Home » Insidental » Lomba Opini » [OPINI] Presiden Baru, Proker Lama

[OPINI] Presiden Baru, Proker Lama

logoKKlipPresiden Baru, Proker Lama

Semarak pemilihan presiden pada April mendatang, sudah mulai menggema. Berbagai pendekatanpun mulai marak terlihat, entah melalui media massa ataupun “blusukan”. Semua nampak antusias untuk memeriahkan pesta demokrasi tahun 2014. Tentu ini bukan kali pertama.

Melihat banyaknya kasus yang terungkap pada pada dua tahun belakangan ini, yang berawal dari salah satu kicauan anak bangsa, menyeret beberapa wakil rakyat untuk merasakan dinginnya belik jeruji besi. Namun, itu semua tidak menyurutkan semangat anak-anak bangsa untuk menjadi yang terdepan. Menjadi salah satu icon perubahan Indonesia. Ada saja yang menjadi alasan mereka untuk menjadi pemimpin bagi Indonesia, berdalih untuk mensejahterakan Indonesia.

Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Selain keintelktualan yang memadai juga wajib mempunyai rasa “peka” terhadap polemik harian yang kerap dinyanyikan  masyarakat, terutama masyarakat menengah kebawah. Seorang pemimpin juga harus tutup mata akan iming-iming kesejahteraan untuk dirinya sendiri, dia harus bisa membuka telinga bagi masyarakatnya. Bukankah itu merupakan tugas wakil rakyat?

Pemilihan presiden ditahun mendatang ada baiknya tidak menambah rentetan program kerja baru. Melainkan menyelesaikan program kerja yang masih belum tuntas atau bahkan belum disentuh pada periode 2009/2014. Tidak perlu malu jika tidak membuat inovasi terbaru untuk bangsa. Yang terpenting adalah bagaimana mengembalikan citra bangsa dan mensejahterakan rakyat. Perlu dicatat bahwa sangat penting bagi presiden terpilih untuk memperbaiki tatanan wakil rakyat, terutama wakil rakyat yang “tamak” dalam bekerja. Hal ini tentu saja mempengaruhi banyak sektor, seperti ekonomi Negara dan kesejahteraan rakyat. Dimana kita telah banyak menyaksikan polemik wakil rakyat yang bergulat dengan harta-harta yang tidak sepantasnya mereka miliki.

Kesejahteraan rakyat haruslah menjadi tujuan utama dari sebuah Negara untuk memproklamirkan dirinya sebagai Negara yang maju. Ini juga merupakan tugas penting yang harus digantung di jidat presiden terpilih kelak. Seperti yang kita ketahui angka pengangguran dan ketidaksejahteraan rakyat masih sering kita jumpai pada titik-titik tertentu dinegara ini. Tentu saja ini harus menjadi prioritas utama menjalankan tugas sebagai pemimpi bangsa. Dimana harus bijak dalam memprioritaskan program kerja untuk kesejahteraan rakyat dan pergerakan Negara menuju Negara bertaraf internasional.

Pembangunan juga tak luput dari poin-poin program kerja yang setiap tahun dipaparkan. Hal ini tentu harus diimbangi dengan kondisi daerah dan perekonomian suatu wilayah tertentu. Tentu saja sangat berperan dalam peningkatan perekonomian Negara.

Selain itu, segala bentuk jaminan kerap menjadi janji manis yang hanya sekelebat melintas dihati para rakyatnya. Mulai dari jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, sampai jaminan sosial. Diharapkan bahwa pemimpin yang terpilih kedepan bisa lebih bijak dalam memberikan jaminan pada rakyatnya. Tidak hanya kicauan belaka yang bakalan kandas “kembali” dan menyisakan tugas untuk periode akan datang. Jaminan-jaminan yang dikhususkan untuk masyarakat haruslah menjadi perhatian penting dan ditangani dengan serius.

Jaminan kesehatan belakangan menjadi nyanyian merdu masyarakat. Hal ini berkaitan dengan ekonomi rakyat. Dimana terdapat ketidakseimbangan anatara pendapatan dan pengeluaran. Ini juga merupakan tugas dari pemimpin Indonesia. Dimana harus bijak dalam menemukan solusi yang kongkrit dan dapat diterima dan dijalankan oleh rakyatnya.

Selain itu, pengembangan dalam bidang pendidikan alangkah baiknya bisa digaris besarkan. Hal ini bertujuan agar kelak Indonesia menghasilkan bibit-bibit penerus bangsa yang berkualitas, berintegrasi, dan bergaransi. Tentu ini merupakan tabungan bangsa dimasa mendatang, seperti sebuah kutipan “berikan aku 10 pemuda, maka akan kugoncangkan dunia”. Memang, banyak anak bangsa yang berhasil menoreh prestasi dikancah internasional, akan tetapi tak sedikit juga anak bangsa yang harus berjuang untuk merasakan nikmatnya pendidikan. Terutama pada wilayah-wilayah yang tak tersentuh oleh media. Salut!! pada beberapa komunitas yang dengan sukarela membantu pemerintah dalam hal pendidikan. Mendatangi setiap sudut negeri, mencari pemuda-pemuda berkualitas, memupuk mereka menjadi calon-calon penerus bangsa masa depan. Untuk itu perlu perhatian khusus dalam bidang pendidikan terutama untuk daerah-daerah terpencil dan wilayah perbatasan. Karena melalui generasi muda bangsa ini akan ditatap oleh dunia.

Facebook Comments

About ayumuchtar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif