Home » Lain-lain » Korupsi dan Politik

Korupsi dan Politik

Korupsi dan Politik
Oleh: Ajinatha

Dalam banyak kasus korupsi yang terjadi akhir-akhir ini, yang para pelakunya hampir rata-rata adalah kader Partai Politik. Ada beberapa hal yang menyebabkan kader partai terjebak menjadi Koruptor, bisa dikarenakan ingin segera mengembalikan biaya-biaya politik yang sudah dikeluarkan selama proses pencalonan baik menjadi Calon Anggota Legislatif, atau juga saat pencalonan menjadi Kepala Daerah. Sebab lainnya, bisa juga dikarenakan kader tersebut memang bermental korup, sehingga dia dijadikan tumbal dan alat bagi kekuasaan sebagai mesin pencetak uang, dan memang sudah mempersiapkan segala resiko dan siap pasang badan.

Biaya politik yang tinggi, sementara Partai Politik tidak mempunyai sumber pemasukan lain selain sumbangan dari kader partai, sumbangan-sumbangan ini pun nilainya variatif, besar kecilnya sumbangan sangat tergantung pada tinggi rendahnya jabatan politik yang diemban oleh kader partai, apa lagi kader tersebut sangat berambisi terhadap posisi jabatan dalam struktur Pemerintahan dan bukanlah karena ditunjuk atas keinginan partai karena kredibilitas dan integritas yang bersangkutan memang baik, untuk hal seperti ini, tentu dia harus bayar mahal pada partai, kondisi seperti ini pada akhirnya akan menjebak dia dalam pusaran korupsi.

Korupsi dalam politik ini bukanlah semata-mata korupsi untuk kepentingan pemilu dan pilkada, ada kepentingan yang lebih besar didalamnya, Korupsi dalam politik sangat struktural dan terencana, sehingga target yang ingin dicapai adalah pelanggengan kekuasaan dengan menciptakan Dinasty Politik, untuk kepentingan itulah maka kader pokitik dijadikan mesin pencari uang. Seperti yang dikatakan Pakar hukum dan Penggiat Hak Azazi Manusia, Todung Mulya Lubis di Timeline Twitternya:

@TodungLubis: “Korupsi politik bkn semata-mata korupsi dl pemilu dan pilkada. Korupsi politik berhasrat melanggengkan keberadaan predator politik.”

Jadi tidak aneh kalau sekarang ini ada kader politik partai tertentu tersangkut kasus korupsi, dan kader tersebut merupakan mesin pencetak uang bagi partai, maka proses hukumnya pun terkesan berbelit-belit, tapi sebaliknya jika kader partai yang tersangkut tersebut tidaklah memiliki peran begitu penting, maka akan dengan cepat dan mudah diproses secara hukum.

Korupsi dalam politik sekarang ini sudah lebih berbahaya, karena semakin memiskinkan rakyat. Pertumbuhan Ekonomi bisa saja kita respon secara positif sebagai peningkatan kinerja pemerintahan, tapi kenaikan Inflasi dan pembiaran terhadap tindak kejahatan korupsi pun bukanlah sesuatu yang patut ditolerir, dan bukan berarti kita tidak menganggap apa yang sudah dilakukan KPK sebagai tindakan pemberantasan Korupsi, tapi jika KPK masih tebang pilih dalam pemberantasan korupsi, itu sama saja dengan KPK sebagai Boneka bagi penguasa.

Sumber illustrasi

Facebook Comments

About ajinatha

5 comments

  1. katedrarajawen

    memang tak bisa dipungkiri ya Pak Aji, politik itu tak terpisahkan dari uang… :shakehand2

  2. selamat datang mas Aji https://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif

  3. Wah, asyik, akhirnya dapat masuk dan posting di sini juga, Pak Aji…

    Korupsi harus diberantas habis…!

  4. korupsi adalah buah dari politik yang tidak sehat…setuju ama Pak Odi, korupsi harus diberantas habis.
    salam kenal, pak Aji…

  5. aji najiullah

    Terima kasih buat teman2 yg sudah kasih komentar di artikel ini..mohon maaf saya belum bisa membalas komentar satu persatu..maklum masih beradabtasi dengan ketikketikhttps://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_bye.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_good.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_negative.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_scratch.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wacko.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yahoo.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_heart.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_rose.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_whistle3.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_yes.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cry.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_mail.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_sad.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_unsure.gif 
https://www.ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_wink.gif