Home » TEKNO » Informasi dan IPTEK » Informasi » Pemerintahan dan Militer » Kebiasaan Pemerintah Saling Lempar Kesalahan

Kebiasaan Pemerintah Saling Lempar Kesalahan

Sejumlah pengendara motor menembus kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Senin (24/6)

Presiden SBY telah mengumumkan bahwa kebakaran hutan di Riau merupakan bencana nasional dan Presiden SBY juga sekaligus meminta maaf kepada negara Singapura dan juga Malaysia yang telah terganggunya aktivitas di kedua negara tetangga tersebut. Dan presiden SBY juga mengatakan kalau penanggulangan bencana kebarakan hutan tersebut sangat lamban dan terkesan saling menyalahkan baik itu perusahaan yang terlibat maupun dengan pihak kementrian yang terkait.

Yang akan saya bahas disini bukanlah pidato Presiden tersebut melainkan di hal-hal yang menyangkut permasalahan yang saling salah meyalahkan dari kementrian terkait. Sebelum kebakaran hutan di Riau ini terjadi, kebakaran hutan sebelumnya juga sudah pernah terjadi tidak hanya di Riau tetapi juga di kalimantan, bencana tersebut diakibatkan dari maraknya penebangan hutan secara sembarangan baik dari masyarakat sendiri maupun dari perusahaan asing yang beroperasi di wilayah tersebut. Pepatah yang mengatakan “belajar dari kesalahan ” sebenarrnya sangat pas menggambarkan dengan kebakaran hutan yang terjadi di Riau tetapi pemerintah kurang tanggap dan mungkin terkesan tidak begitu peduli dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya yang sangat penting dijadikan acuan dalam menghadapi kemungkinan hal yang sama di kemudian hari. Belajar dari peristiwa sebelumnya pemerintah Indonesia seharusnya sudah mengetahui solusi apa yang akan diambil dengan tanggap jika terjadi lagi peristiwa yang sama. Bukannya menunggu sampai peristiwa yang sama terjadi kembali tanpa mengetahui apa yang harus dilakukan. Dimana disaat kedua pemerintah negara tetangga mengeluarkan peringatan yang sangat tegas kepada pemerintah Indonesia pada saat itu juga menteri-menteri yang terkait saling menyalahkan dan seolah tidak ingin disalahkan. Yang menjadi pertanyaan bagi saya adalah kenapa disaat kedua negara tersebut mengeluarkan statement tersebut pemerintah Indonesia langsung mengambil suatu tindakan dan itu pun masih saling lempar kesalahan. Baru disentil sedikit saja pemerintah Indonesia seperti kehilangan kendali, tidak ingin disalahkan dan selalu merasa benar. Apakah sifat seperti itu sudah menjadi sifat mutlak pemerintahan kita ?

Mengutip pernyataan menteri luar negeri yang dengan sangat lantang mengatakan tidak akan meminta maaf kepada Singapura karena tidak semua kesalahan ada pada Indonesia melainkan juga disebabkan oleh beberapa perusahaan Singapura yang beroperasi di Riau. Maka dari itu menteri luar negeri tidak akan meminta maaf kepada Singapura. Dan bukankah kesalahan juga ada pada Indonesia ? Apakah dengan meminta maaf martabat negara ini akan jatuh ? Dan hal ini sangat bertolak belakang dengan Presiden SBY yang sudah meminta maaf kepada Singapura dan juga Malaysia. Lalu kenapa menteri Kehutanan tidak mau meminta maaf kepada Singapura ? Justru ini menurut saya suatu bentuk kesombongan, meminta maaf bukanlah akan menjadikan bangsa ini rendah melainkan suatu bentuk permintaan maaf karena aktivitas di kedua negara tersebut telah terganggu walaupun sebenarnya ada perusahaan asing yang juga penyebab kebakaran hutan tersebut.

Kita juga harus turut memberikan apresiasi kepada pak SBY yang dengan lapang dada meminta maaf kepada kedua negara tersebut,dan semoga kebakaran hutan di Riau dapat terselesaikan.

Terimakasih..

Penulis : Pance Situmorang

Sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/06/25/kebiasaan-pemerintah-saling-lempar-kesalahan-568267.html

Facebook Comments

About

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif