Home » FIKSI » CerBung » [2] DIARY CHERISH, IBU PERI, DAN MALAM

[2] DIARY CHERISH, IBU PERI, DAN MALAM

Sebelumnya [1]

“Main sama bibik saja, adek mau nonton DVD? Mau ke Mall? Mau apa??” Tanya Bik Kartinah menghibur.

Cherish tak menjawab, wajahnya muram. Cherish ingin seperi anak – anak lain yang bisa menghabiskan weekendnya bersama mama dan papa. Tak lagi dan lagi hanya ada Bik Tinah disampingnya.

 “Oh iya sampai lupa, mau sarapan apa?” Bik Tinah bertanya lagi.

“Bibik nanya terus. Apa aja deh terserah, aku lapar!” Jawab Cherish ketus lalu membalikkan tubuhnya membelakangi Bik Kartinah dan menarik selimutnya hingga menutupi wajah.

 

Bik Kartinah sudah hapal betul sikap Cherish. Sejak lahir Bik Kartinahlah yang mengurus Cherish, maklum kedua orang tua Cherish adalah kaum sibuk yang hampir tak pernah punya waktu untuk anandanya dirumah. Bik Kartinah sudah menganggap Cherish seperti anaknya sendiri. Karena terlalu dimanjakan dengan uang Cherish tumbuh menjadi  gadis kecil yang angkuh. Cherish kerap menghina teman – teman di sekolahnya yang hanya berbekal beasiswa untuk bisa mengenyam pendidikan di sekolah elite itu. Pihak sekolah tak pernah membesar – besarkan sikap Cherish karena kedua orang tua Cherish masuk dalam daftar sepuluh donatur terbesar di sekolahnya. Mereka seakan sudah dibutakan oleh uang. Padahal selain sebagai tempat belajar, sekolah juga diharapkan bisa memberi pendidikan kepribadian kepada murid – muridnya agar tumbuh menjadi pribadi yang menyenangkan untuk sekitarnya. Tapi sayangnya itu tak dilakukan di sekolah Cherish. Individualisme di sekolah itu begitu terasa, dan dibiarkan terjadi selama ini. Akhirnya pendidikan tentang bagaimana bersikap baik pada orang – orang di sekitar itu diajarkan oleh Bik Tinah, pembantunya sendiri. Tapi Cherish tak menggubris nasehat – nasehat Bik Tinah, ia menganggap pembantu itu orang bodoh yang hanya bisa diperintah unuk mengurus segala keperluan di rumah, pembantu tak punya hak menasehati. Tapi karena rasa sayangnya pada Cherish, Bik Tinah tak pernah lelah mengingatkan majikan kecilnya untuk selalu berbuat baik pada orang lain.

*bersambung*

Facebook Comments

About ajengleodita

3 comments

  1. katedrarajawen

    Cherish, kok jadi ingat ponakan saya ya namanya Cherry, tapi gak nakal kayak Cherish hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif