Home » Lain-lain » [OPINI] Memimpin Memilih Pemimpin

[OPINI] Memimpin Memilih Pemimpin

[OPINI] Memimpin Memilih Pemimpin

 

Kata pilih (memilih) termasuk kata kerja dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kata kerja ini memiliki beberapa arti, seperti menentukan (mengambil) sesuatu yang dianggap sesuai dengan kesukaan (selera) dan mencari atau memisah-misahkan mana yang baik (besar, kecil, dan sebagainya). Jika melihat konteks tersebut, logika saya mengatakan bahwa ada alternatif lain yang bisa dipilih karena pemikiran saya berteriak sungguh keras, “Kalau cuma satu apakah namanya memilih?”

 

Hal inilah yang kerap menjadi perkara di lingkungan tempat saya beraktivitas mengenai memilih calon pemimpin. Calon tunggal melawan kotak kosong. Itupun terkadang malah menang kotak kosongnya. Inti dari kata memilih di awal tulisan menjadi kabur. Calon pemimpin tersebut bak menunggu nasib. Nasib baik tinggal ditunggu sementara badai kecaman datang dari berbagai pihak. Sedangkan nasib yang kurang baik, bisa berupa dikudeta oleh massanya sendiri. Jadi pemimpin ndak gampang boi.

 

Kondisi lain yang tak kalah banyak terjadi adalah dilema saat munculnya calon jamak. Kondisi satu, para calon sama baiknya. Ini tidak menjadi suatu masalah. Bahkan bisa menjadi ajang kompetisi yang seru. Walaupun esensi dari kompetisi itu bukan untuk saling mengalahkan, melainkan berlomba-lomba dalam kebaikan. Kebaikan itu berupa rencana untuk menjadikan segala aspek yang kelak akan dipimpinnya menjadi semakin baik.

 

Kondisi dua merupakam kemungkinan lain yang cukup berbahaya, yaitu yang dipilih sama buruknya. Jawaban moderat bisa bilang, “Pilih yang sedikit lebih tidak buruk”. Dan hal ini konyol menurut saya. Saya menyalahkan calon-calon tak buruk yang diam saja ketika melihat pilihan yang tersedia cuma keburukan. Mungkin saya merupakan salah satunya. Mungkin loh, cuma mungkin.

 

Bagaimana kalau yang terjadi adalah calon baik berlaku malu-malu kucing, lalu calon yang biasa-biasa saja—tidak buruk, tapi dipertanyakan kualitasnya—muncul dan mengambil alih? Ah, banyak sekali kemungkinan itu. Mari kita lihat pemilihan yang akan terjadi pada bulan Juli tahun 2014 mendatang. Pemilihan Presiden Indonesia.

 

Sudah beberapa kali foto pendamping lambang garuda pemegang perisai pancasila yang posisinya sedikit berada di bawah, bapak/ibu presiden dan wakilnya, berganti selama raga saya hidup. Sejumlah itu pula momen pemilihan kepala negara saya lewati dengan biasa-biasa saja. Bodo amat. Toh saya tidak memilih. Apatisme yang muncul itu mungkin bisa dimaklumi. Usia saya masih belum cukup untuk memahami carut marut dan hingar bingar acara lima tahunan ini. Namun pada tanggal 9 Juli 2014 kelak, saya akan menjadi salah satu penentu keberlanjutan roda pemerintahan. Ada dua pilihan,  ikut mendorong atau diam saja. Apatis, layaknya golongan yang belum bisa memilih. Atau ikut bereuforia menyambut datangnya pemimpin baru. Pemimpin yang diharap-harap cemas bisa membuat perubahan. Sedikit saja tidak apa-apa. Asalkan berubah lebih baik.

 

Banyak calon yang bisa dibahas pada pemilihan presiden kelak. Ada pendatang baru yang sedang mulai bersinar dan saya kira mumpuni sehingga patut dibahas aksi-aksinya. Aksinya sederhana dan biasa saja. Seperti mengumpulkan orang-orang yang mau merelakan dirinya untuk kepentingan orang lain. Biasa. Ada juga yang bisa diungkap keburukannya agar pemilih sadar dan berpikir ulang untuk memilihnya bahwa nama tenar bukan malah dipilih. Mulai dari yang iseng, seperti bikin kolam lumpur. Atau pembentuk organisasi preman (kalau kata Ernest Prakasa) yang membela kepentingan agama sampai pelaku pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat. Sayang sekali tulisan ini diminta untuk netral.

 

Harapan

Semoga saya bisa ikut nyoblos. Menurut situs http://data.kpu.go.id saya terdaftar sebagai pemilih di daerah Yogyakarta. Padahal saya sedang asyik-asyiknya kuliah di Bandung. Bagaimana sempat saya ikut memilih? Just kid.

Saya berharap kepada para pemuda Indonesia yang menurut kabar burung menjadi pemilih terbanyak pada pemilu kali ini. Saya berharap agar mereka mau meluangkan waktunya mulai dari sekarang hingga nanti pada hari-H berdiri di dalam bilik pemilihan untuk membuka mata dan membuka telinga terhadap tingkah polah perilaku para calon pemimpin bangsa ini. Baik yang sudah terjadi, sedang terjadi, maupun proyeksi yang akan mereka lakukan kelak. Nasib Indonesa ada di tangan kalian.

 

Saran

Mbok dimuat tulisan ini. Kali-kali memotivasi yang membacanya sehingga berimplikasi pada terwujudnya pengharapan saya. Untuk Indonesia 2014-2019 yang lebih baik, semoga.

 

@KhulqiR

 

 

Facebook Comments

About khulqi

2 comments

  1. insyaallah disitu ada TPS mas.. hahaa
    saya juga dari sumenep tapi nuoblos di Jogja…

    memang dilema memilih pemimpin sekarang, kebanyakan calonnya sudah muka lama. tapi setidaknya kita sudah tahu track recordnya sehingga bisa memilah dan memilih yang mana yang terbaik..

  2. Tulisan yang menarik :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif