, dihukum mati atau terbunuh dalam perang alias tidak ‘natural’; tidak mati dengan sendirinya karena tua atau sakit, banyak orang yang menyimpan kecewa, dendam dan amarah. Tidakkah terbersit bahwa itupun termasuk hukum Tuhan? Sesuatu yang dikehendakiNya? Bahwa hingga hari ini masih ada negara-negara yang melaksanakan hukuman mati termasuk Indonesia. Bahwa Tuhan membiarkan hukuman mati tetap dilaksanakan oleh manusia. Bahwa ada aturan di negara ini melarang keras pengedaran narkoba. Bahwa mengedarkan narkoba meliwati jumlah tertentu hukumannya adalah kematian. Bahwa orang-orang yang berani melanggar hukum negara ini, tertangkap kemudian dihukum mati.

Anggota Bali nine yang lain berasal dari negara-negara mapan yang mengutuk dan memohon agar Indonesia membatalkan hukuman mati. Against Human Rights! Melanggar hak azazi manusia. Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Dimana Indonesia mengatakan ini adalah hukum negara kami. Disitu hukum harus dilaksanakan. Menurut petikan dari Professor Fuller dalam bukunya The Morality of Law, ada delapan asas yang harus dipenuhi suatu sistem hukum. Asas – asas tersebut adalah : Suatu sistem hukum harus mengandung peraturan – peraturan, tidak boleh sekadar mengandung keputusan ad hoc ; Peraturan – peraturan yang dibuat harus diumumkan ; Peraturan – peraturan tidak boleh ada yang berlaku surut ; Peraturan – peraturan harus disusun dalam rumusan yang dapat dimengerti ; Suatu sistem tidak boleh mengandung peraturan-peraturan yang bertentangan satu dengan yang lain ; Peraturan – peraturan tidak boleh mengandung tuntutan yang melebihi apa yang dapat dilakukan ; Tidak boleh ada kebiasaan untuk sering mengubah – ubah peraturan sehingga menyebabkan orang kehilangan orientasi ; Harus ada kecocokan antara peraturan yang diundang – undangkan dengan pelaksanaan sehari-hari.

peopleMenurut saya rumusan dari professor Fuller sangat jelas, professor dari Harvard itu menjabarkan bagaimana hukum secara sah yang dibuat sendiri oleh manusia untuk mendisiplinkan diri mereka sendiri adalah saklek. Tidak boleh mencla-mencle. Masuk akal sih! Bagaimana kita akan mampu menegakkan hukum kalau kita sendiri hobby bermain-main dengan hukum ini? Ada yang mengaku lebih tahu kronologis peristiwa sesungguhnya tetapi tidak mampu merumuskan bukti-bukti yang real dan tersusun rapi, tidak mampu bertindak cekatan dan cerdik untuk membela dirinya sendiri, kebingungan lalu menyalahkan sistem hukum. Pembelaan yang dilakukan adalah dengan cara menyebarkan cerita dari mulut ke mulut. Mana kebenaran dan mana fitnah menjadi rancu ketika hukum tidak diikuti secara runtut dan prosedural. Ujung-ujungnya saling mengarang bebas. Bagaimana dengan mereka yang benar-benar mempermainkan hukum, curang, kong-kalikong dan entah menggunakan cara apa? Jikapun benar ada orang-orang semacam itu, terpaksa didoakan saja! Well, kita nggak tahu matinya mereka nanti bagaimana? Jika kita masih sangat takut terhadap hukum Tuhan, pergerakan yang ada dihati kita hanyalah melakukan kebenaran, kebaikan dan kejujuran. Diluar itu memang sudah hukum setan, mau dimodifikasi apapun sudah bukan urusan kita, manusia. Tetapi dikembalikan pada batasan langit. Diatas langit, masih ada langit. Bagaimana kelanjutan kisah Mary Jane? Ditangguhkan atau dibatalkan? Only God knows,…

Facebook Comments
Telah dibaca 91 x , hari ini 1 x

About Josephine Winda

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif