Home » SOSIAL BUDAYA » Motivasi dan Inspirasi » Inspirasi » Pak Malas dan Pak Rajin

Pak Malas dan Pak Rajin

LogoSahabat Penulis, tahukah anda bahwa otak kita ibaratnya adalah pusat kendali seluruh kegiatan yang kita lakukan setiap hari. Sebagai pusat kendali maka pikiran kita dikendalikan oleh dua kekuatan yang sama kuatnya. Hanya kata hati saja yang sanggup mengatur mereka. Kita sebut saja mereka berdua Pak Malas dan Pak Rajin.

Pak Rajin bertugas mengambil alih seluruh kegaiatan yang positif. Ia mahir dalam memberikan alasan berikut bukti pendukung mengapa kita harus melakukan itu, mengapa kita mampu melakukannya dan mengapa kita pasti berhasil apabila menuruti semua nasehatnya.

Sedangkan Pak Malas mengambil alih seluruh kekuatan pikiran negatif. Ia ahli dalam memberikan alasan mengapa kita tidak dapat melakukan pekerjaan tertentu, mengapa kita lemah dan mengapa kita pasti gagal kalau melakukan pekerjaan tersebut.

Pak Malas dan Pak Rajin sangat patuh pada kata hati kita. Mereka cepat tanggap atas setiap keinginan dan kata hati kita. Jika isyarat positip yang muncul maka Pak Rajin yang akan tampil. Begitu sebaliknya.

Untuk membuktikan semua teori diatas, cobalah hal berikut ini. Katakan dalam hati, “ Koq males banget ya hari ini?”. Maka anda tidak perlu menunggu lama agar Pak Malas bekerja untuk memaparkan kepada anda alasan – alasan berikut sejumlah fakta untuk mendukung Kata Hati anda tersebut.

Begitu juga sebaliknya, coba katakan dalam hati, “Hari ini sangat cerah sekali. Hari yang baik untuk menulis dan menghasilkan karya”. Maka tak harus menunggu lama untuk anda mendapatkan pendapat langsung dari Pak Rajin berikut fakta dan alasan pendukungnya.

Semakin banyak kepercayaan yang anda berikan pada salah satu dari mereka, maka mereka akan semakin kuat dari yang lain. Akhirnya dia akan mengambil alih seluruh kekuatan kendali di pikiran anda.

Kalau Pak Malas yang selalu tampil kedepan, maka bisa dipastikan semua hasil pikiran akan menjadi negatif. Setelah itu kita akan menjadi orang pesimis. Tidak yakin dengan kemampuan diri sendiri. Mudah menyerah ketika kita menghadapi kesulitan meskipun hanya kesulitan kecil.

Jalan yang paling tepat adalah selalu memberi pekerjaan pada Pak Rajin agar Pak Malas lama – lama mengundurkan diri karena gak punya pekerjaan lagi. Sebab apabila kita mengikuti Pak Malas maka selamanya kita akan menjadi pecundang.

Ketika ada yang mengatakan sesuatu hal negatif. Mintalah Pak Rajin untuk bekerja. Agar kita selalu menjadi orang yang optimis. Jangan percaya pada yang pesimis. Katakan padanya inilah waktu yang tepat untuk menghadapi tantangan. Mereka yang mengubah rintangan menjadi tantangan dan kemudian merubahnya menjadi peluang adalah Manusia – Manusia Pembaharu.

Masuklah. Pintu menuju semua itu telah terbuka lebar saat ini. Mari bergabung bersama orang – orang pilihan yang akan mendapatkan keinginannya dikemudian hari.

Memang baik jika kita menghormati para senior kita dalam bidang kepenulisan atau menghargai penulis top yang karyanya selalu ditunggu oleh para penggemar mereka. Tapi jangan sampai memuja mereka

Cukuplah belajar dari mereka.  Percayalah bahwa kita juga dapat melampaui capaian yang telah mereka gapai saat ini. Siapa yang menempatkan posisinya sebagai pengikut, maka selamanya mereka akan menjadi pengikut. Malah yang lebih parah lagi merasa minder saat harus bersaing dengan penulis – penulis Top Markotop seperti Tere Liye. Asma Nadia, Andrea Hirata, Raditya Dika maupun Dee.

Katakan pada dunia bahwa suatu saat kita akan melebihi mereka semua…

Selamat Berkarya

Jayalah Selalu Para Penulis Indie

 

Facebook Comments
Telah dibaca 58 x , hari ini 1 x

About andigtl

One comment

  1. katedrarajawen

    Iya juga ya kalau Pak Rajin yang bekerja terus sehingga Pak Malas jadi nganggur hehhe

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif