Home » FIKSI » CerBung » Nana [18] – Rindu Yang Terpendam

Nana [18] – Rindu Yang Terpendam

sumber gambar : bp.blogspot.com

sumber gambar : bp.blogspot.com

 

Meike makin senang ketika ia tahu ternyata Andre mengajaknya pindah ke kawasan Kaliurang. Ia bisa memuaskan kegemarannya menanam bunga-bunga di samping rumahnya yang mungil. Andre pandai memilih lokasi untuk rumah tinggalnya.
Tanah yang tersisa di sekeliling rumah masih luas. Ia membangun dua buah kolam ikan di pojok belakang, sementara di bagian tengah dibuatnya bedeng-bedeng memanjang beberapa buah. Meike bisa menanam berbagai sayuran di sana. Terong, tomat, cabai, sawi hijau tumbuh subur. Di bedeng yang lain tumbuh lebat kangkung sawah, bayam, kacang panjang, buncis. Nana senang sekali berlari-lari diantara bedeng-bedeng itu sambil membawa bakul di punggungnya. Tangannya dengan lincah memetik tomat, terong, atau pun buncis.

Andre akan tertawa-tawa bila Nana menjerit kaget ketika tangannya tak sengaja menyentuh ulat. Ia sengaja tak menggunakan pestisida di kebun miliknya. Biarlah, kalau hanya ada satu atau dua ekor ulat, ia bisa membuangnya. Tak perlu mempergunakan segala macam obat kimiawi untuk menanggulangi hama tanaman. Mubadzir.

 

********
Widagdo tak menyadari apa rencana yang ada di benak Andre. Ia mengeluh panjang pendek saat mendapati rumah Andre telah kosong. Yang ditemuinya hanyalah selembar papan usang yang menunjukkan bahwa rumah itu dijual. Papan yang teronggok di kotak sampah di sebelah gerbang.
Pak RT yang ditemuinya tak bisa menjelaskan secara detail kemana Andre pindah. Nomor telepon Andre pun sudah sulit dihubungi. Apalagi Meike, selama ini Dagdo tak pernah menyimpan nomor isteri sahabatnya itu.

Mardiana tak kalah gundah. Keinginannya untuk bertemu dengan Raina sudah sampai ke ubun-ubun. Dagdo hanya bisa memeluk isterinya demi menenangkannya dari tangis berkepanjangan. Ia benar-benar tak habis mengerti, kenapa Andre demikian tega pindah rumah tanpa memberitahunya terlebih dahulu.

“Kemana kita harus mencarinya mas? Nana……ia ….ia anakku, darah dagingku….,” isaknya penuh sesal.

“Sabarlah. Ikatan batin antara anak dan ibu kandungnya tak akan pernah putus. Percayalah…..,” bujuk Dagdo.

“Tapi mas…..apa…apa mas sudah bertanya ke teman-teman Andre? Ke perusahaannya? Ke koleganya?” tuntut Mardiana.

“Pada saatnya nanti, kita akan menemukannya. Butuh waktu untuk melacak keberadaannya…..sabarlah.”

 

Andre ternyata telah berhenti dari perusahannya. Tak ada yang tahu kemana ia pindah rumah setelah menjual rumah mewahnya. Satpam yang berjaga di rumah itu pun tak tahu menahu kemana mantan majikannya pindah.

 

 

=====%%%%%%%=====

Facebook Comments

About enggar

4 comments

  1. Muhammad Armand

    Nana Luar atau Nana Dalam nih? :D

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif