Home » PENDIDIKAN » Edukasi » Filosofi » Mereka Sukses Tanpa Pendidikan Tinggi

Mereka Sukses Tanpa Pendidikan Tinggi

Membaca e-book berjudul “22 Tokoh Otodidak Sejati yang Mengubah Dunia” tulisan Jefferly Heianthusonfri (2011), mengingatkan saya tentang manfaat sebuah pendidikan.Tidak harus seseorang berpendidikan tinggi jika ingin berbuat besar bagi dunia atau negaranya, begitulah kira-kira kutipan dari e-book ini. Tokoh-tokoh yang ditulis disini telah membuktikannya, bahwa meskipun mereka tidak bersekolah yang tinggi, namun kemampuannya telah membuatnya mengubah dunia, kemampuannya telah menjadi inspirasi bagi banyak orang di bumi ini.

E-book ini memberi semangat anak yang putus sekolah, anak yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat atas, anak yang di DO dari sekolah/universitas, dan lain sebagainya. Sang penulis juga berharap agar e-book ini menjadi motivasi bagi pelajar Indonesia bahwa untuk menjadi sukses dan mengubah dunia itu bisa dilakukan sekarang tanpa harus menunggu, dengan belajar sekarang secara otodidak dan tidak berhenti untuk terus dan terus belajar.

Anda pasti mengenal Bill Gates, Walt Disney, Michael Dell, Lawrence Ellison, dan masih banyak lagi, kisah mereka dipaparkan dalam e-book ini, tentang semangat mereka untuk menjadi besar, berkarya tanpa putus asa dalam keterbatasan pendidikan formal yang dimilikinya.

Berikut saya berbagi disini beberapa tokoh yang ditulis dalam e-book tersebut :

Bill Gates. Pendiri Microsoft tak Lulus Hardvard. Siapa sih yang nggak kenal Bill Gates, pemakai komputer mana sih yang nggak pernah mendengar Microsoft. Sebagian besar sistem operasi komputer saat ini adalah buatan Microsoft. Namun taukah Anda jika Bill Gates, sang pendiri kerajaan Microsoft tak lulus kuliah? Bill mengenal komputer pada umur 13 tahun (1968) saat ia sekolah di Lakeside School. Dan dengan cepat menguasai program basic. Makin hari ia makin tertarik dengan membuat program hingga akhirnya pada 1976, ia bersama Paul Allen dan teman-teman lainnya mendirikan Microsoft. Kini Bill Gates menjadi lagenda komputer dunia dan juga sebagai salah satu orang terkaya yang pernah ada di muka bumi.

Walt Disney. Dunia sudah sangat mengenal siapa tokoh yang satu ini. Tapi masih banyak juga yang belum tau pendidikan dari pria pendiri Disney ini. Walt Disney ternyata tidak tamat SMA. Sejak kecil, Walt sudah menunjukkan bakat menggambarnya, bahkan ia sudah bisa menjual sketsa gambarnya ke tetangga. Walt tau betul bagaimana meningkatkan skill menggambarnya. Dari hobinya itu, Walt bercita-cita menjadi seorang kartunis. Tapi tak mudah, ia juga sempat dipecat dari tempatnya bekerja. Namun yang menarik adalah kemampuannya dalam belajar dari kesalahan. “Kemanapun saya pergi, saya selalu memikirkan kenapa kesalahan itu terjadi, dan bagaimana memperbaikinya.” Kalimat itulah yang menunjukan bahwa kita harus meneladani Walt Disney dalam mengatasi dan kesalahan. Berkat prinsip itulah, Walt Disney mampu menjadi seorang entertainer dunia yang sangat terkenal.

Michael Dell. Adalah seorang pemilik perusahaan komputer yang bernama Dell seorang yang drop out dari college setelah hanya kuliah selama satu tahun. Ia kuliah hanya untuk menjadi seorang penjual komputer. Siapa sangka, meskipun ia hanya penjual computer namun mampu mendirikan perusahaan Dell Company yang menjadi salah satu perusahaan komputer tersukses yang pernah ada di Amerika Serikat. Satu hal yang tidak bisa dihilangkan adalah bahwa Dell belajar komputer secara otodidak

Kisah seluruh tokoh yang diulas sungguh sangat menginspirasi. Cerita selengkapnya dapat dibaca langsung dari e-book tersebut. Ada yang minat membacanya?
Orang cerdas adalah orang yang juga mencerdaskan sesamanya….

 

— Ni Kadek Suryani —

 

Sumber foto : http://artikelpeluangusaha.blogspot.com/2011/12/kiat-sukses-mempertahankan-eksistensi.html

Facebook Comments

About Ni Kadek Suryani

10 comments

  1. benar… semua tak selalu dari bangku sekolah memang.. yang terpenting adalah semangat dan tetap mau belajar… semangat semangat :D

  2. katedrarajawen

    Sangat menginspirasi dan memotivasi untuk kemajuan diri, Ni Kadek, terima kasih

  3. katedrarajawen

    Tiga tokoh yang sangat menginspirasi dan memotivasi untuk kemajuan diri, Ni Kadek, terima kasih

  4. Ni Kadek Suryani

    Pendidikan itu penting, hanya dengan pendidikan kita bisa merubah dunia kata Nelson Mandela, tapi akan lebih penting lagi kalau kita bisa berbuat sesuatu untuk sekitar kita agar ilmu yang kita miliki dapat bermanfaat :)

  5. Yups. Pendidikan tinggi pun belum tentu menjamin kesuksesan seseorang.

    The most important thing is ”We have to keep moving forward” :)

    Where there’s a will, there’s a way. Terima kasih telah berbagi ya :)

  6. Romi Febriyanto Saputro

    Pendidikan formal memang tak menjamin untuk sukses…..yang dijamin sukses adalah mereka yang sabar, tekun, & pantang menyerah dalam mengarungi samudera kehidupan

  7. Seringkali pendidikan tinggi justru melumpuhkan keberanian seseorang untuk menghadapi kehidupan. Rasa jaim, menyebabkan kreativitasnya mati. Seperti yang saat ini lagi ramai, tentang permohonan bunuh diri legal, betapa pendidikan tinggi membuat ia takut kelaparan… he.h.eh.e.
    jadi ingat pernah menulis:

    http://odishalahuddin.wordpress.com/2011/04/04/pendidikan-tinggi-melumpuhkan-keberanian/

  8. sangat inspiratif nih. terutama buat mereka yg tdk beruntung mengenyam pendidikan tinggi di Indonesia

  9. kak Ni Kadek Suryani, Inspiratif kak..
    Mereka yg tanpa pendidikan saja bisa sukses, harusnya yang beruntung duduk di bangku pendidikan lebih sukses pula, tapi semua bisa tidak terjadi jika si berpendidikan memiliki kemauan utuk kerja keras, kalau yang berpendidikan malas, wahh sama saja bohong, maluu donk sama yg di ceritain kaka di atas, yang sukses tanpa pendidikan yg tinggi :)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif