Home » Lain-lain » Kencan

Kencan

dia itu orang yang jauh dari romantis
seingatku sekian lama kami berhubungan hal romantis yang dia lakukan
dan ku ingat hingga sekarang yaitu saat ulang tahunku
pagi-pagi sekali dia sudah berdiri didepan pintu rumahku dan memberi bunga mawar
:D:D:D:D:DD:

dan setelah itu tak ada lagi hal romanis darinya hingga saat ini
aku sering membayangkan dia bisa seromantis pria-pria di film-film
wow …………………………aku geli sendiri membayangkannya
bip bip bip ponselku berbunyi sms dari dia rupanya
“nanti malam pulang kerja aku akan mengajakmu kencan”
tuh kan dari isi sms nya aja udah kebaca tipe pria seperti apa dia :p
” iya , mau diajak kemana aku ”
“liat saja nanti,sampai jumpa ya”
singkat padat dan jelas begitu tiap saat jika dia sms atau telpon aku
dia hanya akan bicara yang penting2 saja

seharian itu aku memikirkan dan membayangkan akan diajak kemana aku nanti malam
ada banyak pilihan sebenernya dari dinner romantis di restoran
nonton film romantis atau karaoke berdua
aku senyum-senyum sendiri membayangkan hal itu semua

hingga malam pun tiba jam tujuh lewat dia sampai didepan kantorku dengan ojek
aku bengong sendiri kok bisa-bisanya mau ngajak jalan dia malah naik ojek
kutanyakan padanya tentang hal itu dengan cuek dia menjawab ” males ah macet bawa mabil”

hmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dasar orang aneh
belum sempat aku bertanya banyak hal dia buru-buru menarik tanganku
berjalan keluar dari gedung kantor

sepanjang jalan dia menggandeng tanganku sambil bercerita banyak hal
sekali-seklai aku menimpalinya
namun kali ini kubiarkan dia yang bercerita aku tidak akan menyela

tibalah kami di sebuah taman masih dikawasan kantor kami
dia mengajaku duduk dibangku taman itu
lalu dia tunjukan betapa indahnya suasana malam dikawasab kantor kami
yang jika pagi hingga siang kami akan bosan melihatnya karena banyaknya kendaraan
yang membuat semrawut tempat ini
tapi tidak jika malam dengan langit secerah malam ini

kami menikamati daerah yang sepi, kami bisa dengan leluasa memandang gedung2 tinggi dengan
lampu-lampunya yang menyala meski dengan itu cahaya bintang dan bulan dilangit jadi tersamar
namun aku tetap bisa menikmati semua itu ditanah lapang ini

kulihat disekitarku ternyata banyak penjual makanan disitu dan ada beberapa orang yang
mungkin seperti kami ingin  menikmati malam disuasana yang berbeda
ada beberapa pengamen yang bernyanyi diseberang tempat kami duduk
terdengar suara meraka yang merdu diiringi petikan gitar

kamipun memesan sepiring nasi goreng  ,,,,,sepiring berdua :):) apakah dia akan menunjukan
sisi romantis dalam dirinya kali ini, hatiku membatin
sepiring saja ya untuk berdua kalau seporsi penuh masing-masing nanti kita tidak bisa lagi
mencicipi makanan lainnya
duhhhhhh   aku malu sendiri dengan apa yang telah aku bayangkan sebelumnya X_X X_X
ya sudah aku ikuti saja maunya

dan pengamen-pengamen  itu sudah berada di dekat kami
sebelum mereka mulai menyanyi tiba-tiba dia meminta dinyanyikan lagunya malioboro
yang dinyanyikan nini carlina dan doel sumbang
dengan kreatif si pengamen sedikit mengubah liriknya dibagian-bagian yang menyebutkan tempat
diganti dengan tempat kami sekarang berada

hmmmmmmmmmmmmmm sekarang aku baru tahu sisi romantis dalam dirinya
terima kasih ya ……………kata dalam hatiku

hingga larut malam kami menikmati suasana ini
seneng bahagia pokonya tak bisa kugambarkan perasaanku saat itu
sesekali ku genggam tanyanya menunjukan bahwa aku suka dengan kejutanya
dan diapun mengerti maksudku :)

setelah sampai dirumahku,sebelum pulang dia bisikan sesuatu ditelingaku
“kencan berikutnya dikebun binatang ya “

Facebook Comments

About dias

2 comments

  1. katedrarajawen

    H aha ha…tuh romantis kan, itu kayak saya banget nih, Dwi…kalau mau kencan di kebun binatang nanti ijin dulu ya sama Ndri landak heheh

    • lho muncul disini tah…….kemarin kesalahan publish om saya pikir ilang
      saya tinggalkan saja karena lemot

      eeee kok jadi publish

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif