Home » Insidental » Lomba Opini » [OPINI] Pemimpin Besar, Indonesia Berkibar

[OPINI] Pemimpin Besar, Indonesia Berkibar

logoKKlip

Pemilihan umum (pemilu) sudah bukan hal asing lagi yang harus kita perbincangkan. Pemilu adalah sebuah kegiatan dimana kita (Warga Negara Indonesia) dapat menyalurkan aspirasi kita sebagai warga negara untuk menentukan seorang pemimpin sebuah wilayah, mulai dari skala desa hingga skala nasional. Dalam pemilihan umum yang tertinggi adalah pemilihan presiden dan wakil presiden. Presiden adalah orang nomor satu yang bertanggung jawab atas sebuah pemerintahan dan sebuah Negara. Di Indonesia seorang presiden menjadi seorang kepala pemerintahan dan kepala Negara.

Pemilihan umum yang terdekat adalah pemilihan umum tahun 2014 untuk melakukan pemilihan seorang Presiden dan Wakil Presiden. Hal ini akan menjadi sebuah event penting dalam perubahan Negara Indonesia ini, Indonesia saat ini sedang mengalami kesakitan yang mulai menggerogoti bagian per bagian dalam Negara ini. Sakit yang diderita layaknya sebuah penyakit yang sejatinya sudah lama ada yaitu korupsi, kolusi dan nepotisme. Dengan kondisi Negara yang seperti ini jelas Indonesia membutuhkan sebuah perubahan. Perubahan yang mampu membentuk Indonesia yang sehat dan mampu berkembang untuk melakukan persaingan dalam era globalisasi ini.

Idealnya dalam pemerintahan yang sakit harus dilakukan pemulihan, hal itu memerlukan tenaga dan dukungan yang luar biasa dari berbagai pihak untuk melakukan perbaikan di seluruh aspek. Dalam memilih seorang pemimpin, kita selaku warga Negara Indonesia yang baik dan bijak harus selektif dalam memilih agar tidak salah pilih dan mampu menyembuhkan penyakit yang sudah lama berkembang dalam pemerintahan ini.

Dalam pemilihan seorang pemimpin, kita membutuhkan acuan bagaimana seharusnya pemimpin yang baik tersebut. Dalam sepanjang masa kita telah diperkenalkan oleh berbagai pemimpin yang telah memberikan jasa dalam perbaikan dan perkembangan dunia. Dari keseluruhan pemimpin yang ada tentu mereka memiliki karakteristik dan teladan yang baik bagi warganya. Karena sebuah pemimpin akan menjadi contoh bagaimana warganya akan bertindak, ketika pemimpin sudah terbiasa melakukan sebuah kebaikan maka akan mudah untuk mengajak dan melakukan perubahan dalam berbagai aspek. Idealnya seorang pemimpin adalah memiliki beberapa kriteria sebagai berikut:

1. Kualitas Moral Yang Baik
Seorang pemimpin sangat membutuhkan moral-moral yang baik, karena moral akan menggambarkan bagaimana kebiasaan pemimpin tersebut. Bukan tidak mungkin jika sebuah Negara yang sedang berkembang akan melakukan perubahan kebijakan untuk menemukan kebijakan yang mampu mendukung perkembangan Negara tersebut, maka dengan kondisi yang seperti itu pemimpin tidak boleh acuh dengan kepribadian yang dia miliki. Dengan demikian rakyat akan mudah dalam menerima kebijakan seorang pemimpin jika beliau berkepribadian yang baik.

2. Kesamaan Dalam Hukum
Indonesia adalah Negara hukum, segala aktivitas pemerintahan pun juga sudah teratur dalam hukum. Maka dari itu seorang pemimpin juga harus sama menerima perlakuan yang sama dalam hukum, ketika bilau bersalah maka berhak untuk dihukum sesuai dengan pasal yang berlaku. Bukan sebaliknya yang memanfaatkan kedudukan untuk menutup dan melakukan suap untuk pembersihan nama dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan.

3. Mampu Membaca Situasi dan Cakap Dalam Pengambilan Strategi
Kedua hal tersebut saling mendukung dan mampu dibilang “two in one”. Pemimpin harus mampu dalam melakukan pemetaan masalah yang ada dalam rakyatnya, karena dengan melakukan pemetaan beliau mampu memberikan skala prioritas tentang hal apa yang harus didahulukan dan harus dengan cara yang bagaimana agar mendapatkan hasil yang optimum dari keputusan yang telah dikeluarkan.

4. Tidak Memanfaatkan Kedudukan
Kedudukan yang diemban oleh seseorang terkadang mampu membuatnya menjadi lupa diri, lupa akan tugas sesungguhnya seorang pemimpin. Tidak seharusnya dengan posisinya yang menjadi orang nomor satu melakukan hal-hal yang se pihak dan menguntungkan beberapa pihak saja. Seharusnya pemimpin mampu bertindak bijak dengan kedudukan yang dimiliki.

5. Berpikir Visi
Dalam pola pikir pemimpin harus terdapat visi, visi tersebut tujuannya untuk memperjelas bahwa apa pencapaian yang akan didapat dalam kepemimpinan yang dilakukan. Sehingga langkah yang diambil tidak akan keluar dari garis yang telah dibuat. Tanpa sebuah langkah yang berorientasi pada tujuan akhir maka sulit untuk menentukan apa langkah selanjutnya yang akan diambil oleh seorang pemimpin.

Beberapa hal tersebut adalah kriteria yang ideal untuk menjadi pemimpin, bukan sebuah hal yang sulit ketika kita sebagai manusia yang berakal untuk merubah pola pikir yang biasa saja menjadi pola pikir seorang pemimpin. Memang di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, tetapi setidaknya kita bisa mengusahakan apa yang kita lakukan agar pantas disebut seorang pemimpin, karena yakin lah semua hal bisa kita raih ketika kita selalu berusaha. Layaknya seorang pemimpin yang merasa belum puas akan kemampuannya maka sepantasnya belian harus belajar untuk menjadi pemimpin yang bisa disegani oleh masyarakatnya.

Apa daya seorang pemimpin jika rakyatnya tidak saling mendukung, dan bagaimana rakyat bisa teratur jika tanpa pemimpin. Oleh karena itu keduanya saling terikat ibarat simbiosis mutualisme ketika keduanya saling sinergi maka hasil yang dicapai juga akan memuaskan kedua pihak. Maka dari itu semoga dalam pemilihan umum 2014 nanti kita bisa menemukan pemimpin yang ideal yang mampu memberantas seluruh penyakit di Negara Indonesia ini. Sehingga Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara berkembang lainnya dan mampu mengibarkan nama Bangsa dan Negara Indonesia.

Facebook Comments

About Ahmad Maulana Hakim