Home » PENDIDIKAN » Edukasi » Bahasa » Kalau Bukan Kita Siapa Lagi ?

Kalau Bukan Kita Siapa Lagi ?

lingkunganYono dan Para sahabatnya merupakan remaja yang sangat peduli dengan kondisi kesehatan lingkungannya. Pada suatu hari, Yono dan teman-temannya berkumpul di sebuah tempat dan mereka membahas tentang perilaku masyarakat yang tak memiliki kecintaan terhadap kesehatan lingkungan dengan membuang sampah sembarangan. Melihat Kondisi seperti ini, Yono dan sahabat-sahabatnya merasa sanga khawatir akan nasib desanya yang bakal menjadi desa bermasalah lantaran perilaku warganya yang tak memperhatikan kebersihan.
Yono : Kalau masyarakat tak memiliki kesadaran, dan membuang sampah tak pada tempatnya, maka sepertinya tak lama lagi desa kita akan dilanda banjir.
Toni : Iya benar itu, Seharusnya masyarakat memiliki kesadaran bahwa sangat penting sekali untuk menjaga kebersihan desa agar tak terjadi hal-hal yang merugikan. Juanto : Memang susah untuk menyadarkan warga. Kalian tahu warga masyarakat di desa kita ini memang cukup primitif dan pola pikirnya masih sangan memprihatinkan. ( terlihat muka putus asa di wajah Juanto)
Elsa :Iya, memang begitulah kondisinya. Andai saja mereka peka terhadap lingkungannya, tentu mereka tak bakal membuang sampah sembarangan . (sambil mengutak atik buku yang sedari tadi di pegangnya )
Dona : Lalu, menurut kalian apa ada solusi terbaik untuk menyikapi kondisi ini ? Apa yang harus kita lakukan agar warga di desa kita lebih peduli dengan kebersihan lingkungannya ?
Luvan : Sudahlah, kalian tak usah memperdulikan lingkungan. Bagaimanapun juga kita tak bisa menjadikan desa ini bersih, masyarakatnya memang susah diatur. (beranjak pergi dari tempat duduknya)
Indah : Kamu tak boleh berpikiran seperti itu dong, Luv. Bagaimanapun juga kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan di desa kita, dan untuk itu kita memang harus rela sedikit keluar keringat, baik itu dengan membuat warga memiliki kesadaran, memasang papan tanda atau dengan cara yang lainnya . (memegang tangan Luvan)
Yono : Aku setuju dengan gagasan kamu, Ndah. Sebaiknya kita mulai membngun kesadaran warga agar permasalahan ini tak terus berlanjut. (sambil mengacungkan jempol)
Tono : Saya sangat setuju, tapi permasalahannya darimana kita harus memulainya? Apakah kita harus memberikan sanksi kepada warga yang tak mematuhi aturan ?
Juanto : Kalau menurut saya, kita sebaiknya membuat agenda pertemuan atau seperti dialog bersama, lalu kita sampaikan kepada warga bahwasanya mereka harus peduli dengan kebersihan lingkungannya dan tak membuang sampah sesukanya.
Elsa : Bagus itu, saya setuju dengan gagasan itu. Sebaiknya kita ajak warga berkumpul dan kita kasih sedikit pencerahan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dona : Oke, kalau begitu kapan waktu yang tepat untuk acara kumpul bersama warga itu ?
Luvan : Kalau bisa.. ya secepatnya. Tapi, ingat usahakan buat jadwal pertemuan disaat mereka sedang lowong agar semua yang diundang bisa hadir.
Indah : Iya kalau itu aku sangat setuju. Sebaiknya kita membuat agenda secepatnya dan menyusun acara apa saja yang akan dibahas nantinya ?
Yono : Okeyy,, teman-teman. Nanti malam saya bakal menemui kepala desa dulu untuk memberitahukan agenda kita, dan setelah itu saya bakal kabarin kalian semua secepatnya.
Teman-teman : Oke, kami bakal menunggu kabar darimu. Harap kabari kami secepatnya yaaa?
Yono : Oke kawan,, sampai jumpa .
Teman-teman : sampai jumpa pula, kawan.
Mereka pun pergi bersama-sama dan berharap semua rencana yang telah dirancang bisa membangung kesadaran masyarakat di desa akan pentingnya kebersiha lingkungan.

Facebook Comments

About Friska Putri N

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif