Home » Insidental » Lomba Opini » [OPINI] Filosofi Pemilu dan Pemuda Indonesia

[OPINI] Filosofi Pemilu dan Pemuda Indonesia


Aku tak kenal dengan Indonesia yang sekarang,
Indonesia yang kukenal sudah berubah
Kini Indonesia . . .
Bukan cinta alam, tapi pembinasa alam
Bukan lestari budaya, tapi menjual budaya
Bukan bersatu, tapi bersaing dan berpisah
Bukan berprestasi, tapi anarki
Pancasila?
Hanya dasar supaya terlihat sebagai Negara berdaulat
Cinta demokrasi?
Bukanya hanya manipulasi?
Apalagi?
Pemilu?
Bukan pesta rakyat, tapi pesta penguasa
Senyum yang penuh makna
Jawaban yang penuh misteri
Itulah pemilu
Lantas,
KPU?
Keputusanya berimpiklasi yuridis
Atau politis?
Belum lagi NIK yang tak terdaftar
Karena e-KTP yang ternyata gagal
Sebenarnya,
Masyarakat yang belum siap?
Ataukan pemerintah yang tak sigap?

Entahlah,
Seburuk itukah Indonesia?
Kukira terlalu banyak yang dikeluhkan
Kuharap,
semua hanyalah masa lalu
Walau kutahu, masa lalu tak berarti berlalu
Ia hanya mengendap
Kemudian muncul dengan masa lain
Yakni Masa Depan . . . .
Wahai Pemuda dan pemudi
Mau dibawa kemanakah negeri ini?
Bagaimana cara terbaikmu mencintai negri ini?
Lihatlah . . . .
Rizal hartadi,
Pemuda Indonesia pertama penembak proof ke mars
Ika Rahmatina
Pemudi yang karya tulisnya diakui Asia
George Saa,
Agustinus Peter,
Rezy Pradipta,
Widagdo Setiawan,
Lalu? Siapa lagi?
Aku,
Kamu,
Kita,
Muda-mudi Indonesia

Kuharap,
Di tahun 2014
Pemilu akan menjadi pesta rakyat
Kemenangan pemimpin yang benar
Kebahagiaan Indonesia yang makin tersurat
Kuharap,
Dengan pemilu 2014,
Menjadi tahun perubahan,
Meningkatknya kejujuran,
Mengurangi krisis kepercayaan
Kuharap,
Pemilu bukan hanya sekedar agenda kesekian kali
Ataupun Prioritas akhir jabatan agar terpilih kembali

Dari puisi ini,
Aku mengenal banyak hal
Aku mengenal pemilu,
Aku mengenal KPU,
Dan yang terpenting,
Aku mengenal tugasku . . .
Sebagai seorang Pemuda Bangsa . . .

logoKKlip

Facebook Comments

About Diah Kurniawati

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif