Home » Insidental » Lomba Opini HUT RI ke 69 » [OPINI] Kesampingkan Ego, Demi Terwujudnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

[OPINI] Kesampingkan Ego, Demi Terwujudnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Beberapa minggu terakhir ini kita seolah disibukkan dengan pesta demokrasi yang dilaksanakan di Negara kita tercinta yaitu Indonesia. Pemilu 2014 menjadi topik utama yang sering dibicarakan. Namun entah kenapa saya merasa pemilu tahun ini berbeda dengan pemilu sebelumnya. Dimulai dari kandidat calon presiden, para pendukung dan tim sukses dari masing-masing calon, juga media yang menyiarkan kegiatan pemilu itu sendiri. Aksi saling menjatuhkan, saling menghina juga sudah tak bisa lagi dipungkiri. Terutama antar sesama pendukung. Lalu media yang seharusnya bersikap netral ternyata malah memihak satu sama lain. Persaingan menjadi semakin tidak sehat. Tentu saya sebagai orang awam merasa gerah, pernah saya berpikir untuk melakukan golput daripada memilih salah satu diantara mereka. Itu lebih adil menurut saya, tapi kemudian saya sadar dan tidak melakukannya, bagaimanapun juga satu suara sangat berharga dan bisa menentukan masa depan bangsa. Namun kembali saya harus menelan kekecewaan ketika melihat pemberitaan di media. Dua kandidat tersebut menyatakan bahwa dirinyalah yang menang. Pemberitaan menjadi simpang siur dan itu membuat saya dan juga masyarakat menjadi bingung. Tak sedikit pula yang merasa geram dengan aksi kedua kandidat tersebut. Apakah harus seorang calon pemimpin bersikap seperti itu?

Lalu setelah pengumuman keputusan final, masalah seakan tak habis-habis. Kubu yang kalah tak mau menerima dan memutuskan untuk mengundurkan diri. Saya semakin bingung dibuatnya. Perselisihan antar pendukung saja belum selesai, sekarang ditambah dengan masalah seperti itu. Saya kembali berpikir. Sebenarnya apa yang dicari oleh bangsa ini? Apa yang diinginkan oleh para kandidat tersebut hingga mencalonkan dirinya menjadi pemimpin? Jika kita lihat pada tujuan awal adanya pesta demokrasi ini adalah untuk mencari seorang pemimpin yang bisa membuat bangsa Indonseia menjadi lebih baik, dalam segi apapun. Seharusnya para kandidatpun mempunyai tujuan yang serupa. Jangan hanya berambisi menjadi orang nomor satu di Indonesia, tapi lihat kembali tujuan mereka mencalonkan diri. Apakah sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia.

Siapapun yang kita dukung, kita harus tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa. Seperti dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika, walau berbeda-beda tapi kita tetap satu. Begitulah kita harus bersikap, walaupun pilihan, pendapat dan pandangan kita berbeda, kita tak boleh mengesampingkan ikatan persaudaraan kita. Mengeluarkan pendapat yang berbeda-beda memang bukanlah suatu masalah, yang menjadi masalah adalah terjadinya permusuhan dan perpecahan yang disebabkan oleh perbedaan pendapat tersebut. Selama pendapat tersebut masih dalam tahap yang wajar, kita juga harus menanggapinya dengan wajar. Jangan cepat tersulut emosi ketika calon pemimpin yang kita dukung mendapat hinaan atau kritikan dari orang lain, karena semua orang bebas mengemukakan pendapatnya. Sebaliknya, jadilah pendukung yang pintar, yang tidak hanya mengandalkan emosinya tapi juga menggunakan akalnya untuk memilih yang terbaik. Intinya, jangan sampai kita terpecah belah hanya karena berbeda pendapat. Toh, presiden yang sekarang terpilih itu dipilih sendiri oleh rakyat, artinya memang itulah pilihan yang terbaik. Kesampingkan ego demi kepentingan dan kemajuan bangsa, karena tujuan kita semua sama yaitu ingin bangsa Indonesia lebih sejahtera, lebih maju dan lebih aman. Bagaimana bisa semua itu terwujud jika hanya karena pemilu saja kita harus bertengkar dan bersitegang urat saraf? Jangan sampai kita ditertawakan oleh bangsa lain karena masalah ini.

Tak hanya kita, para calon pemimpinpun harus mempunyai mental menjadi seorang pemimpin. Mereka harus bisa mempertanggungjawabkan semua ucapannya. Karena tanggung jawab adalah modal awal untuk mereka bisa memimpin bangsa ini. Jika kita tak memiliki pemimpin yang bertanggung jawab, akan seperti apa nantinya bangsa ini?

Semoga calon pemimpin yang terpilih saat ini mampu mengemban tanggung jawab yang diberikan oleh seluruh rakyat Indonesia kepadanya. Dan kita sebagai warga Negara yang baik sudah selayaknya untuk mendukung apapun yang menjadi pilihan kita. Tak ada lagi perpecahan, tak ada lagi perang saudara, apalagi kita akan menyambut hari peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia. Kita rayakan hari peringatan kemerdekaan ini dengan damai tanpa ada rasa permusuhan. Ingat, tujuan awal kita sama. Membuat Indonesia menjadi lebih baik!

Facebook Comments

About tri ayu

3 comments

  1. Mohon perhatian kepada peserta lomba opini, harap memasang foto profil sebagai syarat lomba. Untuk itu silakan klik https://ketikketik.com/rubrik-tetap/panduan/2013/11/26/memilih-photo-profil.html
    Terima kasih atas perhatiannya

  2. Romi Febriyanto Saputro

    Kita memang bangsa yang belum dewasa

  3. Ya.. sperti itulah kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif