Home » Insidental » Lomba Opini HUT RI ke 69 » [OPINI] Sebab Persatuan dan Kesatuan Luntur Begitu Saja

[OPINI] Sebab Persatuan dan Kesatuan Luntur Begitu Saja

Persatuan

Pemilu tahun 2014 ini memang sangat berbeda sekali dengan pemilu yang sudah kita lewati bersama selama bertahun-tahun . Pemilu kali ini memberikan makna dan aura dari Demokrasi Indonesia . Meskipun masih ada saja black campaign yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia ke kubu nomor 1 maupun kubu nomor 2 . Euforia pemilu tahun ini pun juga ditemani dengan Piala Dunia di Brazil :2thumbup membuat suasana terkesan lebih berbeda dari sebelumnya . Meskipun kita semua sudah selesai mencoblos kertas yang disediakan di TPU dan telah menyaksikan pengumuman real count dari KPU , perselisihan masih belum selesai . Meskipun kubu dari pasangan nomor urut satu dan nomor urut dua telah menyatakan deklarasi damai tapi Masih ada yang tidak terima dengan hasil dari pengumuman KPU ini . Dampak perselisihan tersebut cukup terasa sehingga mengakibatkan hubungan pertemanan dan persaudaraan menjadi retak . Keretakan hubungan ini bahkan bisa selamanya retak . Namun untung saja setelah euforia perselisihan itu akan diredamkan oleh Ramadhan tahun 2014 ini kata kebanyakan orang seperti itu . Tapi faktanya , perselisihan tetap saja terjadi . Caci maki di media social bahkan sampai adu mulut di depan umum mewarnai perselisihan ini . Nazar nazar yang terlalu tidak masuk akal atau gila dilontarkan orang orang yang fanatic terhadap kubu yang satu maupun kubu yang dua . Ada yang berkata dia akan mati bila salah satu diantara kubu yang dia dukung kalah di social media . Ada yang berkata dia akan gantung diri dan sebagainya . Bahkan persilisihan ini juga sampai menjerumus ke perang SARA . Membeda bedakan satu sama lain karena ras yang berbeda sama sekali berlawanan dengan semboyan Negara kita yang tertulis di kitab sutasoma .

HAL- HAL YANG MEMBUAT PERSATUAN dan KESATUAN MENJADI SIRNA

  1. Gadget

Gadget

Kok Gadget ? Kenapa salah Gadget ? Saya menuduh gadget sebagai salah satu faktor perselisihan di Indonesia karena dia sudah cukup terkenal membuat sikap dan sifat orang cenderung menjadi egois dan komsutif . Namun hanya orang sadar lah yang mengetahui dampak negative dari Gadget ini . Cenderung orang orang pada masa kini hanya berpikir soal uang , uang dan uang untuk mendapatkan sesuatu . Hanya berpikir soal gengsi , gengsi dan gengsi sehingga melupakan persatuan dan kesatuan kita yang pernah berkobar pada tahun 1945 kala Indonesia merdeka . Sebagai contoh , Kebanyakan orang ketika mendapat uang atau barang yang dapat menghasilkan uang dan uang yang mereka dapat tersebut di pakai untuk membeli gadget dan hal hal yang tidak berguna . Kenapa kok belinya Gadget ? Jawabannya adalah karena kita telah mengenal kata gengsi , gengsi , dan gengsi . Jarang sekali kita mendengar jawaban “untuk berkomunikasi” . Padahal uang tersebut dapat di sumbangkan kepada orang-orang yang tidak mampu ataupun yang sedang terkena musibah . Hal ini terdengar sepele , namun ini adalah dasar untuk menciptakan persatuan dan kesatuan itu sendiri .

  1. Menang Sendiri

anak marah

Sikap menang sendiri dan ingin menang sendiri sepertinya sudah hampir menjadi budaya orang orang Indonesia . Mengapa saya mengatakan demikian ? Dikarenakan pengalaman saya sendiri . Saya melihat banyak sekali teman bahkan anggota keluarga saya yang mencerminkan sikap menang sendiri . Sikap seperti ini bisa menimbulkan amarah seseorang dan lagi lagi kita mendengar kata perselisihan . Cenderung sepele tapi sikap menang sendiri dampaknya amat sangat negatif bagi persatuan dan kesatuan di Negara tercinta kita ini .

  1. Merasa Paling benar

index

Ketiga adalah merasa paling benar . Saya adalah orang terhebat di dunia ini !! Begitulah kata kata dari orang yang merasa paling benar . Diantara 10 orang dari teman kalian pasti ada 2 yang mempunyai sikap seperti ini . Meskipun hanya 2 orang yang mempunyai sikap seperti ini tapi dampaknya bisa sampai 8 orang lainnya .

  1. Provokator

Provokator

Kok provokator ? Apa salah sih Provokator ? Eitss , tunggu dulu , coba kalian renungkan teman kalian yang suka ikut campur urusan orang dan seakan akan memprovokasi kita . Saya jamin pasti ada orang yang seperti itu . Kita ambil contoh yang sederhana saja , ada orang yang melihat 2 temannya sedang bertikai dan orang ini bukannya merelai malah memanas-manasi kedua orang tersebut lalu kabur ntah kearah mana .

    5. Kekanak Kanakan

anak anak

Sikap kekanak-kanakan ini banyak dimiliki orang-orang Indonesia . Saya berkata seperti ini bukan dari ucapan omong kosong saya . Saya sangat merasakan sikap kekanak-kanakan ini di setiap orang-orang yang saya kenal . Banyak orang-orang dari yang saya kenal mempunyai sikap kekanak-kanakan . Sebenarnya sikap provokator yang saya sebutkan di nomor 4 tadi dapat ditangkis dengan sikap kedewasaan kita . Namun masih banyak saja orang yang mudah terprovokasi karena sikap dari kekanak-kanakan tersebut . Istilahnya di senggol dikit marah harusnya kita menanggapi senggolan tersebut dengan senyuman manis kita .

Semua sikap sikap negatif yang saya tulis diatas bukan semata-mata hanya ucapan omong kosong saya . Saya benar-benar mengalaminya dari pengalaman saya sendiri dan menurut saya sudah sangat menyeluruh di 5 nomor yang saya sampaikan tadi . Meskipun ada hal hal yang masih banyak lagi tapi ujung-ujungnya kembali ke 5 nomor yang ini .

Banyak orang berkata , aduh sulit banget memaknai persatuan dan kesatuan !! Sebenarnya kesatuan dan persatuan ini sangat mudah di terapkan dimana saja dan caranya tidak sesulit yang kita bayangkan . Seperti kita mengambil pulpen atau pensil dari teman kita yang terjatuh di lantai dan memberikannya kembali kepada sang pemilik dari pulpen atau pensil tersebut merupakan contoh dari persatuan dan kesatuan . Sekali lagi terdengar sih sepele tapi maknanya sangat berarti . Memang hasil dari upaya tersebut tidak bisa langsung berbuah manis . Kita pernah mendengar istilah “ Kau yang tanam , Kau yang dapat hasilnya “. Hasil dari sesuatu yang kita tanam itu , kita bagikan ke orang-orang disekitar kita . Kita harus contoh si minyak dan si air . si minyak yang awalnya tinggal sendiri di suatu gelas lalu tiba-tiba si air datang namun si minyak tidak mengusirnya , si minyak memberikan ruang bagi si air agar mereka berdua dapat hidup berdampingan ditemani persatuan dan kesatuan yang mereka tanam berdua dan mereka merasakan hasilnya dengan akhir yang indah .

Berhubung sebentar lagi juga kita akan merayakan hari yang sangat istimewa bagi negara Indonesia yakni 17 agustus 2014 semoga persatuan dan kesatuan indonesia kembali terjalin dengan harmonis bagaikan si minyak dan si air tadi . INDONESIA RAYA !

Kemerdekaan Indonesia

Facebook Comments

About Andy Lau

9 comments

  1. Romi Febriyanto Saputro

    Jadi teringat ucapan Gus Dur bahwa anggota DPR seperti anak TK

  2. Iya , faktanya memang seperti itu ..

  3. Ya, mungkin sebagian anggota DPR sperti itu. Tapi tdk mentup kmungkinan jg bhwa masih ada yg bnar2 bertnggung jwb dan mengayomi rakyat
    .

  4. halo andy! nice opinionhttps://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif alangkah baiknya kalau judul dan isi berkaitan ya hehe, mari saling membangun:) silahkan kunjungi opini saya, terimakasihhttps://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif

  5. Hiduplah Indonesia raya..

    sepakat dengan Mbak Angels…
    jadi masukan berharga..

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif