Home » FIKSI » CerBung » Nana [4] – Sepenggal Kisah Masa Lalu

Nana [4] – Sepenggal Kisah Masa Lalu

masalalu

elkanwa.blogspot.com

Sengaja Andre meninggalkan Meike bersama Yu Mi. Sambil berjalan menuju ke toilet, Andre mengenang kembali saat-saat bisa memiliki Nana dulu. Sebuah kisah usang, penggal kenangan masa lalu melintas-lintas di pikirannya.
Andre berlama-lama di toilet. Diambilnya hape dari saku celana, dicarinya nomor seseorang di daftar kontak. Tergesa-gesa dihubunginya nomor itu.

“Nana……kau sedang senggang? Aku ingin bicarakan sesuatu tentang Nana.”

“Kenapa dengan Nana? Apa yang terjadi padanya? Perasaanku tak enak sejak kemarin….,”
sahut suara di seberang telepon.

“Nana mengalami kecelakaan. Kemarin dia mendaki Merapi, dan sekarang……sekarang ia terbaring di rumah sakit. Tulang kakinya patah, tempurung kaki kirinya retak. Nana jatuh terperosok ke jurang…..,” kali ini Andre tak bisa menyembunyikan suaranya yang tercekat.

“Lalu…..lalu sekarang? Keadaannya gimana? Parahkah…..atau…..?” suara di seberang makin panik, ada isakan yang tertahan di sana.

“Ia belum siuman. Dokter memberinya obat bius agar Nana tak terlalu merasakan sakit.”

“Aku boleh menjenguknya? Ia…… ia……..,” isak tangis di seberang telepon terdengar memilukan. Andre tak bisa berkata-kata lagi.

“Pak Andre…….oohh maaf. Saya mengagetkan Bapak,” Yu Mi muncul tiba-tiba di hadapannya. Andre gelagapan.
“Ibu mencari Bapak. Tadi dokter mengatakan kalau jeng Nana sudah siuman,” penjelasan Yu Mi terdengar sayup, Andre telah berlari menghambur menjumpai Meike.

“Nana……kau tak apa-apa nak? Bagaimana rasanya?” Meike mengelus kepala Nana perlahan. Sekuat tenaga ditahannya air matanya yang mendesak keluar.

“Maa…..,” keluh Nana lemah. Tangannya menggapai jemari Meike. “Maafkan Nana ma……Nana….Nana…..,” ucapnya tersendat-sendat.

“Sudahlah. Mama mengerti kok. Kerinduan untuk kembali mendaki itu seperti candu, seperti racun. Kau akan selalu mengulanginya lagi, lagi dan lagi…..,” Meike mengatur nada suaranya. Sekuat tenaga disembunyikannya isaknya. Ia tak ingin Nana tahu bila ia menyesali keputusannya mengijinkan Nana pergi mendaki gunung.

Meike mungkin tak menyadari bila kegilaan Nana mendaki gunung itu sedikit diturunkan dari Andre. Semasa mudanya dulu, Andre dikenal sebagai ‘singa gunung’ yang telah menaklukkan hampir semua gunung yang ada di Indonesia. Belum lagi kegilaannya ke luar negeri untuk menaklukkan gunung di seantero dunia.

Andre memandangi mereka sambil berdiri bersandar di sisi jendela yang dibukanya lebar-lebar. Ia bisa memandangi hamparan bunga warna warni yang ditata rapi di taman. Dari tempatnya berdiri pula ia bisa memandangi lalu lalang para pembezoek diantara suster yang berseragam putih-putih. Meski tak secara jelas, tetapi jendela ini memungkinkannya menyembunyikan keresahan hati dari pandangan Meike dan juga Nana.

Bagaimana harus kujelaskan semuanya pada Nana? Bagaimana pula harus kukatakan pada Meike tentang siapa Nana sebenarnya?

=====%%%%%%%=====

Facebook Comments

About enggar

6 comments

  1. Semakin menarikhttps://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif

  2. idem sama mbak Yety, kisahnya makin menarik ma, penasaran dengan rahasia yang di pendam Andre :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif