Home » Insidental » Lomba Opini » [OPINI] Indonesia Baru Bersama Pahlawan Kecil Bangsa

[OPINI] Indonesia Baru Bersama Pahlawan Kecil Bangsa

[OPINI] Indonesia Baru Bersama Pahlawan Kecil Bangsa

oleh khoriyah

Menuju indonesia baru,ditahun 2014 harapan untuk calon pemimpin baru memiliki visi misi yang mengarah kepersiapan indonesia menghadapi Asean economic comunity 2015, berbagai program dan strategi yang dipersiapkan untuk AEC 2015 sehingga masyarakat kita sendiri tidak kalah saing dikandang sendiri.

Saran yang saya tawarkan disini membangkitkan kembali koperasi dan mengembangkan usaha mikro kecil menengah sebagai salah satu strategi dalam menghadapi asean economic comunity. Koperasi menjadi alternatif solusi dalam menyelesaikan permasalahan klasik UMKM dan sebagai alat pendorong berkembangnya UMKM..Semua tahu bahwa umkm memiliki hambatan hambatan kronis yang sampai sekarang belum juga teratasi seperti ; masalah permodalan, kualitas sumber daya, pemasaran ,produksi namun istimewanya walaupun adanya hambatan tetap selalu bertambah setiap tahunnya masyarakat yang bekerja disektor informal.

UMKM yang terkenal dengan tingkat bertahan hidupnya yang tinggi, mampu bertahan ditengah krisis ekonomi tahun 1998 terjadi, dibandingkan dengan perusahan–perusahaan besar lainya karena Pertama sebagian besar umkm menghasilkan barang–barang konsumsi, yang tidak tahan lama. Kelompok barang ini dicirikan oleh permintaan terhadap perubahan pendapatan relatif kecil sehingga pada saat krisis ekonomi dimana tingkat pendapatan masyarakat merosot, berkurangnya permintaan tidak begitu banyak. Kedua mayoritas umkm  mengunakan layanan non-banking finansial sehingga tidak banyak utang ke perbankan karena layanan pembiayaan dengan menggunakan perbankan konvensional sulit dialkukan, terdapat beberapa persyaratan rumit yang harus dipersiapkan dan terkadang dari pihak bank sendiri mempersulit pihak masyarakat miskin untuk melakukan pinjaman karena dikhawatirkan pinjaman tersebut tidak dikembalikan.

Formalitas dan ketidak luwesan perbankan konvensional menjadikan hubungan perbankan dengan UMKM menjadi renggang. Ketiga pada umumnya umkm melakukan spesialisasi produksi ketat, dimana hanya memproduksi barang-barang tertentu. Biasanya barang yang diproduksi berkebalikan dengan produksi konglomerat, memproduksi barang yang tidak begitu memerlukan modal besar, teknologi pengolahan yang sederhana  karena masalah sulitnya memperoleh modal yang melatarbelakanginya,dipihak lain struktur pasar yang mereka hadapi cenderung mengarah ke pasar persaingan sempurna, tingkat persaingan sangatlah ketat. Spesialisasi dan struktur pasar persaingan sempurna inilah yang membuat umkm cenderung lebih fleksibel dalam memilih dan berganti jenis usaha, berbeda dengan perusahaan besar yang langsung terdepak keluar oleh mekanisme pasar, kurangnya fleksibelitas.

Keempat terbentuknya usaha-usaha kecil, terutama disektor informal sebagai akubat dari banyaknya pemutusan hubungan kerja disektor formal sebgaai dmampak dari krisis ekonomi yang berkepanjangan. Dengan bertambah banyaknya jumlah usaha informal membuat umkm tidak mengalami penurunan jumlah ketika terjadi krisis ekonomi.

            Umkm merupakan usaha informal yang banyak membantu pemerintah, bukan hanya mengurangi tingkat pengangguran di tanah air tercinta initetapi juga menjadi sumber mata pencaharian orang banyak bagi mereka yang tingkat pengetahuan dan keterampilan yang rendah. Pengembangan umkm merupakan bagian dari pengembangan ekonomi kerakyatan bukan merupakan hal yang baru lagi. Ekonomi rakyat adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh rakyat yang secara swadaya mengelola sumberdaya apa saja yang dapat dikuasinya dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan keluarga. Dari pengertian ekonomi rakyat bahwa umkm merupakan kegitan ekonomi rakyat banyak dengan skala kecil, bukan kegiatan ekonomi yang dikuasi beberapa orang. Pengembangan umkm merupakan usaha nyata dalam kerangka penyuksesan RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) tahun 2005–2025. Pemerintah melalui kementrian koperasi dan usaha kecil menengah, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, secara tegas menyusun RPJM  tahun 2004-2009, dengan menetapkan prioritas dan arah kebijakan pembangunan dibidang koperasi dan UMKM.

 Selain tingkat survive yang baik, umkm juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak dibandingkan perusahaan besar lainya. sepatutnya pemerintah melindungi pahlawan kecil yang tangguh bangsa indonesia ini, berusaha mengurangi hambatan umkm.

Berbagai usaha pemerintah dalam mengembangkan umkm mulai dari masalah permodalan dengan adanya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM),Kredit Usaha Rakyat (KUR).akan tetapi program permodalan belum sepenuhnya mengatasi permasalahan pemerolehan modal umkm, ada beberapa kendala yang dialami dalam penerapanya seperti PNPM yang mengalami masalah dalam ketepatan sasaran, sinergitas program PNPM dengan program-program pembangunan yang lain dan desain konsep Tri daya (infrastruktur, ekonomi dan sosial) dalam program PNPM yang cenderung berjalan sendiri-sendiri.masalah yang di implementasi KUR juga hampir sama seperti PNPM, masyarakat masih diminta agunan untuk mendapatkan KUR, padahal masalah utama yang menyebabkan renggangnya hubungan umkm dengan bank adalah adanya agunan.

Dalam hal pemasaran dari pemerintah sudah mengeluarkan   Perpres No. 112 Tahun 2007 untuk mengembangkan kemitraan usaha perdagangan eceran skala kecil dan menengah dan tradisional dengan usaha perdagangan eceran modern skala besar. Namun demikian, Perpres ini tidak berjalan optimal karena realitasnya terlihat bahwa pasar modern masih banyak menampilkan produk-produk impor. Pasar modern memiliki standarisasi dan kualifikasi tertentu yang menyulitkan produk-produk lokal menembus kedalamnya. Oleh karena itu, perlu ada regulasi di tingkat lokal yang mewajibkan pasar modern menyediakan space bagi produk-bangsa untuk menemukan solusi yang terbaik, mencoba berbagai alternatif untuk mengembangkan UMKM.

Koperasi sebagai alat untuk meningkatkan pertumbuhan UMKM, akan tetapi terdapat banyak hambatan dalam pelaksanaanya.saat ini Koperasi banyak sekali koperasi yang ada diIndonesia tidak dapat mensejahterakan anggotanya bahkan banyak yang mengalami kegagalan seiring dengan waktu sehingga bubar dengan sendirinya akibat berbagai faktor. Selain itu terdapat hambatan lain berupa kualitas sumber daya manusia yang kurang profesional,rendahnya etos kerja, kekurangan modal.

Jenis-jenis koperasi berdasarkan bidang usaha dibedakan menjadi beberapa bentuk,diantaranya 1)koperasi konsumsi,2)koperasi produksi,3)koperasi pemasaran,4)koperasi simpan pinjam dan yang baru-baru ini adanya koperasi Jasa Keuangan Syariah Baitul Maal wa Tamwil. sedangkan berdasarkan komoditinya terdapat jenis koperasi meliputi 1)koperasi pertambangan2)koperas ipertanian &pertenakan,3)koperasi industri &kerajinan,4)koperasi jasa.

Mengapa koperasi? Karena umkm adalah bagian dari koperasi dan umkm memiliki persamaan sebagai gerakan ekonomi kerakyatan, Koperasi tepat untuk pembangunan yang berkeadilan. Koperasi sebagai gerakan lapisan masyarakat terbawah apabila lebih banyak dilibatkan dalam pembangunan, akan dapat menghasilkan pembangunan yang lebih merata, pembangunan yang tumbuh dari bawah, berakar dimasyarakat. UMKM yang membutuhkan perlindungan dari pemerintah untuk mampu bertahan di era integrasi ekonomi. Hal yang terpenting dimana masyarakt bangsa indonesia mencapai tingkat kesejahteraan dan kebahagiaan dengan kemandirian usaha yang dimilikinya tanpa harus bekerja untuk orang lain.

Dengan kondisi Koperasi dan UMKM yang kuat akan menguatkan fundamental negara indonesia sebagai negara yang menganut ekonomi kerakyatan.diharapkan mampu menjadikan bangsa indonesia sebagai negara dengan daya bertahan yang kuat di era yang tidak tentu ini. Secara continue menjadi negara yang lebih baik.

Facebook Comments

About Qori

3 comments

  1. Siapakah gerangan sasaran yang pas untuk menjadi target sosialisasi dari program Anda?

    Mahasiswakah?

    Atau para pengusaha yang sedang akan memulai usahanya?

  2. program yang ditujukan untuk semua lapisan masyarakat,baik mahasiswa maupun pengusaha.

  3. Sepertinya tidak sempat masuk lomba opini. Sayang sekali. Saya kurang familiar dengan cara memasukkan tulisan ini.

    Tapi tak apalah. Tak ada salahnya berbagi.

    https://ketikketik.com/lain-lain/2013/12/31/opini-memimpin-memilih-pemimpin.html

    Regards,
    @KhulqiR

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif