Home » SOSIAL BUDAYA » Catatan Harian » Apakah Seorang Penyakit Epilepsi Tidak di Perbolehkan Merawat Seorang Anak ?

Apakah Seorang Penyakit Epilepsi Tidak di Perbolehkan Merawat Seorang Anak ?

Namaku panggil saja Carlen, aku memang dari sejak SMP hingga sekarang mempunyai riwayat sakit Epilepsi. Umurku saat ini 32 tahun. Perjalanan kehidupan rumah tanggaku yang dipisahkan dengan anakku, hingga akhirnya rumah tanggaku pisah.

Awal Mulanya Saya Bertemu Dengan Mantan Suami Saya Di Rumah Saya Di Perkenalkan Papa saya dan Bapaknya. Mantan Suami Saya Adalah Seorang Guru Bahasa Inggris di suatu tempat Les Privat yang ada di Daerah Cikarang. Pendidikannya S2 Lulusan dari Amerika. Umurnya saat berkenalan dengan saya sudah 36 tahun. Sedangkan umur saya saat itu sudah 29 tahun. Namanya sebut saja Rio Andara. Jadi saya Dan Kak rio itu Beda 7 tahun. Saya menganggap Kak Rio ini adalah sosok laki-laki yang dewasa dan bisa menjadi pemimpin di keluarga kecil saya nanti.

Dari awal mula perkenalan saya dengan kak rio, kami memang merasa cocok. Perkenalan saya dan kak rio hanya sekitar tiga bulan. Setelah itu keluarga kak rio menginginkan segera secepatnya kami untuk menikah. Hingga akhirnya kamipun memutuskan untuk menikah. Sebelum saya menikah, saya di Ajak Belanja dari Papi dan Maminya kak rio untuk keperluan seserahan pernikahan kami. Saat kami sedang berbelanja, Saya Sempat stress, penyakit epilepsi saya kambuh, Karena Saya sendiri pusing melihat Pola hidup maminya yang berbelanja serba mau yang paling termahal. Saya melihat pola kehidupan mereka seperti itu rupanya Sedangkan kehidupan saya Sangat Sederhana jauh berbeda dengan keluarga kak rio. Saat penyakit Epilepsi saya kambuh, itu untuk pertama kalinya keluarga dari kak Rio sudah mengetahuinya, sebelum kami menikah. Tidak ada yang keluarga saya tutupi. Saat itu keluarganya kak rio, tetap bisa menerima saya.

Tepat Pada Tanggal 22 desember 2013 Pada hari Minggu Kami menikah. Setelah Menikah Saya Tinggal Di Cikarang Di rumah Mantan Suami Saya Pada Awalnya Rumah Tangga kami berdua Awalnya Baik-Baik Saja dan Saya Sendiri Sudah jarang kambuh Sakit epilepsi. Pada Awal Bulan Febuari 2014 Alhamdulilah Saya Sudah Hamil dan selama hamil saya Jarang Sekali Kambuh Dari sakit epilepsi. Ketika saya Hamil saya Suka Shalat Sunat Tahajud dan saya selalu membaca Al-Quran Mengaji Setiap Hari. Saya Juga Melaksanakan Puasa Ramadhan Selama 30 hari, Serta setiap Malam selama bulan Ramadhan ketika saya Hamil selalu menjalankan Shalat Tarawih. Saya dan mantan suamiku selalu rutin setiap Bulan memeriksa kandunganku.

Setelah Usia Kandunganku Sudah 9 bulan Aku Dan Kak Rio Ke Jakarta. Sambil Menunggu kelahiran anak pertama kami. Aku menginap di rumah papaku di jakarta. Memang aku Dan Mantan suamiku sudah merencanakan untuk melahirkan di jakarta. Setiap sabtu mantan suamiku selalu pulang ke jakarta dan juga memeriksa Kandunganku di rumah sakit dekat dari rumah Papaku. Perkiraan dokter kandunganku pas di usg anak ini akan lahir anak laki-laki. Tetapi Maminya Kak Rio berharap ke aku ingin cucunya perempuan. Karena kebanyakan cucunya laki-laki semua. Sedangkan kak asep menginginkan mempunyai anak laki-laki supaya bisa mirip dengan ibunya. Kalau anak cewek mirip bapaknya. Dokter kandunganku, Dr ferdi memperkirakan anak kami akan lahir pada tgl 23 oktober 2014.

Tak disangka-sangka kehendak allah berkata lain, ternyata anak saya lahir lebih cepat, pada tanggal 17 Oktober 2014 pada hari jumat setelah shalat jumat. Sebelum melahirkan aku juga sempat shalat subuh. Sesudah sehabis Shalat subuh perutku semakin kesakitan hingga akhirnya aku dilarikan ke  rumah sakit dekat dari rumah papaku. Selama peroses melahirkan yang mendampingiku di rumah sakit yang menungguiku melahirkan disebelahku hanyalah adikku muti yang berada di sampingku,bukan mantan suamiku. Hingga akhirnya anakku lahir secara Normal dan alhamdulilah sehat. Saat anakku lahir, yg adzan papaku sendiri sesudah sehabis pulang shalat jumat. Keluarganya kak Rio sempat datang dan menengok aku di ruang persalinan. Saat itu di hari itu yang melahirkan  secara normal di rumah sakit hanyalah aku sendiri saja, yang lainnya operasi cesar. saya selalu memberikan asi ekslusif untuk anakku. Sehabis melahirkan  tanpa di dengar orang lain maminya kak  Rio sempat bilang emangnya kamu yang bayar semua biaya rumah sakit ini. Cuman ngomong berdua sama saya,  yang ada juga saya kata maminya yang mengeluarkan biaya rumah sakit melahirkan kamu. Kak Rio saat itu masih berada di cikarang, sibuk bekerja. Akhirnya, mantan suamiku hari sabtu sore datang sesudah sehabis pulang kerja. Pada hari minggunya Aku sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Aku pulang ke rumah papaku. Di antar dari mantan suamiku dan adik dari mantan suamiku.

Selama 2 bulan Sesudah melahirkan untuk Sementara  saya tinggal di rumah papa saya. Saya yang Merawat, Memandikan, yang menjemur, yang Menyusui, Semua saya kerjakan sendiri. Tetapi saya juga sempat di bantuin sama papaku untuk Membuat Akte Kelahiran Anakku. Anak Kami kami beri Nama David Aulia Firdaus.

Pada Bulan januari 2015 Kami bertiga pulang ke cikarang. Aku sama kak rio mulai membagi-bagi tugas karena tidak ada pembantu. Waktu usia david 5 bulan david sangat lucu,putih, imut kayak orang barat kayak  masa kecil aku. Ternyata Kebanyakan orang ngomong Bahwa david  sangat mirip putih sama kayak ibu kandungnya. Pada waktu david Usia 6 bulan aku sudah memasak bubur beras merah pakai ati ayam, pakai wortel di parut kadang-kadang pakai bayam, atau pakai brokoli dan sayur Kembang kol supaya david  pintar.  Jadi supaya David cepat berjalan aku kasih kaldu dari ceker Ayam.  Dan waktu itu Rumah Tangga kami baik-baik saja. Pada Usia 9 Bulan David Sudah bisa jalan di Tempat Tidur, aku dan kak rio tidak menyangka david bisa berjalan di tempat tidur. Dia kalau mau minum di usia 9 bulan gak pernah pakai botol susu. David maunya pakai sedotan. Dari situ saja sudah kelihatan bahwa david anaknya pintar, pandai dan cerdas. Pada bulan September 2015 memang david bangun malam tidak aku susuin dan akhirnya setiap malam kira-kira jam 2 malam aku dan kak Rio ribut setiap malam. Pada waktu itu asih aku demi allah tidak keluar. Jadi anakku hanya ngempeng. Aku juga sempat mengasih susu bubuk untuk  david waktu usia david 11 bulan supaya david terbiasa minum susu bubuk  dan  aku juga selalu mengasih keju di parut untuk david. Aku berharap supaya anakku david pandai dan cerdas.

Pada bulan Desember 2015,  Aku hampir mau bunuh diri dan Sangat Terpukul. Pada waktu itu papaku dan adikku bersama pacarnya sempat datang, karena aku hampir mau bunuh diri ingin menyusul almarhum mamaku. Karena Kak Rio Tidak izinkan untuk saya bertemu dengan temanku yang bernama susi di lipo cikarang. Susi hanya mau bertemu berdua sama aku. Aku mau kerja untuk membantu kak Rio. Pada hal aku dan susi hanya ingin membicarakan masalah pekerjaan, Bukan yang lainnya. Aku jadi sedih. Karena kenapa selama ini penghasilan kak Rio tidak mencukupi dan selalu mengambil uang dari rekening atm tabungan saya.Bahkan atm tabungan saya sendiri saja di pegang sama kak Rio. Selama ini kak Rio tidak pernah ada keterbukaan untuk gajinya kepadaku, walaupun saya sebagai seorang istrinya saat itu. Saya benar-benar tidak tahu gaji suami saya berapa. Memang sesudah habis gajian Tanggal 27  setiap bulan dia selalu mentransfer ke rekening tabungan saya Rp 500.000. kadang – kadang Rp 300.000 dan Rp 900.000.  dan dia cuma bilang sudah bayar air Rp 80.000 serta bayar listrik Rp 200.000. Dia kalau duitnya habis selalu mengambil dari atm tabungan saya. Jadi yang terlalu mengatur keuangan selama ini kak Rio. Bukan istrinya sendiri. Pada hal saya terbisa mengatur keuangan, karena saya terbiasa hidup hemat. Saya sudah pernah di uji dari orang tua saya, Saya bisa semuanya.  Kak Rio selama ini hidup berumah tangga denganku selalu ada yg di rahasiakan dari saya.  Bahkan saya juga pernah di bohongin sama kak Rio sendiri. Pada hal setiap minggu kalau kami tidak ke jakarta aku sempat belanja di pasar cikarang dekat dari kantornya kak Rio. Setiap Minggu kalau Mau belanja ke pasar aku selalu di kasih Rp 100.000. Kalau kak Rio dan david menunggu di kantornya kak Rio. Sesudah berbelanja kebutuhan rumah, kak Rio itu selalu bertanya berapa total belanja ke pasar. Jadi kak Rio selalu mengatur keuangan. Bahkan selama aku hidup berumah tangga dengan kak Rio tidak pernah aku boros  dan aku tidak pernah meminta apapun dari dia. Kalau saya membeli sesuatu hanya untuk kebutuhan dan untuk kebutuhan david.  Bahkan untuk kebutuhan anak pun saya korbankan biarlah lebih baik pakai uang saya sendiri.

Selama ini saya sakit epilepsi saya kambuh sudah terlalu banyak tekanan dari kak Rio mantan suami saya dan mertua saya apalagi kalau mendengar omongan-omongan maminya sangat menyakiti hati batin saya.  Pada hal saya orangnya sudah terlalu banyak mengalah dan mengikuti kehendak  kemauan mantan suami saya dan mertua saya walaupun saya di omelin saya tetap diam. Bagi saya lebih baik mengalah bukan berarti kalah. Tetapi mengalah untuk kebaikan orang lain.  Kisah kehidupan kami bertiga di cikarang sangat sederhana. Jadi saya sangat sedih dan terpukul cukup berat.  Kalau saya sifatnya kalau membeli sesuatu berdasarkan kebutuhan saja. Lebih baik uangnya di tabungkan untuk kebutuhan david. Dan lebih baik mengasih sedekah sama fakir miskin serta membayar infak. Kalau saya pribadi untuk  kebutuhan keluarga saya, akan saya korbankan apalagi untuk kebutuhannya david baik baju, makanan, popoknya, susunya dan lain-lainnya. Lebih baik juga berbagi sama orang-orang yang tidak mampu. Untungnya allah swt selalu memberikan kekuatan kepada saya atas semua ini.

Pada Tanggal 6 febuari 2016 kami bertiga selalu menginap di rumah maminya kak Rio. Akhirnya pas kami bertiga menginap di rumah maminya kak Rio, anak kandungku menangis tidak di kasih asih dan waktu itu juga david Cuma ngempeng doang demi allah saya tidak berbohong. Asih saya tidak keluar jadi David cuman mau ngempeng doang. Pada malam itu sebelumnya saya sudah bangun sudah saya kasih susu bubuk,susu friso susu yang saya dapat hadiah  waktu menulis artikel. Namun, malam itu kira-kira jam 2 pagi david menangis, akhirnya maminya dan dedi mendengar  atas semua ini dan marah. Jadi anak kandung saya david di tahan dari mertua saya supaya david tidak ngempeng lagi. Jadi saya di pisahkan dari anak saya oleh mertua saya. Pada hal saya sudah minta maaf ke maminya. Kata mami kak Rio “carla Cuma pura-pura dia pintar bersandiwara.” Perasaan saya sangat sakit saat itu. Hingga keluarga saya mendengar tentang ini semua, bahwa saya dipisahkan dari anak saya oleh mertua saya, karena supaya anak saya tidak ketergantungan kepada saya.  Di depan keluarga saya saja, maminya berani ngomongnya kayak begitu merendahkan saya. saya hanya diam dan tidak melawan, karena saya menghormati orang tua suami saya saat itu. Maminya itu benar-benar ingin menguasai, serta memonopoli anak kandung saya si david. Jadi mertua saya juga menginginkan memisahkan anak kandung saya dengan saya sebagai ibu kandungnya karena dia merasa sudah banyak membiayai kehidupan rumah tangga saya.  Tetapi masalah ini sudah pernah di bicarakan secara kekeluargaan.  Bahkan keluarga saya mau pakai surat perjanjian dan matrai, supaya anak saya di kembalikan bersama saya.Tetapi mertua saya tetap  tidak bisa menerima perjanjian tersebut dan menolak perjanjian itu. Mertua saya tidak tahu sampai kapan menahan anak saya dirumahnya dan tidak diperbolehkan seorangpun mengambil cucunya dari rumah itu walaupun saya sebagai orang tua nya david. Maka dari itu semua ini sudah di monopoli di kuasai keluarganya kak Rio selama ini. Dari awal menikah kak Rio selalu saja mengikuti kehendak kemauan mami dan dedinya.  Kak Rio sendiri sebagai mantan suami saya tidak bisa mengambil keputusan dan ketegasan untuk anak kandungnya sendiri dan selalu saja mengikuti kemauan dan kehendak maminya selama hidup berumah tangga denganku.  Pada hal saya sudah baik banget sama kak Rio melayani kak Rio dengan baik. Mungkin orang lain bisa menilai atas semua ini. Kalau wanita lain kata teman-temanku sudah di tinggal orang kayak kak Rio. Makanya sahabatku bilang susi dan dian Saya  sudah terlalu banyak tekanan dari mamiNya. Sampai sekarang Saja Anak  Kandung Saya masih di tahan Dari mertua saya dan mertua saya memonopoli atas hak asuh anak saya ini.

Selama ini Kisah kehidupan Saya  Sudah  Terlalu Banyak Mengalah di Keluarganya Kak  Rio. Keluarganya Kak  Rio orang tuanya sudah terlalu Banyak Mengatur Dan Monopoli. Di keluarga Besar saya tidak ada yang seperti itu baik teman-teman saya. Makanya saya sangat sedih dan terpukul atas semua ini. Pada hal waktu kami bertiga tinggal di cikarang yang merawat david, yang bawa ke posyandu di cikarang, yang ngasih makan, yang masak buburnya david saya semua. yang mandiin david kalau sore saya. tetapi kalau paginya kak Rio. Bahkan yang beli popok dan susunya saya semua belanja untuk kebutuhannya david. Bagaimana pun juga Kak Rio Selalu mengikuti Kemauan dan kehendak orang tuanya. Pada waktu itu sudah di bicarakan Secara Kekeluargaan Baik-baik Dengan papa saya, dedi dan maminya, serta adik-adik saya juga kak Rio. Gimana saya tidak mau bunuh diri Karena sedikit banyaknya saya sudah cukup terlalu banyak tekanan dari mertua saya. anak  kandung saya david  di tahan sama mereka, Sudah jelas-jelas saya ibu kandungnya punya hak penuh. Pada hal saya melahirkan david dengan susah payah melahirkan secara sehat dan normal tidak begitu gampang. Habis Air mata saya setiap malam Berdoa untuk Anak Kandung Saya. Karena hati batin Saya Dengan Anak kandung Saya Sangat kuat.

Kak Rio sendiri Pernah Bilang Ke papa Saya ingin jadi supir busway, karena penghasilannya masih kurang mencukupi kebutuhan keluarga kami. Tetapi tidak di suruh dari papa saya. Karena pendidikan kak Rio S2 dari amerika. Jangan Rio nanti reksikonya lebih tinggi. Bisa ke serempet,bisa menabrak orang lain. Pada waktu itu saya sempat menginap di rumah papa saya dan maminya kak Rio pernah mengadu domba antara papaku dengan Kak Rio. Maminya bilang ke kak Rio kalau papaku menginginkan anaknya bercerai dengan dirinya. Jelas-jelas papaku tidak ada jalan pikiran ke arah sana. Maminya sangat pintar mebolak-balikan fakta.mulutnya sangat manis. Hingga akhirnya maminya berhasil mengadu domba antara papaku dengan mantan suamiku. Papaku tidak bisa terima, hingga akhirnya papaku telpon dan bilang ke maminya kak Rio ibu orang munafik kalau bicara jangan di belakang saya, kalau berani di depan saya, jangan suka ngomel-ngomelin anak saya.

Kak Rio waktu itu sempat menjemput saya di rumah Untuk Kami berdua melihat david yang di tahan dari orang tuanya.  Kak Rio juga bilang sama aku, dia juga ingin mempertahankan rumah tangganya Dengan aku.  Aku yang akan mendidik kamu. Hari senin aku dan kak Rio akhirnya pulang ke cikarang tanpa membawa anak kami. Akhirnya dua minggu kemudian hari sabtunya setelah kak Rio pulang ngajar kami Berdua Menengok david dan acara ultah keponakannya. Saat saya berada di rumah mertua saya, Saya ingin sekali memandikan david tetapi tidak di perbolehkan sama kak Rio, sudah ada pembantu untuk mengurus david, karena dia bilang semua ini sudah di bayar maminya. Jadi pembantunya mbak rina sudah di percaya mami untuk mengurus david. Kata kak Rio itu sudah di bayar mahal sama mami. Saya sendiri sempat nangis. Disana di rumah maminya habis saya di omel-omelin.Jelas-jelas saya sudah inisiatif untuk duluan memandikan david, tetapi saya selalu dilarang untuk dekat dengan anak saya dan saya selalu di salahkan trus oleh maminya. Pada hal selama ini di omelin saja saya sudah terlalu banyak diam dan mengalah selama ini. Akhirnya saya juga mengikuti kehendak kemauannya kak Rio sebagai mantan suami saya. Aku selama hidup Berumah Tangga dengan kak Rio tidak pernah sedikit pun meminta apapun dari dia.

Pada waktu hari minggu aku dan kak Rio menginap di rumah maminya. Hari hujan Aku dan Kak Rio mau beli popok, susu ultra mimi, kata kak Rio sudah baju biasa saja dan pakai jilbab cuman ke indomaret di depan Rumah Mami. Kata Mami Ganti baju Nanti Di kira orang kamu Pembantunya Kak Rio.  Ngeri banget mulutnya kalau ngomong Ke aku. kalau beli susu ultra mimi sekardus untuk sebulan ngomelin kak Rio dan aku. Sabar Ya allah berilah aku Kekuatan atas semua ini Ya allah. Maminya selalu saja membanding-bandingkan aku dengan mantu-mantunya yang lain. Tuh liat mbak ira,bapaknya mbak ira anak seorang bos bumn, bapaknya mbak ira bos bumn bosnya dedi. Kata mbak ira sini mami biar ira saja yang mencuci pakaian mami. Habis saya di pojok-pojokin terus dari maminya kak Rio. Mami selalu saja membanggakan mbak ira di depan mata saya. kata mami “punya mantu kayak kamu sudah tidak menghasilkan dan sudah tidak menguntungkan.”  Pada hal di cikarang saya setiap hari selalu mencuci pakaian saya dan kak Rio. Bahkan selalu menjahit pakaiannya kak Rio kalau robek. Apa itu di bilang sebagai istri kak Rio kurang baik?? Setiap sehabis subuh pada hal saya selalu memasak, mengepel, menyampu, dll, bahkan menyiapkan makanan sarapan pagi untuk kak Rio. Bahkan shalat wajib saya selalu berjemaah sama kak Rio dari awal kami menikah.  Aku selalu saja di banding-bandingkan dengan mbak ira istrinya kak aldi. Gimana aku gak sedih. Ya allah berikan aku kekuatan atas semua ini. Habis air mataku.

Pada awal maret keponakanku lahir, ada acara aqiqah Tanggal 9 maret anaknya rini, aku dan kak Rio tidak datang.  Tetapi meskipun aku tidak datang aku sudah nitip kado ke papaku untuk anaknya rini bahwa aku tidak datang. Karena David masih di tahan dan di monopoli dari orang tuanya kak Rio sendiri. Selama ini keluarga besarku sudah terlalu banyak mengalah bahkan menangis mendengar semua ini. Memang sih aku dan papaku selalu menutupin dari keluarga besarku. Bagaimanapun juga mereka akan nanya david.  Sama halnya di lingkunganku di cikarang, kalau ketemu aku selalu saja ditanyain david. Kemana david lalu saya bilang david di rumah oma opanya di jakarta dan saya juga menghindar tidak mau terlalu banyak bicara kepada tetangga saya. walaupun tetangga di depan rumah saya selalu bertanya kepada saya, carla kenapa gak main ke rumah saya dan ajak david?  Alasan Saya mau berberes-beres rumah. Karena sedikit banyaknya orang lain akan tahu bahwa orang tuanya kak Rio sudah terlalu banyak mengatur, memonopoli, merebut anak kandungku bahkan suka membangga-banggakan harta. Keluarga Besar Saya saja Sedih Mendengar Omongan Ucapan Maminya kak Rio Selama ini Terhadap Saya. Apalagi Selalu Saja Menghina Saya, Memojok-mojokin Saya  Dan Mengomel-Mengomelin Saya di depan Adik-adik Saya.

Pada Tanggal 16 April 2016 Saya dan  Kak Rio Menginap di rumah Maminya. Pada Tanggal 17 April 2016  Hari Minggu Saya Berulang tahun Yang Ke 32 tahun.  Teman-teman saya kalau di facebook pada mengucapkan semua waktu ultah saya. Adik saya ingin Mengajak Saya untuk Berbicara Bertiga Beradik.  Jangan ajak Kak Rio ya Carla Karena Masalah keluarga kita. Tetapi Karena adikku yang cewek tidak datang jadi aku bertemu cuman berdua doang dengan adikku yang cowok. Karena saya juga semenjak saya tinggal berdua sama Kak Rio saya sangat jarang Untuk ketemu Sama adik-adik Kandung  saya dan Papa saya. Saya selalu mengalah dan lebih banyak berkorban untuk keluarganya kak Rio. Pada tanggal 18 April 2016 Saya Dan Kak Rio pulang ke cikarang sesudah sehabis shalat subuh, mami Dan dedi juga ikut ke cikarang dan membawa david. karena David hari seninnya harus di imunisasi. Dan kami tidak satu mobil dengan orang tuanya. Kalau saya dan kak Rio  naik mobilnya Cuma berdua.  Tetapi kalau dedi dan mami sama david naik mobil bertiga. Seharusnya David ikut orang tua kandungnya. tetapi ini semuanya sudah di kuasain dari mami dan dedi. Dan kami berdua sebagai orang tua kandungnya cuman di suruh bawa david untuk imunisasi dpt di rumah sakit harapan keluarga. Akhirnya  aku dan kak Rio sama david pergi ke rumah sakit harapan keluarga di cikarang untuk imunisasi dpt. Kami bertiga datangnya pagi-pagi. Di kirain orang bagian pendaftaran bahwa anak kami sakit. Alhamdulilah david sehat. Ke rumah sakit pagi-pagi hanya untuk cuman imunisasi doang. dedi dan mami hanya menunggu kami di rumah kami di cikarang,tidak ikut ke rumah sakit. Sesudah Kami Bertiga Pulang Dari Rumah Sakit Harapan Keluarga, Semua biaya Uang Imunisasi Rp 300.000 Sudah di bayar Sama Kak Rio Pakai Duit Dia sendiri, Semua itukan sudah Tanggung Jawab Dia sebagai orang tuanya david. Tetapi Mami tetap saja mengganti uangnya kak Rio. Jawabannya kak Rio ah gak usah mami. Gimana mami gak menguasai semuanya terhadap anak kandung kami?? Ini saja semuanya sudah di monopoli dari orang tuanya. Tetapi kak Rio sendiri sebagai suami tidak tegas terhadap orang tuanya. Jauh berbeda dengan aku.  Kalau membeli kebutuhannya david aku selalu mau pakai duit aku sendiri. Tegas sama papaku. Gak mau pakai duit orang tuaku. Itu sudah sifat aku. Mami selalu saja ngomel-ngomel terus di rumah kami. Kerjaannya selalu memeriksa terus di rumah kami. Baik untuk kebutuhan untuk memasak di dapur. Ya ada gak cabe, bawang merah, bawang putih?  Aku jawab bawang putih yang tidak ada. Pada hal aku setiap minggu sesudah habis subuh aku dan kak Rio selalu ke pasar. Pasarnya sangat dekat dengan kantor dia. Jadi dia menunggu aku di kantornya. Sebelum belanja aku di kasih uang Rp 100.000 dan selalu  mengambil dari atmku. Sesudah aku pulang dari pasar di tanya lagi berapa total belanja semua. Pada hal almarhum mamaku tidak pernah di tanya papaku kayak begitu. Di keluarga besarku juga tidak ada yang seperti itu. Baik adikku yang cowok sudah nikah tidak pernah menanya istrinya kayak gitu. Baik teman-temanku. Jadi mereka mendengar semua ini jadinya ketawa. Justru merekalah yang  sangat prihatin sama aku dan istigfar. Kak Rio sudah  terlalu mengatur banyak setiap kalau belanja selalu di tanya total belanja terhadap saya. pada hal saya tidak pernah selama berumah tangga dengannya meminta apapun dari dia.  Sesudah itu david langsung di bawa pulang ke jakarta rumah mami dan dedi.  Tetapi david selalu salaman sama orang tuanya.

Pada hari selasanya maminya meneleponin saya dan menterorin saya. sudah di bersihkan gak kamar mandinya semuanya saya jawab sudah mami. Terus menerorin saya. emangnya kamu semua yang biayain david.  Yang ada juga saya dan bpknya.  Selalu saja di ungkit-ungkit kayak biaya melahirkan. Sudah yang mengurus anakmu saya.  jadi ngeri banget omongan-omongan beliau itu terhadap saya. pada hal di sebelah saya malaikat-malaikat itu selalu mendengar omongan-omongan mami terhadap saya.  Apalagi kalau pergi kondangan keluarga besarnya kak Ri, ah ini sih sepatu sandal untuk pergi ke pasar. Itu merupakan sudah menghina saya. lebih baik saya diam tetapi allah maha mendengar apa yang di omongin terhadap saya selama ini. Setiap terima telepon dari beliau, ngeri banget omong-omongannya mami selama ini terhadap saya. selama ini omong-omongan mami sudah keterlaluan terlalu banyak mengatur anak-anaknya. Baik kalau ultah cucu-cucuknya. Maupun di acara keluarga besarnya. di dalam hati batin saya aku selalu berkata  sabarkanlah aku dalam menghadapin semua ini ya allah, berikanlah aku kekuatan ya allah atas semua ini.

Di telepon oleh maminya bilang ke bapakmu hari minggu tanggal 24 april  jam 10.00 wib kami sekeluarga mau datang ke rumah bapakmu dan saya sudah memberi tahukan kepada papa saya. Tetapi papaku bilang ke aku hari minggu memang tidak bisa. Bahwa papaku saja selalu ada acara reuni dengan teman-temannya di bogor. Bahkan papaku juga bilang ke orang tuanya mertua istrinya adikku. Dan aku sendiri tidak bisa memaksa papaku sendiri untuk pergi ke bogor. Papaku selalu bertanya kepadaku di tlp ada apa carla ortunya kak Rio mau datang ke rumah papa tidak ada tujuan yang jelas? Aku bilang mau silaturahmi. Gak mungkin kata papaku. Adik-adikku juga meneleponku juga bertanya? seharusnya yang menghubungin papa, orang tuanya kak Rio atau kak Rio, Bukan kau carla. aku bilang aku  gak tahu papa.  Tetapi aku pada malam harinya selalu shalat tahajud berdoa.  Ya allah sabarkan aku untuk menghadapi ini semuanya ya allah. Berilah aku kekuatan ya allah untuk menghadapi ini semuanya. Sehatkanlah aku  dan anak kandungku ya allah. Apalagi hanya engkau yang lebih tahu atas semua ini ya allah. Bahwa aku sudah di pisahkan sama anak kandungku sendiri ya allah.  Tetapi hati batin aku sangat kuat sekali terhadap anak kandungku david. Mudah-mudahan david menjadi anak yang soleh dan pandai ya allah. Aku sangat mengeri kalau ajal itu  datang dari allah swt menimpa mereka. Apalagi orang kayak aku seorang penderita epilepsi sudah di buat seperti itu dari mereka ya allah. Kehidupan aku sudah cukup di hina, di pojok-pojokin dan di omelin habis. Hanya engkau yang lebih tahu ya allah. Sudah cukup ya allah kehidupan saya di buat menderita seperti ini ya allah. Memang sih Kak Rio juga bilang sama saya semuanya di mobil, rumah milik mami. Jadi semuanya punya mami kalau saya tidak punya apa-apa carla. Dia bilang ke saya rumah di cikarang akan di jual mami. Kalau saya mau ngekost carla kata kak Rio. Itu hukuman dari mami dan dedi. Jadi aku di suruh tinggal di rumah papaku. Memangnya hati batin saya mengatakan ada aneh sama sifatnya kak Rio dan selama ini ada di rahasiakan dari saya sendiri. Bahakan saya sendiripun sudah di bohongin dari kak Rio sendiri.

Pada tanggal 23 april 2016  hari sabtunya kami ke jakarta. Sesudah kak Rio pulang mengajar. Malam minggunya keluarganya kak Rio datang dengan orang tuanya dan adik-adik kandungnya. Mbak kiki dan kak aldi. Kalau saya  satu mobil dengan dedi dan kak Rio. Tetapi david ikut bersama saya. Di antar ke rumah papa saya. kak asep juga di suruh dari mami. kak asep kenapa gak di antar ke rumah papanya sesudah habis magrib?  tetapi papa saya benar-benar tidak ada di rumah. Malam minggunya papa saya benar-benar tidak ada di rumah. Saya buka kunci pagar. Gemboknya tidak bisa dan sudah di ganti. Bahkan lampunya di depan gelap. Saya sempat nelepon ari adik saya sendiri.  Adik saya saja malamnya harus kerja di kantor lembur lagi. Akhirnya kak Rio ngomong ke ari. Untuk apa saya berbohong. Memang benar kok papa saya pergi ke bogor. Ada acara reuni sama temannya. Saya sangat sedih. Ya allah untuk apa saya berbohong lebih baik saya berkata jujur. Berilah aku kekuatan ya allah. Dan akhirnya saya dan keluarganya kak Rio pulang ke rumahnya mami. Karena papa saya tidak ada di rumah. Pada waktu hari minggu tanggal 24 april 2016 kak Rio sudah bilang ke saya mau mengugat cerai saya. gara-gara membaca sms adik saya ari. dan lebih baik kita berteman saja. Dia memberi tahu ke mami dan dedinya tentang sms adik saya itu.  Adik saya sms itu karena, keluarga kak rio sudah benar-benar memaksa keluarga kami untuk membukakan pintu di rumah papa saya, yang jelas-jelas saat itu keluarga papa saya beserta adik-adik saya sedang sibuk. Semua itu mereka jadi emosi. Akhirnya adikku muty telpon aku, mau ke rumah papa mau ngapain? Aku bilang mau silaturahmi. Akhirnya telepon aku dari muty aku kasih ke kak Rio. Biar kak Rio yang ngomong langsung ke adikku muty. Hingga Akhirnya sesudah sehabis shalat isya, aku, kak Rio,dedi,mami, dan kak aldi ke rumah papa saya, tetapi david anak kandungku tidak ikut dan di taruh di rumahnya mbak kiki sama mbak rina. Hingga akhirnya keluargaku, papa dan adik-adikku sudah menunggu.keluarganya kak Rio. Pada hari minggu tanggal 24 april 2016 jam 20.00 wib kak Rio mengugat cerai saya karena tidak mampu dan sudah jatuh talak 3 terhadap saya. saya sendiri saja sangat kaget dia ngomong seperti itu. dia bilang begitu di depan papa saya dan adik-adik saya. bahkan adik saya bilang kak Rio itu mengugat cerai kau carla, dia itu  tertawa di depan  oarang tuanya dan tertawa di depan adik saya dan papa saya. Kata adikku muty dia itu sudah berniat jahat sama kau carla bahkan kak Rio itu sudah banyak bohongin kau kak carla. Berarti kamu kak carla sudah di tendang secara halus dari keluarganya kak Rio. Selalu saja mami erna membanding-bandingkan saya dengan mbak ira. Di depan keluarga saya saja berbicara seperti begitu. Selalu memojok-mojokan saya

Pada Tanggal 28 April 2016  Pakaian-Pakaian Aku saja Sudah di Antar dari dedi dan Kak Rio ke rumahku. Sebenarnya aku Dan papaku mau ngambil pakaianku dan pamit sama tetangga-tetanggaku di sana. Keluargaku bilang itu artinya kamu di tendang dan tidak  di berikan kesempatan untuk pamit sama tetangga-tetanggaku disana. Pada akhirnya hari kamis papaku tetap pergi ke cikarang dan pamit Sama RTnya. papaku juga ke rumah temannya tetanggaku di sebelah rumah kami di cibinong pak iswan, tetapi kami ngasih buku yasin almarhum mamaku sebagai kenang-kenangan dari aku.  Meskipun aku tidak ikut sampaikan salam aku untuk bu iswan, dan bu dewi. Dari situ saja mereka juga sedih sekali mendengar aku harus berpisah dengan mantan suamiku. Bahkan mereka yang mengasih minuman tradisonal jahe merah untuk aku. Bilang ke papaku salam juga dari bu dewi untuk carla. Tetapi hati batin aku sangat sedih sekali tetapi biarlah allah swt yang membalas perbuataan mereka selama ini terhadap aku. Karena sedikit banyaknya bahwa kak Rio itu selalu mengikuti kemauan kehendak orang tuanya.dan sifatnya mau menguntungkan. Adikku berkata, Dari awalnya dia tidak bisa mengambil keputusan dan ketegasan selama berumah tangga denganmu, selalu saja mengikuti kemauan kehendak orang tuanya. Dia di suruh menikah karena terpaksa di suruh dari maminya hanya untuk mempunyai anak dari keturunan kak Rio,karena umurnya juga yang sudah tua.

Pada hari minggu tanggal 1 mei 2016, anakku di antar dari mertua saya cuman sampai sore. Sorenya anak kandungku di jemput dari mertua saya. Tetapi untuk menginap saja tidak di perbolehkan sudah jelas-jelas saya ibu kandungnya. Pada hal saya bisa untuk mengurus dan merawat anak dengan baik. Sorenya dedi bilang ke saya besok datang ke sekolahnya david carla. Di mcdonal di tempat sekolah bermain anak-anak. Pada hari seninnya tanggal 2 mei 2016, Di tempat sekolahnya david pada hal saya bisa kok merawat, mendidik dan mengurus david dengan baik. Apalagi sekarang kehidupan saya sudah benar-benar di pisahkan dari anak kandung saya si david aulia firdaus. Papa saya dan keluarga besar saya di belitung, takut sekali kalau saya depresi cukup berat karena kehidupan saya sudah di pisahkan dari anak kandung saya.   Bahkan anak kandung saya david  sudah di monopoli dan di rampas dari mereka. Sudah jelas-jelas saya yang melahirkan david dengan susah payah lahir normal lagi. Jadi anak kandung saya sekolah hari senin,selasa dan rabu. Pada tanggal 11 mei 2016. Saya dan papa saya mau pulang ke belitong, sebelum aku pulang ke belitong aku juga sudah pamit sama anak kandungku david tetapi hati batin aku sangat sedih dan sudah cukup terpukul selama ini di pisahkan sama anak kandungku sendiri. tiba-tiba gak tahunya minggu depan ada surat pemanggilan sidang cerai dari pengadilan agama tiga karsa. Untuk hadir sidang penceraian hari rabu tanggal 18 mei 2016. Jadi saya dan papa saya di belitong Cuma seminggu. Pulang saya hari selasa tanggal 17 mei 2016. Karena hari rabunya sidang Tanggal 18 mei 2016, Pada waktu hari rabu sidang penceraian saja harus di mediator dulu.  Pada tanggal 1 juni 2016 sidang penceraian kedua.  Pada tanggal 8 juni 2016 sidang penceraian ketiga di suruh bu hakim bawa  2 orang saksi baik dari pihak kak Rio maupun pihak saya biar permasalahannya jelas. Kak Rio sebagai pemohon mengugat cerai saya karena ada pertengkaran dan perselisihan  rumah tangga tidak sesuai dengan apa yang dia omongin pada waktu tanggal 24 april 2016  di surat pemanggilan sidang cerai pada hal  dia gugat cerai ngomong di keluargaku di depan papa karena tidak mampu dari situlah aku bisa membaca apa yang dia omongin di keluargaku. Kalau saya bercerai sebagai termohon karena sudah tidak ada kecocokan lagi, dan adanya  intervensi dari orang tuanya kak Rio. Kalau saksi dari papa saya dan adik saya ari bilang ke bu hakim takut kalau saya depresi cukup berat akibat pisah dari anak kandung saya.  Selama ini lebih banyak  di tahan di rumah orang tuanya kak Rio. Untuk menginap di rumah saya saja, tidak diperbolehkan oleh maminya. Jelas-jelas itu anak kandung saya dan saya ibu dari anak tersebut. Mantan suami saya, setiap saya mau mengajak anak kandung saya main ke rumah saya, tidak mempunyai keputusan sendiri untuk memperbolehkan, selalu meminta izin dari sang maminya terlebih dahulu.

Saya sendiri sebagai seorang penderita penyakit Epilepsi kisah nyata selama ini kisah kehidupan saya sudah banyak di hina,dipojok-pojokan, bahkan di omel-omelin Dari mertua saya. selama ini sakit saya kambuh karena saya sudah terlalu banyak tekanan dari mantan suami saya dan mertua saya. pada hal semuanya hanyalah kekuasaan allah. bahwa saya mampu sebagai seorang penderita epilepsi yang melahirkan seorang anak secara sehat dan normal, serta merawat dan mengurus anak dengan baik. Pada hal semuanya ini kekuasaan allah dan kehendak allah. Mami  dan dedi selalu saja mencari kelemahan dan kekurangan saya selama ini. Di hina, di omel-omelin dan di pojok-pojokan di depan keluarga saya. anak kandung saya saja sampai di rampas, di rebut dan di monopoli dari orang tuanya kak Rio. Hati batin saya sangat sedih. Harapan saya, saya menginginkan anak saya kembali ke pelukan saya setelah selama ini di pisahkan terhadap saya

Facebook Comments
Telah dibaca 52 x , hari ini 1 x

About carolena

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif