Home » Insidental » Lomba Opini » [OPINI] Menapaki Jejak Maju Indonesia 2014

[OPINI] Menapaki Jejak Maju Indonesia 2014

logoKKlipIndonesia merupakan Negara berkembang yang memiliki banyak suku dan budaya. Begitu juga dengan kepadatan penduduk di Indonesia. Dengan padatnya penduduk di Indonesia dan banyak suku beserta budaya di Indonesia merupakan satu dari sekian bukti bahwa Indonesia merupakan tempat yang nyaman untuk kebanyakan orang dan memiliki kreativitas turun menurun yang unik. Meskipun demikian, setiap Negara bisa dipastikan mempunyai tantangan tersendiri untuk diselesaikan. Tak lepas Negara Merah Putih ini, tantangan kemiskinan, putus sekolah, pengangguran, dan pergaulan yang bebas merupakan tantangan yang harus ditangani secara serius bagi pemerintah dan masyarakat pada umumnya.

Angka kemiskinan dan pengangguran di indonesia telah berhasil diturunkan pada tahun 2013. Angka kemiskinan pada tahun 2013 telah turun menjadi 11, 37 dari 16,6 persen, sedangkan angka pengngguran telah turun menjadi 5,92 dari 9,86 persen. Adanya penurunan angka kemiskinan dan pengangguran merupakan langkah positif bagi Indonesia untuk maju. Jika tahun 2013 Indonesia telah berhasil menurunkann angka kemiskinan sekitar 5% sedangkan angkan pengangguran sekitar 4% maka saatnnya pad tahun 2014 indonesia beraksi lebih maju dan akhirnya pada tahun 2014 adalah awal dari hilangnya kemiskinan dan pengangguran di Indonesia.

Kemiskinan dan pengangguran merupakan dua hal yang bertautan. Seseorang akan miskin jika ia tidak mempunyai suatu perkerjaan atau pekerjaan yang dimilikinya tidak menncukupi kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini pemerintah Indonesia telah memberikan bantuan berupa RasKin, bantuan kompor gas LPG, ataupun bantuan berupa uang untuk mencukupi kebutuhan mayarakat sehari-hari. Program yang dicanangkan pemerintah tersebut merupakan program yang bagus. Namun, bantuan tersebut bersifat sementara dan akan habis pada waktu tertentu sedangkan kebutuhan setiap orang berbeda. Oleh karena itu, masyarakat membutuhkan suatu yang cukup untuk bertahan hidup jika bantuan yang diberikan oleh pemerintah telah habis.

Sebagai solusi kemiskinan dan pengangguran terlepas dari bantuan pemerintah, hendaknya setiap warga Indonesia bersinergi antara yang kaya maupun yang miskin, pejabat maupun jelata, pengusaha maupun pegawai. Hal ini akan sangat berperan dalam langkah maju Indonesia. Bagi penduduk yang berperan dalam dunia kepemerintahan hendaknya ia paham kebutuhan masyarakat, meningkatkan lapangan kerja yang dengan penghsilan yang cukup serta membekali masyarakat dengan ketrampilan-ketrampilan serta menumbuhkan minat berwirausaha sehingga masyarakat tidak selalu bergantung pada bantuan pemerintah. Sedangkan bagi pengusaha hendaklah membuka lapangan kerja yang layak serta memberikan penghasilan yang cukup kepada pegawai sehingga kedua belah pihak merasa sedang dan tidak terbebani.

Selain sinergi yang harmonis antara lapisan masyarkat, “BERDERMA” merupakan solusi ampuh yang dapat mengentaskan dari kemiskinan, putus sekolah juga dengan pengangguran. Jika setiap orang yang telah mempunyai penghasilan dan merasa cukup atas penghasilan yang diperoleh memberikan sebagian hartanya untuk kepentingan masyarakat dan Negara, ini akan menjadi hubungan mutualisme di setiap lini kehidupan. Katakan setiap orang yang telah berpenghasilan cukup menyumbangkan 2 persen dari penghasilannya untuk kepentinagn umum, maka tidak menutup kemungkinan bagi Indonesia untuk terbebas dari kemskinan. 2 persen dari penghasilan setiap orng akan dikumpulkan dan digunakan untuk kepentingan bersama. Sebagai contoh, 2 persen penghasilan penduduk di kota A telah terkumpul 1 milyar, maka penduduk dikota tersebut akan menelusuri kekurangan yang ada pada  kota tersebut, jika tidak ada satupun kekurangan maka uang 1 milyar tersebut bisa digunakan oleh kota lain yang sekiranya membutuhkan. Hasil uang tersebut bisa digunakan untuk membangun lembaga pendidikan gratis, lembaga kesehatan, lapangan pekerjaan dan tempat tempat yang bermanfaat bagi kemajuan Indonesia.

“PARIWISATA” merupakan pesona tersendiri bagi Negara Indonesia. Negara yang bergelar “Surga Dunia” ini mempunyai pesona alam yang begitu menakjubkan. Hampir setiap provnnsi di Indonesia membpunyai lebih dari 50 pariwisata. Dari kekayaan alam tersebut hendaknya masyarakat bisa mengentaskan diri dari kemiskinan. Peluang bisnis pada segmen pariwisata merupakan asset besar untuk memakmurkan Indonesia. Dengan mengambil peluang ini bukan hanya kemiskinan dan pengangguran yang akan terentaskan namun juga kebudayaan yang akan mendunia, sehingga Indonesia mengambil langkah maju untuk menuju kejayaan.

            Dalam masalah pergaulan bebas, pemerintah, orang tua beserta pendidik hendaknya tanggap akan masalah tersebut. Pergaulan bebas bisa timbul dengan penyebab yang bermacam-macam, diantaranya, kurangnya perhatian, pengaruh sosial maupun lingkungan, dll. Dalam masalah tersebut hengdaklah orang tua memberikan perhatian dn bekal yang cukup terhadap anak sehingga anaka akan merasa tentram dan tidaka kan mengikutin hal-hal yang tidak di inginkan. Pemerintah hendaknya juga tengas dalam menghadapi anak-anak yang bergaul melampui batas. Hal ini dapat dialihkan melalui kegiatan yang bermanfaat dan menyenanngkan bagi para remaja.

            Dengan beberapa hal diatas diharapkan Indonesia dapat menapaki jejak sehingga dapat lebih maju. Harapan dari tahun 2014 adalah Indonesia menjadi Negara yang tingkat kemiskinanya 0,0% , tidak ada satupun dari pelajar yang putus sekolah begitu juga para pemuda Indonesia menjadi tombak yang akan menyelesaikan tantangan yang muncul di kemudian hari. Bravo Indonesia!!!

Facebook Comments

About rafaz

2 comments

  1. katedrarajawen

    Dengan bersama sama menapaki, maka harapan itu akan selalu ada :2thumbup

  2. Anita Godjali

    Seribu langkah bisa tercapai harus diawali dengan satu langka. Bravo Bung Rafas sudah mengawali langkahnya dengan menunagkan ide di KK. Salam kenal

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif