Home » Lain-lain » Menolak Dicium

Menolak Dicium

 

cium

Key mulai protes ” mama, jangan ciumin “

” Mama Key tidak suka di gandeng”

” Kenapa Key nggak suka nak, padahal Mama lakukan itu karena rasa cinta yang terlalu besar padamu” aku meminta penjelasan padanya

“Karena key sudah besar, dan malu kalau sering dicium”

Mak Jleb, menembus di hati. Jawabannya yang spontan membuatku kaget.

“Oh gitu ya”

Ketika Aku masih suka mencium wajahnya, pipinya yang lembut, memeluknya sekedar membaui badannya yang harum, atau menggandeng tangannya saat kami berjalan bersisian.

Key sudah mulai besar.Dan aku masih mengganggapnya sebagai BAYIKU.Egois memang, tapi itulah kenyataanya. Apakah rasa ini hanya kurasakan sendiri sebagai seorang ibu yang melahirkannya?

Perasaan egois, ingin memiliki dan melindunginya sepanjang hayatku? Supaya tetap aman dan nyaman? Ah…entahlah!

Benar kata mamaku ketika aku memprotes beliau karena telalu melindungi sampai over protective kepadaku. Sekarang kurasakan hal yang sama seperti yang beliau rasakan.

“Nduk…kamu akan tahu setelah punya anak nanti, bagaimana perasaanmu ingin melindungi anakmu terus”

Aku terdiam sesaat, Harusnya aku mengerti nggak boleh selalu menciumnya sesuka hati,  dimanapun juga. Aku tidak bisa egois. Key memang anakku, darah dagingku. Tapi dia memiliki pemikiran tersendiri. Aku harus menghormatinya. Mungkin dia malu sama teman-temannya dan takut dianggap anak manja. Harusnya aku mengerti, memperlihatkan cinta tidak harus menghujaninya dengan seribu ciuman yang bertubi tubi, tetapi memberikannya kebebasan berekspresi, menyayangi dan mengasihinya setulus hati.

“Mama sayang kamu nak”

 Sumber foto

http://fadilbahsin001.blogspot.com/2013/04/gadis-cilik-4-tahun-menolak-dicium.html

 

Facebook Comments

About fidia

4 comments

  1. katedrarajawen

    hehehe saya juga punya kebiasaan selalu menciumi si dede sejak dari bayi , kalau ketemu atau mau tidur pasti saya ciumi dan minta ciumi. Tapi sekarang kalau di luar apalagi ada temannya dia pasti menolak untuk diciumi..malu katanya hehehe :thanks2 :thumbup

    • Moment manis yang selalu saya rindukan, yang pergi begitu cepat seiring bertambah usia anak.

      Makasih Pak sudah berkunjung :0

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif