Home » PENDIDIKAN » DANAdidik: Membantu Pendidikan Generasi Muda Sembari Berinvestasi

DANAdidik: Membantu Pendidikan Generasi Muda Sembari Berinvestasi

Pada era pesatnya perkembangan teknologi saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang selalu siap menerima setiap perubahan yang ada.

Di era globalisasi saat ini, khususnya menyambut perdagangan bebas, setiap negara berusaha untuk meningkatkan kualitas sumber dayanya. Sumber daya manusia sebagai penggerak perekonomian yang banyak menjadi tenaga ahli harus berkualitas. Dengan demikian kompetensi untuk mengelola sumber daya alam akan sangat baik. Sehingga negara tidak perlu lagi untuk mencari tenaga ahli dari luar negeri.

Upaya dalam memperbaiki mutu sumber daya manusia sangat erat kaitannya dengan kualitas pendidikan yang tersedia. Untuk itu pemerintah menjadi pendukung penuh dalam pengembangan sistem pendidikan yang bermutu. Indonesia sendiri menganggarkan sekitar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk mendukung perbaikan kualitas pendidikan. Baik untuk infrastruktur sekolah maupun peningkatan pelatihan para tenaga didik.

Meskipun demikian, usaha pemerintah untuk menyongsong generasi emas Indonesia di masa depan sepertinya belum begitu maksimal. Hal ini dikarenakan oleh terbatasnya tangan-tangan pemerintah dalam memantau setiap generasi muda untuk mengecap pemerataan pendidikan yang seharusnya sudah menjadi hak mereka.

Program wajib belajar dua belas tahun tidak begitu memberi dampak yang signifikan bagi keberlangsungan hidup para generasi muda. Mengingat kebutuhan dunia kerja lebih meminati lulusan perguruan tinggi daripada hanya tamatan sekolah menengah atas. Padahal tidak semua keluarga mampu untuk melanjutkan anak-anak mereka mengecap bangku kuliah.

Faktor ketidakmampuan orang tua menjadi kendala bagi calon generasi emas untuk lebih mengasah potensinya dalam jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Oleh sebab itu banyak dari mereka akhirnya harus mengubur dalam-dalam impian mereka. Namun tak sedikit juga yang keluar dari zona nyaman dan berjuang untuk sekolah sendiri sambil bekerja.

Data Badan Pusat Statistik Indonesia menyatakan bahwa jumlah penduduk miskin mencapai 28,01 juta orang atau sekitar 10,8 persen. Berarti asumsi masyarakat miskin yang tidak mampu untuk mengantarkan anaknya ke bangku perkuliahan juga cukup besar. Kenyataan seperti ini seharusnya tidak boleh menjadi penghambat bagi anak-anak yang kurang mampu untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Untuk itu DANAdidik hadir dengan keyakinan bahwa setiap anak berhak untuk mendapat kesempatan pendidikan yang lebih tinggi. Hanya saja, potensi generasi muda yang kurang beruntung mendapatkan kesempatan itu masih sangat besar. Namun dengan sistem online DANAdidik senantiasa melakukan penggalangan dana pendidikan bagi pelajar-pelajar Indonesia yang membutuhkan.

Dengan memberi pinjaman pendidikan atau zakat didik ini, diharapkan generasi muda yang punya semangat untuk mengenyam pendidikan tinggi menjadi tidak terhambat. Situs ini memberi kesempatan sebesar-besarnya bagi masyarakat yang memiliki hati untuk menjadi sponsor. karena bantuan masyarakat yang tergerak hatinya sangat dibutuhkan oleh para generasi yang mau belajar namun tidak punya cukup dana ini.

Perlu diketahui bahwa pendanaan dilakukan dalam bentuk pinjaman. Sehingga sponsor tidak perlu khawatir, karena selain membantu pendanaan pendidikan juga akan mendapat pengembalian yang tidak memberatkan mahasiswa peminjam. Sistem pengembaliannya juga menggunakan sistem bagi hasil. Oleh sebab itu DANAdidik lebih kepada bantuan pendidikan yang berkelanjutan. Sebuah peluang investasi yang luar biasa tentunya.

Masyarakat yang lebih beruntung dan memiliki dana lebih dapat dengan mudah melakukan pendanaan. Karena sebagai sponsor, masyarakat bebas untuk memilih siswa yang akan dibantu. Dana tersebut akan langsung disalurkan kepada siswa. Setelah memberi bantuan dana, sponsor akan mendapatkan pengembalian saat siswa yang dibantu telah lulus kuliah dan bekerja.

Keuntungan lain yang diperoleh dari pengembalian dana adalah bunga 0% (ketika kuliah) dan bagi-hasil (ketika berpenghasilan) agar tidak memberatkan mahasiswa peminjam”. Tujuan utama pendanaan adalah membantu anak-anak muda untuk tetap bersekolah.

Keuntungan yang diberi melalui perantara DANAdidik dapat dianggap sebagai bonus tambahan, bukan tujuan. Dengan demikian niat untuk membantu tetap mengutamakan keikhlasan. Info lebih jauh ada di www.danadidik.com

 

Facebook Comments

About Editor

Mencintai Indonesia lewat kata

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif