Home » EKONOMI » Bisnis » Monopoli, Kunci Sukses Bisnis !

Monopoli, Kunci Sukses Bisnis !

Dalam bisnis, monopoli adalah kata yang kasar. Orang akan segera berpikir bahwa monopoli adalah tindakan ilegal. Monopoli berarti kartel seperti De Beers, yang mengendalikan suplai berlian dunia; kelompok pengatur harga seperti OPEC; kolusi, seperti pada saat Sotheby’s dan Christie’s, dua balai lelang utama, berkonspirasi untuk mempertahankan stabilitas komisi dan harga.

Pandangan monopoli ini adalah pandangan Ekonomi 101, di mana kita diajari untuk berpikir bahwa monopoli adalah kompetisi paling tidak sempurna. Paul A Samuelson mengungkapkan bahwa monopoli adalah ekstrem, penjual tunggal dengan kekuatan monopoli sempurna. Ia merupakan satu-satunya produsen di industrinya dan tidak ada industri yang memproduksi substitusi yang serupa dengan harganya.

Singkatnya, pandangan tradisional atau Ekonomi 101 mengasumsikan bahwa monopoli pastilah besar dan ilegal, kecuali jika dikendalikan pemerintah, sehingga menjadi besar dan teregulasi.
Tetapi, pandangan tradisional ini tidak berlaku bagi Milind M Lele, sang pengarang buku ini. Bagi Lele, monopoli adalah suatu ruang yang dikuasai selama periode waktu yang cukup. Setiap industri, pada suatu titik di suatu masa, akan mencakup ruang yang dapat dikuasai dan menguntungkan. Dalam industri baru yang berkembang cepat, ruang tersebut sering muncul. Tetapi dalam industri yang matang atau tengah menurun, ruang itu lebih jarang.

Pandangan terhadap monopoli sebagai ”ruang yang dapat dikuasai selama periode waktu yang cukup” membawa kita kembali ke definisi awal : ”Monopoli” berasal dari kata Yunani monoplion. Mono berarti ”satu-satunya”, dan plion berarti ”menjual” atau ”penjual”. Jadi, “monopoli” cukup diartikan sebagai “satu-satunya penjual [ produk atau layanan]” – di statu tempat, di suatu saat. Tidak lebih, tidak kurang.

Agar monopoli berfungsi, maka ruang harus “dapat dikuasai”, yaitu dapat dikendalikan dan berpotensi menghasilkan profit. Ruang itu harus berisi konsumen dalam jumlah yang cukup, dengan kebutuhan yang Belum terpenuhi, dan bersedia serta mampu membelanjakan uang untuk memenuhi kebutuhannya. Idealnya, jumlah konsumen terus bertambah, sehingga memastikan arus permintaan yang stabil.

Anda juga harus memiliki status ruang dalam waktu yang cukup lama untuk menghasilkan profit yang tinggi. “Periode waktu” Anda pada saat menjadi satu-satunya pemain dalam ruang ini harus cukup panjang untuk memberi Anda desempatan mendapatkan kembali investasi Anda, dan kemudian mendulang keuntungan.

Monopoli minivan Odyssey Honda memenuhi kedua tuntutan ini. ”Ruang” milik Honda – pembeli minivan yang punya anak kecil, kebutuhan kapasitas kargo yang besar, dan kemauan untuk membayar lebih besar atau menunggu lebih lama untuk mendapatkannya – sangat besar.

Jutaan orang generasi X telah mapan, berkeluarga, dan melengkapi rumahnya. Banyak dari mereka tidak mau atau tidak mampu membeli dua kendaraan besar, satu untuk mengantar anak-anak dan satu lagi untuk membawa barang. Bagi keluarga-keluarga ini, Honda Odyssey sempurna.

Selanjutnya, karena disengaja atau keberuntungan belaka, keputusan Honda untuk memperkenalkan fitur ini pada tahun 1999 juga memberinya periode waktu berharga yang panjang – lima tahun.

Ford, GM, dan Chrysler memperkenalkan model baru mereka pada tahun 2000, akan tetapi pada tahun 1999, desain mereka telah ditetapkan. Bahkan jika mereka menginginkannya, mereka tidak dapat membuat perubahan mendasar seperti kursi belakang yang dapat dilipat. Sebaliknya, jika Honda memperkenalkan model ini pada tahun 1998, maka produsen mobil yang lain dapat menirunya dengan cepat, dan hanya memberi Honda periode waktu berharga yang jauh lebih singkat, mungkin hanya setahun.

Yang pasti, Honda memiliki monmopoli yang menguntungkan dalam bisnis minivan. Honda mampu menjual rata-rata 120.000 minivan setiap tahun selama periode lima tahun. Hebatnya lagi, Honda mampu menjual dengan harga penuh tanpa perlu kehilangan sepeser pun untuk pemberian insentif atau potongan harga, ketika pesaing lain menawarkan potongan harga sampai $ 2.500 per minivan.

Menurut perspektif konvensional, bisnis adalah tentang menghasilkan produk yang lebih baik pada harga yang lebih rendah daripada perusahaan lain….tentang mencari keuntungan berkelanjutan….tentang memenangkan konsumen dari perusahaan lain di sekitar kita atau di seluruh dunia. Bisnis secara singkat adalah tentang kompetisi.

Tetapi bagaimana jika kita membalik perspektif konvensional itu dan mengatakan bahwa bisnis bukanlah tentang kompetisi, tetapi tentang monopoli ? Kejutan ! Dengan demikian kita mulai mengungkapkan realitas tersembunyi dari bisnis : Aturan Monopoli.

Aturan monopoli menawarkan wawasan yang benar-benar baru tentang mengapa suatu perusahaan sukses, dan mengapa perusahaan yang lain berjatuhan. Tentang bagaimana perusahaan yang pernah besar seringkali mengabaikan kesempatan di depan mata pada saat perusahaan pemula mengalahkan mereka dalam meraih dominasi industri; dan tentang faktor-faktor tersembunyi yang benar-benar menentukan nilai pasar suatu perusahaan.

Rahasia sukses suatu perusahaan menurut pemahaman konvensional adalah karena : ”Mereka punya merek yang kuat,” ”Mereka mendesain produk yang bagus,” Mereka memiliki manajemen yang cerdas,” atau ”Mereka mempertahankan biaya rendah,”.

Perspektif baru mengajarkan kepada kita untuk menggali lebih dalam untuk menemukan jenis monopoli apa yang dimiliki perusahaan tersebut, maka Anda akan mendapatkan pandangan yang sangat berbeda dan lebih masuk akal. American Express, misalnya, memiliki merek yang besar. Tetapi sumber sebenarnya dari catatan kesuksesan 25 tahunnya adalah monopoli kartu tagihan yang diciptakan oleh regulasi pembatasan tingkat bunga konsumen.

Dell Computer sangat efisien dalam memperoduksi dan menjual PC (komputer personal). Tetapi demikian pula banyakl perusahaan lainnya. Kesuksesan unik Dell didasarkan pada monopoli 10 tahunnya – suatu dekade di mana Dell menjadi satu-satunya pembuat PC yang menjual PC berdasar pesanan langsung ke konsumen korporat.

Seperti perusahaan persewaan mobil lainnya, Enterprise memiliki armada besar kendaraan yang terawat dengan baik yang tersedia dengan harga terjangkau. Tetapi Enterprise bisa menjadi perusahaan persewaan mobil terbesar di Amerika Utara karena ia punya monopoli. Enterprise adalah satu-satunya agen utama yang melayani pasar untuk persewaan mobil bagi kebutuhan lokal, non perjalanan luar kota.

Perspektif baru ini menawarkan cara berpikir yang sangat berbeda tentang prospek dan strategi perusahaan. Hal yang lebih penting, perspektif ini lebih memusatkan perhatian kita pada tujuan ketimbang pada sarana.

Pemimpin bisnis perlu menanyakan pertanyaan mendasar, ”Jenis monopoli apa dapat dimiliki perusahaan kita ?”. Bukannya melulu berkonsentrasi pada strategi pengembangan produk, keuangan, pemasaran, atau penjualan, dengan harapan hal tersebut akan (entah bagaimana) menuju pada profit. Strategi tersebut mungkin berharga, tetapi hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan riil – kendali monopoli, yang menjamin profitabilitas perusahaan.

Resensi Buku
Judul Buku: Giga Profit
Penulis: Milind M Lele
Penerbit: Daras Books
Terbit : 2009
Tebal: 260 halaman
gigaprofit

Facebook Comments

About Romi Febriyanto Saputro

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif