Home » POLITIK » Politik » Mursi Jadi Tahanan Rumah, Pentolan Ikhwanul Muslimin Ditangkapi, MI Akan Dilarang

Mursi Jadi Tahanan Rumah, Pentolan Ikhwanul Muslimin Ditangkapi, MI Akan Dilarang

Rakyat Mesir menyalakan kembang api menyambut pengumuman dari Militer Mesir bahwa Muhammad Mursi telah dipaksa turun dan dijadikan tahanan rumah. Ratusan pentolan Ikhawanul Muslimin pun telah banyak ditangkap atau menjalani tahanan rumah. Stasiun televisi yang berhaluan radikal islamist pun telah ditutup. Reaksi dari Dunia Arab pun mendukung penjatuhan Muhammad Mursi dan pelarangan Ikhwanul Muslimin. Raja lalim Abdul Aziz dari Saudi Arabia – penguasa Sunni terbesar kedua setelah Mesir – mendukung dan mengucapkan selamat kepada penguasa interim Mesir.

UEA pun menyampaikan hal senada mendukung penyingkiran Muhammad Mursi dan pelarangan Ikhwanul Muslimin. Ikhwanul Muslimin sendiri dilarang hidup di UEA – sama dengan di Syria IM pun juga dilarang beroperasi.

Dari Damaskus, Presiden Bashar Al Assad yang sejak awal tidak mendukung Ikhwanul Muslimin menyatakan percobaan politisasi Islam di Mesir tak akan berhasil. Terbukti bahwa percobaan IM memegang kekuasaan terbukti gagal. Negara-negara lain seperti Yordania, Lebanon mendukung tindakan militer Mesir menyingkarkan Mursi. Hanya Turki saja yang mengecam penjatuhan Presiden Mursi.

Dunia diingatkan akan sejarah bahwa pada tahun 1957 pun Ikhwanul Muslimin yang dilarang oleh Gamal Abdel Nasser dari memerintah Mesir menunjukkan percobaan pelaksanaan politik-Islam yang tak akan bisa diterapkan. Jika politik Islam dipraktekkan akan selalu gagal: kecuali paham politik-islam menerapkan dasar pemikiran muktazilah seperti Iran.

Dunia cukup terkejut melihat keyakinan tinggi Mursi yang menghadapi demonstrasi terbersar di Mesir untuk menyingkirkannya. Tiga puluh jam lalu Muhammad Mursi menyampaikan bahwa tak akan ada kekuatan apapun yang mampu menumbangkanb pemeritahan Mursi. Dan, Mursi pun meyakinkan bahwa hanya lewat pemilihan umum saja dia bisa dipaksa turun dari kekuasaan sebagai presiden. Lalu apa yang mendasari keyakinan Mursi sehingga dia tidak mengindahkan seruan Militer Mesir untuk membentuk Pemerintahan Persatuan Nasional?

Taktik Presiden Mesir Muhammad Mursi rupanya salah besar. Mursi berpikir bahwa Militer tak akan mengambil alih kekuasaan mengingat 17 bulan yang lalu rakyat Mesir menggusur Militer dari kekuasaan interim. Kala itu Militer bertekuk lulut. Mursi mengira rakyat Mesir tak menghendaki Militer kembali ke kekuasaan. Di samping itu, Mursi berpikir para pendukung Ikhwanul Muslimin akan melakukan pembelaan sampai titik darah penghabisan – seperti pidato Mursi yang menentang Militer dan secara meyakinkan mengharapkan dukungan Ikhwanul Muslimin.

Mursi dan pentolan Ikhwanun Muslimin terkecoh. Militer yang diyakini akan takut dengan Ikhwanul Muslimin – sama halnya perkiraan salah PKS dikira KPK takut dengan para kader dan ustadz agama PKS – namun ternyata Militer Mesir mendekati tokoh-tokoh agama yang moderat yang didukung oleh mayoritas rakyat Mesir yang masih waras.

Militer pun tak melakukan kudeta namun menunjuk Adly Mansour Ketua Mahkamah Konstitusi sebagai penjabat Presiden Mesir dan Muhammad Elbaradei sebagai Perdana Menteri. Militer pun tak menginginkan untuk memerintah Mesir.

Percobaan Ikhwanul Muslimin menguasai Mesir setelah menunggu selama 80 tahun pun berantakan akibat kerakusan IM dalam memerintah hanya satu tahun. IM hanya mementingkan golongannya sendiri yang mengakibatkan ketidakpuasan rakyat yang akhirny mendorong mereka untuk menyingkirkan Mursi dan Ikhwanul Muslimin – termasuk penangkapan para pentolan Ikhwanul Muslimin dan akan diikuti pelarangan Ikhwanul Muslimin dari kehidupan politik.

Salam bahagia ala saya.

sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/07/04/mursi-jadi-tahanan-rumah-pentolan-ikhwanul-muslimin-ditangkapi-mi-akan-dilarang-574380.html

 

Facebook Comments

About

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif