Home » SOSIAL BUDAYA » Motivasi dan Inspirasi » Inspirasi » Kemampuan Menulis Biasa-biasa Saja Bukan Penghalang Untuk Terus Berkarya

Kemampuan Menulis Biasa-biasa Saja Bukan Penghalang Untuk Terus Berkarya

Sahabat Penulis, pernahkah merasa kurang percaya diri dengan karya yang anda hasilkan?Seberapa sering anda menghindar untuk menulis bahkan malas untuk meneruskan tulisan yang sudah kadung digarap sehingga menjadi terlantar. Padahal kalau sudah selesai, karya itu jelas membuka peluang kita untuk menembus penulis mayor. Apakah kita harus terus menerus meremehkan kemampuan kita dan menganggap unggul karya orang lain? Tentu saja kita tidak mau seperti itu. Alasan selalu ditolak oleh penerbit mayor biasanya menjadi dalih yang sangat lazim bagi kita untuk berhenti berkarya. Belum ada ide biasanya menjadi alasan berikutnya yang membuat kita malas untuk berkarya.   Padahal sebenarnya yang terjadi pada…

Review Overview

Logo

Sahabat Penulis, pernahkah merasa kurang percaya diri dengan karya yang anda hasilkan?Seberapa sering anda menghindar untuk menulis bahkan malas untuk meneruskan tulisan yang sudah kadung digarap sehingga menjadi terlantar. Padahal kalau sudah selesai, karya itu jelas membuka peluang kita untuk menembus penulis mayor. Apakah kita harus terus menerus meremehkan kemampuan kita dan menganggap unggul karya orang lain? Tentu saja kita tidak mau seperti itu.

Alasan selalu ditolak oleh penerbit mayor biasanya menjadi dalih yang sangat lazim bagi kita untuk berhenti berkarya. Belum ada ide biasanya menjadi alasan berikutnya yang membuat kita malas untuk berkarya.

 

Padahal sebenarnya yang terjadi pada diri kita adalah:

  1. Pandangan sinis kita pada Editor penerbit mayor terlalu berlebihan
  2. Kita terlalu meremehkan hasil karya kita

Karena kedua alasan itu banyak orang yang sering merendahkan hasil karyanya sendiri. Mereka sering gagal menghadapi tantangan karena merasa mengambil peluang tersebut dibutuhkan karya yang brilian.

 

Padahal tidak sedikit penulis yang modal nekat justru karyanya diterbitkan oleh penerbit mayor dan menikmati keberhasilan.

 

Dengan sikap yang positif, optimis dan kooperatif seseorang dengan kemampuan menulis biasa – biasa saja lebih besar mendapatkan respek atau penghargaan dari penerbit mayor ketimbang penulis dengan kemampuan menulis handal tapi sikapnya negatif, pesimis dan tidak kooperatif.

 

Sahabat Penulis, jika kalian mempunyai cukup ketekunan untuk bertahan pada karya yang sedang anda kerjakan hingga selesai, maka itu lebih baik ketimbang orang yang memiliki kemampuan menulis handal namun berhenti berkarya. Orang yang memiliki kemampuan menulis handal namun tidak tekun dan mudah menyerah tentu akan sangat mudah terjerebab dalam jurang kegagalan. Sebaliknya orang yang tekun dan mampu memanfaatkan kemampuan menulisnya walaupun biasa – biasa saja tentu akan lebih mudah menggapai keberhasilan.

 

Sahabat Penulis, kemampuan menulis bukanlah sebuah alasan untuk menghalangi kita dalam menghasilkan sebuah karya tulis. Berapa banyak karya – karya novel, Kumcer maupun teenlit yang dianggap sampah oleh sebagian orang justru diangkat ke layar lebar. Sebut saja Laskar Pelangi, Eifel, I’m in Love dan banyak lagi. Sebaliknya berapa banyak karya yang dianggap bahkan oleh pengamat sastra sebuah karya yang sangat brilian malah gak jadi apa – apa.

 

Maka teruslah berkarya dan jangan pernah bosan untuk menghasilkan karya – karya yang lain.

Telah dibaca 54 x , hari ini 1 x

About andigtl

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif