Home » Insidental » LOMBA OPINI HARKITNAS » Anies dan Cermin Pemimpin Muda Ideal

Anies dan Cermin Pemimpin Muda Ideal

banner-lombaopini-200-2Belakangan ini, sosok Anies Baswedan semakin populer di tengah-tengah masyarakat yang merindukan pemimpin muda berorintasi global, visioner, cerdas, dan berkarakter untuk membawa perubahan nyata bagi kemajuan bangsa. Anies Baswedan adalah sosok pemimpin muda yang dianggap mampu memberikan segudang harapan untuk melunasi janji kemerdekaan yang belum dibayar, yaitu mengantarkan pada kesejahteraan dan merealisasikan cita-cita luhur bangsa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Nama Anies Baswedan merupakan sosok muda yang mendapatkan perhatian publik seiring dengan kiprahnya di dunia pendidikan yang mendirikan gerakan “Indonesia Mengajar”. Sosok intelektual muda yang gagah, menarik, dan tampan ini, seolah mewakili harapan publik tentang sosok muda yang dianggap mampu perubahan bagi bangsa di masa depan.

Nama Anies mulai dikenal luas saat dirinya memandu debat calon presiden pada tahun 2009.
Di usianya yang relatif muda, Anies Baswedan telah menunjukkan pencapaian yang tinggi dan mampu menginspirasi anak-anak muda lainnya untuk berpikir masa depan.
Namanya dikenal tidak hanya di tanah air, namun juga sampai ke tingkat dunia internasional. Anies telah berkiprah di tingkat internasional melalui berbagai forum dunia. Buktinya pada tahun 2008, ia mendapatkan anugerah sebagai seratus tokoh intelektual muda dunia versi majalah Foreign Policy dari Amerika Serikat, dan World Economic Forum (WEF) memasukannya ke dalam deretan “Pemimpin Muda Global 2009 serta pada April 2010 Anies terpilih sebagai satu dari dua puluh tokoh yang membawa perubahan dunia untuk dua puluh tahun ke depan versi majalah Foresight yang terbit di Jepang bersanding dengan tokoh dunia seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, dan Menlu Inggris David Miliband.
Indonesia beruntung memiliki pemimpin muda seperti Anies, karena ia merupakan generasi muda yang mampu menjalin komunikasi politik dari kalangan arus rumput (grass root). Tidak heran bila Pemilu 2014 merupakan momentum untuk melahirkan kader muda yang representatif dan akuntabel bagi kemajuan bangsa ke depan. Dari pesta demokrasi ini, diharapkan akan lahir pemimpin muda dan baru yang cerdas, elegan, santun, organisatoris, dan terhindar dari politik kepentingan. Sosok itu tampaknya melekat dalam diri Anies Baswedan yang memiliki kualifikasi sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia.

Kiprah Anies sebagai calon pemimpin sebenarnya bukan merupakan cita-cita utama, akan tetapi bagaimana pencapaian itu dipergunakan untuk mengemban amanah rakyat dan membangun misi kemanusiaan luhur yang tidak sekadar berkutat pada pusaran energi kekuasaan an-sich. Capaian tertinggi pemimpin muda, bukanlah sekadar bertujuan untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan, melainkan yang lebih esensial adalah membangun sinergitas politik yang mencerahkan dan memberdayakan bagi kemajuan demokrasi di Indonesia. Latar belakang ilmu politik yang mumpuni, membuat sosok Anies sebagai calon pemimpin masa depan tidak perlu diragukan, karena ia memiliki kompetensi dan integritas yang sangat luar biasa di tengah kompleksitas persoalan bangsa.

Pemimpin Ideal
Saya berani mengatakan bahwa Anies memiliki karakter pemimpin ideal dan berorintasi masa depan guna menggantikan generasi tua yang mencitrakan politik harmoni, luwes, santun, percaya diri, pencitraan, popularitas, dan kearifan dalam menyikapi isu-isu politik nasional. Tidak hanya itu saja, karakter pemimpin ideal dan berorientasi masa depan diharapkan bisa menjadi batu loncatan untuk melanjutkan pemerintahan yang baik (good governance) sehingga mampu membawa perubahan mendasar bagi kemajuan bangsa.
Sosok Anies memang tidak terlalu menonjolkan citra, popularitas maupun penampilan, melainkan lebih dicitrakan sebagai politisi santun, cerdas, sederhana, dan piawai dalam membuat peta konsep tentang visi Indonesia di masa depan. Hal ini tidak lepas karena Anies saat ini menjabat Rektor termuda di Indonesia, sehingga dari segi pengalaman organisasi dan kompetensi tidak patut diragukan lagi. Sebagai seorang pemimpin muda, ketokohan Anies untuk mengelola keberagamaan masyarakat sangat diharapkan. Tidak heran bila ia disebut sebagai calon pemimpin masa depan yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi terciptanya bangunan keindonesiaan yang demokratis dan bermartabat.
Anies boleh dibilang mewakili sosok pemimpin muda yang menjadi harapan bangsa.
Karakter cerdas, visioner, dan intelektual merupakan bekal yang sangat memadai untuk menunjang kepemimpinan politiknya di masa depan. Kepemimpinan politik berkaitan dengan bagaimana seorang Anies mampu merangkul semua elemen bangsa untuk bersatu dan bersama-sama dalam membangun demokrasi dengan penuh keadaban dan progresif.
Lees-Marshment dan Rudd dalam Azwar (2009) mengemukakan bahwa aspek kepemimpinan politik menjadi urgen dalam dinamika demokrasi Indonesia. Kepemimpinan politik tentu akan menjadi pusat perhatian media, masyarakat, dan para pemerhati untuk melihat langsung kiprah dan peran pemimpin muda dalam memenuhi ekspektasi publik terhadap sosok Anies.

Di tengah persoalan bangsa yang dihantui isu korupsi, moralitas Anies sebagai calon pemimpin masa depan harus senantiasa dijaga dengan baik. Buktinya, banyak politisi muda yang terjebak pada pusaran korupsi dan terlena dengan kemewahan dunia yang menyeretnya pada jurang kehancuran. Jangan sampai citra politikus santun, cerdas, dan kredibel yang tersemai dalam gestur Anies, secara perlahan memudar dengan sendirinya. Untuk meyakinkan semua orang, Anies harus bisa membuktikan ke publik bahwa dirinya akan senantiasa menjaga citra pempimpin muda agar terhindar dari godaan suap maupun korupsi.
Elektabilitas Anies sebagai calon pemimpin masa depan memang sangat tinggi dibandingkan dengan calon pemimpin lainnya yang masih muda-muda. Ekspektasi publik terhadap pemimpin muda potensial juga sangat besar seiring dengan tersematnya citra politikus santun dan cerdas terhadap rektor Universitas Paramadina ini. Jangan sampai citra pemimpin muda yang santun dan cerdas yang sempat terbingkai dalam pribadi Anies, berubah menjadi citra negatif terhadap calon pemimpin masa depan.
Soal kepemimpinan masa depan, tidak cukup memiliki sifat kesantunan dan kecerdasan, tetapi juga harus ditopang dengan kepemimpinan spiritual (spiritual leadership) yang dapat membangun tradisi politik berbasis nilai-nilai moral dengan rumusan pengetahuan dasar untuk kepentingan nasional.

Nama Peserta :

Siska Sulistia Ulfa
Asal kota : Yogyakarta

siska
Facebook Comments

About siskasulistiaulfa

One comment

  1. katedrarajawen

    Prediksi saya setelah JK, maka Anies akan menjadi wakil Jokowi, loh emang Jokwi bakal jadi presiden:)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif