Home » Insidental » Lomba Opini » [OPINI] Curhatku Pada Bunda Pertiwi

[OPINI] Curhatku Pada Bunda Pertiwi

Bunda, kata orang negeri ini telah merdeka, terlepas dari belenggu kumpeni dan sekutu

Tapi mengapa air di mata nanar bunda masih menetes?

Bunda, aku dengar tanah ini subur, kaya dan makmur

Tapi mengapa tangan dan kaki bunda masih terjerat lilitan hutang?

Bunda, mengapa menangis sayang? … Jawab Bunda…

Bunda, mengapa engkau terluka? Luka apa itu bunda? Mengapa mengucurkan derita?

Derita siapakah ini bunda? Mengapa engkau yang menanggungnya?

Lihat mereka Bunda! Mereka yang berdiri di depan kamera

Sangat pandai bunda, Pandai mencuri hak-hak rakyat desa

Oh bunda, beritahu aku, apakah ini sporadis gaya baru?

Sebuah bangsa dijajah oleh bangsanya sendiri,

dimana nurani mereka bunda?

Bunda, kurang dari separuh tahun lagi, Indonesia akan memasuki babak baru

Indonesia akan menentukan pemimpin yang akan menyembuhkan lukamu

Saat ini ketika atmosfer pemilu semakin dekat bunda

Calon-calon “yang katanya” akan menjadi penyembuh lukamu

Giat membangun eksistensi di hadapan rakyat desa

Padahal bunda, dulu……, mereka begitu eksklusif

Namun, saat ini…., mereka berlomba menampakkan batang hidungnya

Umbaran janji palsu masih terngiang jelas dan tak kan pernah hilang dari telingaku bunda

Sungguh malang nasib rakyat-rakyat desa itu bunda

Mereka ditipu Bunda

Ditipu oleh bau busuk “money politic” bunda

Kemarin, aku masih melihat

mereka yang menusukmu dengan pisau tajam ada di depan kamera

Mereka masih tersenyum dan melambaikan tangan bunda

Sungguh aneh..

Seharusnya tak ada yang boleh melukaimu bunda

Seharusnya, dia dihukum mati karena telah menambah penderitaanmu bunda

Aku bingung dengan negeri ini bunda..

Jangan tanyakan tentang nasionalisme bunda, apalagi patriotisme

Telah lenyap bunda, hilang, dimakan sang waktu

Yang tersisa hanya puing-puingnya

Pilar negeri ini telah rapuh , pondasinya pun rubuh berantakan

Anak-anak buruh menangis kelaparan dan kehausan

Kau tahu bunda? Air, tanah, udara dan semua kekayaan negeri ini tidak gratis

Padahal dalam Lembaran Negeri tercantum bahwa itu semua diperuntukkan bagi rakyat

Kau tahu bunda? Pendidikan negeri ini tidak gratis

Padahal dalam Lembaran Negeri tercantum bahwa pendidikan layak wajib diterima

Jadi, jangan heran bunda, jika rakyat-rakyat desa mampu terbodohi dan dijajah bangsa sendiri

Di tengah pengapnya negeri ini bunda

Aku selalu berdoa dan berharap

Agar tak ada lagi tikus-tikus busuk yang melukaimu

Agar tak ada lagi semut-semut desa yang dirampas hak-nya

Agar kau sembuh dari koma panjangmu bunda

Agar tak ada lagi semut-semut yang terbelenggu dalam kebodohan

Aku ingin semut-semut negeri ini bangkit, bersatu, dan melepaskan perpecahan

Demi satu tujuan, mengalahkan sang tikus, mengalahkan problema negeri

Untuk menuju INDONESIA BARU

Bukankah gajah pernah kalah dengan semut?

Tidak mustahil jika tikus-tikus itu kita kalahkan

Di pemilu 2014 bunda, aku ingin seluruh semut negeri tahu

Bahwa ini bukan tentang siapa dan bagaimana dia, calon pemimpin negeri

Tapi ini tentang INDONESIA

Facebook Comments

About NurulJamila

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif