Home » POLITIK » Kronologi Aksi Pembubaran Paksa Ibadah Natal di Bandung

Kronologi Aksi Pembubaran Paksa Ibadah Natal di Bandung

Massa PAS berdemo di depan Sabuga

Massa PAS berdemo di depan Sabuga

Aksi intoleran terhadap perayaan ibadah kembali terjadi. Kali ini ormas PAS (Pegiat Ahlu Sunnah) dan DDI melakukan aksi pembubarkan KKR Natal di gedung Sabuga Bandung. Sebelumnya mereka melakukan demo di depan Sabuga menolak Sabuga dijadikan tempat ibadah. Mereka menganggap Sabuga adalah Fasilitas umum. Padahal diketahui gedung Sabuga adalah aset Pemkot yang dikelola ITB dan dapat disewakan untuk berbagai acara.

(Sumber Twitter)

(Sumber Twitter)

surat penolakan

surat penolakan

Dihimpun dari beberapa sumber begini kronologinya:

Selasa tgl 6 Desember 2016 sekitar pkl. 15.32 WIB bertempat di depan Gedung Sabuga, Jl. Tamansari Kota Bdg, telah dilakukan koordinasi dg Pdt. Dr. Stephen Tong oleh Sdr. Iwan (Kesbangpol Kota Bandung) dan Ipda Edy dan Ipda Kasmari (Polrestabes Bandung) untuk menyampaikan aspirasi dari massa aksi PAS agar di gedung Sabuga tidak dilaksnakan kebaktian umat kristen. Namun jawaban dari Pdt. Dr. Stephen Tong meminta wktu selama 45 menit utk mengakomodir para jemaat yg sudah terlanjur dtg ke Gedung Sabuga. Selanjutnya penjelasan tersebut akan disampaikan kepada massa aksi yang menunggu diluar.

Sekitar pkl. 16.32 WIB, Bpk. Iwan memberikan penjelasan kepada perwakilan massa ormas Islam PAS atas penjelasan dari Pdt. Dr. Stephen Tong tsb, namun perwakilan dari PAS akan mengkonsultasikan terlebih dahulu dg seluruh massa aksi.

Sekitar pkl. 17.00 WIB bertempat di Jl. Tamansari tepatnya jalan masuk menuju gedung sabuga seluruh massa aksi PAS menyampaikan bahwa akan memberikan wkt sampai pkl. 18.00 kpd pihak panitia KKR utk meninggalkan gedung Sabuga.

Sekitar pkl. 17.30 WiIB, perwakilan massa aksi dari PAS dipimpin oleh Ustadz. Roin memasuki gedung sabuga utk menghentikan kegiatan latihan paduan suara yg dilakukan oleh pihak panitia dan jemaat KKR. Selanjutnya kpd seluruh jemaat dan panitia KKR dipersilahkan keluar gedung sabuga krn akan diadakan mediasi / audensi.

Sekitar pkl. 17.45 WIB perwakilan massa dari PAS melakukan istirahat utk melaksanakan shalat maghrib.

Sekitar pkl. 19.00 WIBbertempat di ruang bengkel pameran Gedung Sabuga, telah dilakukan audensi antara 3 org perwakilan dari PAS yakni Ustadz. Roin dan Ustadz Dani dengan Pdt. Dr. Stephen Tong yg dimediasi oleh Kapolrestabes Bandung dan Kasat IK Polrestabes Bandung. Adapun hasil dari audensi tsb intinya adalah bahwa pihak PAS memberikan waktu selama 10 menit kepada Pdt. Dr. Stephen Tong utk memberikan penjelasan kpd seluruh jemaat yg sudah hadir terkait batalnya pelaksanaan ibadah KKR utk jemaat yg berusia dewasa (kebaktian kedua) karena adanya kesalahan prosedur dlm proses kelengkapan pemberitahuan giat yg dilakukan oleh pihak panitia KKR.

Sekitar pkl. 20.00 WIB giat audensi selesai selanjutnya perwakilan dari PAS kembali ke massa aksi lainnya utk menyampaikan hasil audensi.

Sekitar pkl. 20.05 WIB bertempat di lobi gedung sabuga, Pdt. Dr. Stephen Tong memberikan penjelasan kpd seluruh jemaat yg pd intinya menjelaskan bahwa adanya surat penolakan yg dilakukan oleh ormas Islam thdp KKR karena dianggap adanya kesalahan prosedur. Selanjutnya disarankan kpd seluruh panitia KKR agar mempelajari sehingga kesalahan serupa tidak terjadi. Patuhi segala peraturan pemerintah dan kedepan akan ada giat serupa agar menempuh aturan yg telah ditentukan oleh Pemerintah. Kepada seluruh jemaat juga kecewa dengan adanya kejadian tersebut dan semoga kejadian serupa tdk terjadi di daerah lain.

Sekitar pkl. 20.15 WIB, Kasat IK Polrestabes Bandung memberikan penjelasan kepada seluruh jemaat yg intinya adalah ucapan terimakasih kepada seluruh jemaat atas kerjasamanya. Pihak Kepolisian telah berupaya maksimal dan telah memberikan rekomendasi utk dilaksanakannya giat KKR tsb namun karena adanya permasalahan teknis maka adanya kekurangan pada kelengkapan prosedur oleh panitia. Mengucapkan selamat jalan kepada seluruh jemaat dan semoga selamat sampai ke tujuan masing2.

Sekitar pkl. 20.19 wib para jemaat KKR menyanyikan lagu malam kudus dan ditutup dg doa.

Sekitar pkl. 20.21 wib, giat selesai selanjutnya seluruh jemaat KKR meninggalkan gedung sabuga dg tertib dan

Perwakilan massa aksi dari kelompok PAS pun meninggalkan gedung sabuga.

***

Aksi ini menyulut kemarahan netizen. Taggar #BandungIntoleran menjadi trending topic di jagad maya. Netizen berharap pemerintah berani menindak tegas ormas-ormas radikal yang intoleran. Aksi mereka jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Mengoyak persatuan bangsa Indonesia yang majemuk ini.

Apapun alasannya, aksi sepihak kelompok tertentu itu tidak dapat ditolerir. Ini dapat menimbulkan preseden buruk. Netizen juga menunggu respon dari Ridwan Kamil, walikota Bandung untuk dapat meredam aksi-aksi susulan. Minoritas sebagai bagian dari warga Bandung harus mendapat perlindungan saat melakukan ibadah.

Baca: Dibalik Aksi Pembubaran Ibadah KKR Natal

 

Facebook Comments

About Editor

Mencintai Indonesia lewat kata

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif