Home » Insidental » Lomba Opini » [OPINI] Pemuda sebagai Jembatan Emas Untuk Indonesia Baru

[OPINI] Pemuda sebagai Jembatan Emas Untuk Indonesia Baru

logoKKlipIndonesia sebuah negara yang memiliki wilayah yang luas dengan kekayaan aneka ragam sumber daya alam yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Mulai dari daratan hingga lautan, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi negara maju lebih besar. Keanekaragaman yang di miliki oleh negara Indonesia begitu lengkap mulai dari sumber daya manusianya yang banyak berasal dari berbagai suku bangsa, budaya, hingga keunikan-keunikan lainnya yang tidak dimiliki oleh negara lain di dunia. Sumber daya alamnya pun begitu banyak, kita dapat menemukan berbagai hasil alam mulai dari buah-buahan dan pohon-pohon yang langka serta bermacam-macam sumber daya alam lainnya.

Di era globalisasi ini, modernisasi kehidupan mulai menampakkan wajahnya. Perubahan-perubahan baik dari segi kehidupan sosial, ekonomi, budaya hingga politik banyak mengalami modernisasi. Indonesia sebagai salah satu bagian dari negara di dunia mau tidak mau terkena imbas dari perkembangan jaman yang terjadi. Hal ini memberikan berbagai dampak dan pengaruh yang sangat signifikan bagi perkembangan negara Indonesia, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Di usianya yang ke 68 tahun pasca kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia masih banyak melakukan pembenahan di berbagai bidang untuk mecapai prestasi sebagai negara yang sejahtera.

Dalam opini saya berkaitan dengan harapan untuk Indonesia di tahun 2014 khususnya, umumnya untuk indonesia ke depan, saya pribadi memiliki ekspetasi yang cukup tinggi akan kemajuan bangsa agar bisa menunjukan pada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang maju. Di tahun 2014 mendatang, di Indonesia akan terjadi tahun politik. Pemilihan umum secara langsung akan dilaksanakan di tahun 2014 mulai dari pemilihan para wakil rakyat hingga pemilihan presiden secara langsung. Sepanjang tahun 2013 ini, kondisi perpolitikan Indonesia saat ini sedang mengalami kondisi yang fluktuatif. Kondisi politik yang sedang mengalami degradasi ke arah yang buruk telah banyak melukai hati masyarakat. Prilaku para politikus yang seakan sudah tidak peduli lagi dengan masyarakat yang telah memilihnya menjadi cermin buruknya moral para wakil rakyat sekarang. Kasus-kasus korupsi yang banyak menjerat para pejabat mulai dari anggota legislatif di tingkat pusat, hingga pejabat-pejabat daerah mulai dari pemerintah provinsi hingga pemerintah desa.

Baru-baru ini, rakyat Indonesia harus kembali menelan kekecewaan untuk yang ke sekian kalinya, setelah diberitakan bahwa Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah telah di tetapkan sebagai tersangka dan di tahan setelah kasus penyuapan yang dilakukan olehnya kepada Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar yang juga sudah di tahan oleh KPK terkait dengan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Lebak, banten. Sebelumnya mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Malarangeng, Mantan Walikota Bandung Dada Rosada, Anggota DPR RI Angelina Sondakh dan masih banyak lagi pejabat yang tersandung kasus korupsi yang telah ditetapkan sebagai tersangkan dan sebagian telah di tahan dan di vonis. Belum lagi, demokratisasi di Indonesia nampaknya belum menunjukan kondisi yang stabil, setiap diadakan pemilihan umum di tingkat daerah atau pemilukada baik itu memilih walikota, bupati maupun pejabat lainnya banyak terjadi konflik setelah dilaksanakanya pemilihan. Hal diakibatkan adanya ketidakpuasan dari calon yang kalah tidak bsa menerima hasil dari proses demokrasi tersebut. Dengan motif perebutan kekuasan segala cara dilakukan. Ini menunjukan degradasi yang di alami negara Indonesia terkait dengan prilaku para wakil rakyatnya sedang di ambang kehancuran. Hal ini, terbukti dari rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dan sikap apatisme yang tinggi dari masyarakat karena sudah tidak percaya dengan janji-janji dari para pejabat.

Saat ini, sosok generasi muda yang memiliki idealis yang tinggi akan perubahan bangsa menjadi salah satu harapan untuk kemajuan bangsa. Bertolak ke historis bangsadimana pemuda banyak memberikan kontribusi politik dalam membangun bangsa, seperti lahrnya Budi Utomo tahun 1908, Sumpah Pemuda tahun 1928, hingga proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945 tidak luput dari peran pemuda dalam menciptakan suatu kondisi negara yang merdeka yang bebas dari intervensi negara lain. Bung Karno, salah satu Proklamator kemerdekaan Indonesia berkata bahwa kemerdekaan bukanlah tujuan akhir, tetapi ibarat”jembatan emas” yang akan mengantarkan bangsa kita menuju masyarakat adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia. Jembatan emas yang dimaksud adalah sebuah estapet perjuangan yang secara tidak langsung setiap orang memiliki kewajiban untuk memenuhi kewajibannya dalam melanjutkan estapet perjuangan dari founding fatherkemerdekaan untuk menciptakan Indonesia yang sejahtera.

Pemuda merupakan jembatan emas yang akan melanjutkan perjuangan itu. Berbicara tentang masalah pemuda berarti kita berbicara tentang masa depan. Bagaimana corak dan wujud Indonesia di masa yang akan datang akan sangat tergantung pada kondisi dan kualitas kepribadian, keterampilan dan semangat juang pemuda dewasa ini. Beruntung saat ini Indonesia menurut saya masih memiliki harapan besar karena masih memiliki generasi-generasi muda yang luar biasa dan prestatif. Oleh karena itu, resolusi di tahun 2014 ini adalah semoga negara Indonesia semakin jaya dengan generasi mudanya. Dapat menciptakan suatu kondisi Indonesia yang stabil, stabil secara ekonomi, budaya maupun politik.

Salah satu bukti mulai bangkitnya jiwa nasionalisme dan patriotisme dari para generasi muda saat ini adalah dengan banyaknya anak-anak muda yang mengabdikan dirinya di masyarakat di perbatasan yang berada di pelosok negeri untuk mengamalkan ilmu yang telah didapatnya demi kemajuan bangsa Indonesia. Seperti kita ketahui, ada yang namanay Indonesia Mengajar, yang merupakan program yang didirikan oleh Rektor Universitas Paramadina, Anis Baswedan. Dengan programnya mengirimkan anak-anak muda bangsa yang prestatif ke pelosok-pelosok negeri untuk mengabdi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat pelosok negeri. Dan masih banyak lagi peran-peran pemuda harapan bangsa yang memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa.Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan dan apresiasi dari pemerintah kepada para generasi muda untuk meningkatkan motivasi mereka dalam menanggung beban sebagai jembatan emas kemajuan bangsa.

Dalam Pemilu yang akan dilaksanakan di tahun 2014, diharapkan lahirnya para pemuda yang akan memegang jabatan di pemerintah yang masih memiliki idealisme kuat, pemuda yang visioner dan mampu mengemban amanah dari rakyat. Baik itu di tingkat pemerintahan pusat maupun daerah, dan yang paling utama yang akan menjadi calon orang nomor satu (Presiden) di Indonesia bisa lahir dari generasi muda.

Facebook Comments

About Teten

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif