Home » Inilah Musuh Jokowi Yang Sesungguhnya

Inilah Musuh Jokowi Yang Sesungguhnya

Bagi sebagian orang, Jokowi adalah sebuah sasaran yang paling indah untuk dikritik dan dihujat, bahkan tak jarang juga sampai dibully. Apapun yang dilakukan oleh orang yang kini menjadi Presiden Indonesia ketujuh itu, selalu saja ada sisi yang empuk untuk dipersalahkan. Mulai dari Jokowi mau bikin mobil Esemka, sampai saat Jokowi beli bus Transjakarta. Mulai dari masalah Jokowi pakai jas, sampai ke masalah pemalsuan beras. Pokoknya, semua salah Jokowi, dan semua yang dilakukan oleh Jokowi adalah salah. Titik.

Di sisi lain, ada juga sekelompok orang yang selalu membela Jokowi. Berjuang sekuat daya agar idolanya itu tiada cacat cela. Apapun yang dilakukan oleh Jokowi, adalah benar, tidak ada satu pun yang salah. Kalau ada pihak yang mengkritik, mereka langsung serentak bergerak. Melakukan segala upaya, menuliskan seribu satu macam cerita, agar Jokowi terlihat sempurna tanpa dosa. Jokowi adalah benar, dan kebenaran hanyalah milik Jokowi. Titik.

***

Padahal, sungguh segenap isi semesta ciptaan Tuhan itu punya dua sisi. Ada siang ada malam. Ada baik ada buruk. Ada benar ada salah. Ada pahala ada juga dosa. Yang pada akhirnya, akan ada balasan nikmat, ada juga yang disiksa.

Jokowi adalah manusia biasa. Dia makan, minum, berak, tidur, dan beristri, juga beranak pinak. Ia berjalan di pasar-pasar dan masuk ke gorong-gorong. Jokowi juga suka pada perempuan cantik, karena ia adalah lelaki normal.

Karena Jokowi adalah manusia biasa, maka sudah sunnatullah ia adalah tempatnya benar dan salah. Ingat dan lupa. Baik dan tercela. Tetap dan berubah. ‘The unfinished character of man, ……., as a human manifestation,…….’, kata Paulo Freire.

Oleh sebab itulah, sebaiknya kita tidak terus-terusan menyalahkan semua yang dilakukan oleh Jokowi. Pasti ada sisi baik dari beliau yang dapat dikaji secukupnya lalu di puji sekedarnya. Jokowi bukanlah jelmaan iblis yang berniat merugikan semua ummat.

Tidaklah baik juga bila kita selalu membenarkan dan membela semua yang dilakukan oleh Jokowi. Apalagi sampai menjurus kepada kultus individu. Jokowi bukanlah jelmaan malaikat yang suci dari keburukan dan kelalaian. Membela Jokowi secara membabi buta, pada akhirnya hanya akan menjerumuskan Jokowi itu sendiri. Terlebih lagi, ada pepatah yang mengatakan bahwa orang yang selalu mendukung, membela dan membenarkan apapun yang kau lakukan, sejatinya ia adalah musuh besarmu. Orang yang tak pernah mengingatkan dan mengkritikmu, sesungguhnya ia menginginkan kehancuranmu.

Jokowi adalah penguasa. Dan, kekuasaan itu cenderung korup, kata seorang tua yang sudah kenyang makan hikmah kehidupan. Juga, kekuasaan yang terlalu lama akan cenderung membusuk, kata seorang tua yang lain. Karenanyalah, Jokowi harus terus dikritik, dengan kritik sehat yang membangun dan bersifat memberikan pilihan jalan terbaik.

Jokowi harus kita jaga. Agar jalannya jangan sampai melenceng dari sumpah dan janji yang pernah ia ikrarkan saat ia dilantik menjadi RI 1. Bila ia tersalah, maka kita wajib mengingatkan. Jika ia sadar, maka kita wajib meneguhkan. Jika ia tetap ingkar, maka kita wajib melengserkan. Lalu menggantinya dengan seorang yang diharapkan bisa berbuat lebih baik.

Semua kita lakukan, tak lain tak bukan adalah agar tercipta satu Indonesia yang lebih baik. Satu Indonesia yang lebih beradab, dan lebih bertuhan.

 

Telah dibaca 52 x , hari ini 1 x

About bang pilot

Leave a Reply

Your email address will not be published.

http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
http://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif