Home » SOSIAL BUDAYA » Motivasi dan Inspirasi » Inspirasi » Protes Untuk Ayah

Protes Untuk Ayah

ayahSaya agak heran juga dengan teman saya yang bekerja dari pagi sampai malam hari.
Tapi masih sempat meluangkan waktu untuk menuangkan segala inspirasi dalam bentuk tulisan.Masih lagi begadang di depan komputer selama berjam jam dan masih sempat membalas semua pesan dari saya serta menolong teman teman yang lainnya. Saat saya bertanya tidak kah istri dan anak anak anda protes terhadap anda? Jawaban beliau adalah istri dan anak anak saya mengerti dan memahami tentang apa yang saya lakukan. Saya hanya berprinsip menolong orang selagi bisa itu kata teman saya. Yachh oke lah  saya tidak bisa bicara apa apa lagi dan hanya diam mendengar semuanya.

Tapi benarkah istri dan anak anak beliau mengerti dan memahami akan hal itu? Yakin nih? itu batin saya tapi tidak berani bertanya. Benarkah beliau sudah bertanya kepada istri dan anak anaknya tentang apa yang mereka inginkan atau jangan jangan mereka hanya takut saja ? Mudah mudahan tidak ya ha,,ha,,ha,,mudah mudahan mereka memang mengerti dan memahami.

Kalau saya yang jadi anaknya pasti saya akan protes kepada beliau seperti ini kira kira:

Ayah….
Bisakah kita bicara
Bisakah kita duduk berdua saja
Sekedar bercerita tentang indahnya dunia
Bisakah luangkan waktu sedikit saja
Untuk mendengarkan segala keluh kesah yang ada

Ayah….
Aku menyayangimu
Sama besarnya dengan rasa sayangku terhadap ibu
Kalau pada akhirnya aku lebih dekat dengan ibu
Itu karena ibu lebih punya banyak waktu untukku
Jadi bisakah ayah luangkan sedikit waktu untukku
Walaupun hanya mendengar sedikit cerita dariku

Ayah….
Aku butuh ayah bukan hanya secara fisik saja
Tapi aku butuh ayah secara hati juga
Aku bukan hanya butuh uang ayah saja
Tapi aku butuh ayah secara kasih sayang juga

Ayah….
Jangan sampai ayah menyesal nantinya
Karena sekarang aku sudah beranjak dewasa
Sudah memahami akan artinya cinta
Sudah tidak bisa ayah peluk dan cium seenaknya
Sudah tidak bisa duduk di pangkuan ayah karena malu juga
Sudah tidak bisa ada dalam buaian dan dekapan ayah seperti dahulu kala

Ayah….
Jangan sampai ayah menyesal nantinya
Saat tiba tiba aku datang bersama belahan jiwa
Calon suami dan menantu ayah nantinya
Calon ayah dari cucu cucu mu nantinya

Ayah….
Jika saat itu tiba
Aku tidak ingin ayah menangis sambil meneteskan air mata
Seraya berkata….
Ternyata kau sudah dewasa
Sebentar lagi akan menikah dan berumah tangga
Perasaan baru kemarin ayah menggendong kamu
Menimang kamu sambil menyanyikan sebuah lagu
Agar terlelap tidur mu

Ayah….
Aku tidak ingin mendengar ayah berkata
Kau bukan milik ayah lagi
Sebentar lagi kau akan pergi bersama suami
Karena sekarang kau sudah punya kehidupan sendiri

Ayah….
Jadi selagi bisa mari kita habiskan waktu bersama
Sekedar bercerita
Sederhana sekali kedengarannya
Tapi aku akan ingat itu sepanjang masa
Aku akan ingat bahwa aku punya seorang ayah yang hebat
Ayah yang sangat kucinta dan ku bangga

Jadi untuk para ayah khususnya cobalah untuk bertanya.Benarkah apa yang anda lakukan sudah sesuai dengan yang anak anak anda ingin kan? Benarkah apa yang anda lakukan sudah sesuai dengan yang anak anak anda harapkan? Benarkah apa yang anda berikan dan terbaik menurut anda sudah pasti terbaik menurut anak anak anda yang akan menjalani semua nantinya? Cobalah untuk sedikit meluangkan waktu sekedar bertanya dan bercerita tanpa disibukkan dengan urusan dunia semata.Karena waktu yang hilang dan terbuang tidak akan pernah terulang {hadehhh jadi mewek.com dah}

Tulisan ini saya dedikasikan untuk para ayah dan juga calon ayah yang ada di luar sana termasuk ayah saya juga. Semoga menjadi ayah yang baik dan hebat untuk anak anaknya
Terima kasih untuk teman saya karena sudah menjadi sumber inspirasi buat saya maaf ga bermaksud kualat juga ha,,ha,,ha,,untuk sejenak kita lupakan masalah usia yach anggap saja pemabalasan dari saya yang tertunda untuk anda ha,,ha,,ha,, ampuunnnn bercanda…ha,,ha,,ha
Buat para ayah semangat ya…..

Facebook Comments

About Ika Eviani

2 comments

  1. katedrarajawen

    MBak Ika ini cerdas sekali dengan tulisannya, dan hal ini pernah saya alami…kalau sebagai ayah yang egois, maka akan mengatakan anak dan istri baik2 aja ko dan mendukung, nah masalahnya seperti dalam tulisan ini, apakah sudah bertanya kepada mereka?

    Kalau kita sudah tahu ada komplain dari anak atau istripaling kita akan berusaha menutupi.

    Eits sebaliknya bagaimana dengan para ibu ya yang juga getol menulis dan saban hari mantengin FB nya? kadang bingung juga.

    Dulu karena lebih banyak pakai hp masih bisa memanfaatkan waktu2 luang dan sering juga dengan mencuri waktu, tapi kalau benar2 harus manteng terus di depan laptop atau komputer, benar2 terasa susah membagi waktunyahttp://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif

  2. Nah kalau yang itu tanyakan saja sama yang sudah jadi ibu2 bang Kate ha,,ha,,ha,,karena saya blm jadi ibu”ha,,ha,ha,,,semoga kelak saat saya jadi ibu gak kebanyakan mantengin fb mulu {amien} ha,,ha,,ha,beruntungnya mami saya gaptek ga tahu apa”ga kenal sosmed juga jadi cuma bisa tlpn n sms aja ha,,ha,,ha,,tante saya juga gitu gak kenal sosmed budhe juga gak kenal sosmed ada satu tante yg kenal sosmed tp males update sementara tante saya yg satu nya hampir tiap hari mantengin sosmed mulu kya ibu” yg lainnya masak update status salon juga update pokoknya semua update h,,h,,h,,pada akhirnya tergantung pribadi masing”kalau menurut saya Bang Katehttp://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif